Sistem KPU











Kritik & Saran
Rabu, 22 April 2015
  i made widia
  Rekrutmen PPK
 
Selasa, 14 Mei 2013
  Suradi,S.Pd
  Simulasi
 

Statistik Pengunjung


000000

Pengunjung hari ini :
Total pengunjung :

Hits hari ini :
Total Hits :

Pengunjung Online:


 
 
Berita Detail
kpud-baliprov.go.id - Jumat, 08 September 2017

KPU Bali “Bedah” Filosofi Maskot Pilgub 2018

Dibaca: 49 Pengunjung



Denpasar, bali.kpu.go.id – Mengundang sejumlah Akademisi, Budayawan, Seniman serta Ketua Majelis Utama Desa Pekramaan (MUDP) Provinsi Bali, Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Provinsi Bali melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) guna menggali lebih dalam filosofi Maskot Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bali (Pilgub Bali) yang akan dilaksanakan pada Tahun 2018 mendatang. (08/09/17)

Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dalam acara yang dihadiri juga oleh Anggota, Sekretaris serta jajaran Pejabat Struktural Sekretariat KPU Provinsi Bali tersebut menyampaikan, Tema Maskot dalam Pilgub Bali Tahun 2018 direncanakan diambil dari Asas Kepemimpinan Hindu yakni Asta Brata yang memiliki filosofi ajaran kepemimpinan yang diberikan oleh Sri Rama kepada Gunawan Wibhisana sebelum ia memegang tampuk kepemimpinan Alengka Pura pasca kemenangan Sri Rama melawan keangkaramurkaan Rawana.

Asta Brata merupakan salah satu aspek dalam agama Hindu yang mengajarkan mengenai asas kepemimpinan yang terdiri atas kata “Asta” yang artinya delapan dan “Brata” yang artinya pegangan atau pedoman. Delapan Asas tersebuta yakni Indra Brata, Yama Brata, Surya Brata, Candra Brata, Bayu Brata, Kuwera Brata, Baruna Brata dan Agni Brata. Secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa Asta Brata memuat faktor-faktor dalam Human Relation (hubungan kemanusiaan) untuk mengarahkan seorang pemimpin dalam memandang bawahannya sebagai manusia budaya bukan manusia mesin.

Selain untuk mendalami filosofi Maskot lebih mendalam, diskusi kali ini nantinya diharapkan dapat memberikan makna yang mendalam dengan tidak meninggalkan atau menyimpang dari aturan-aturan yang ada. Sehingga meminimalisir kemungkinan konflik atau protes yang mungkin terjadi dari penggunaan simbol-simbol yang ada.(gb.red/Foto KPU Bali/gb/Hupmas)


Dibaca: 49 Pengunjung


 
Berita Lainnya
25 September 2017:KPU Bali Terima Kunjungan KPU Lampung
25 September 2017:Apel Istimewa KPU Bali dan Lampung
22 September 2017:KPU Bali Ulangi Sukses GMSD di Gianyar
14 September 2017:Partai Berkarya Kunjungi KPU Bali
14 September 2017:Minimalisir Kolusi dan Nepotisme melalui E-Katalog
Cari berita :  

 
Video Kegiatan
Video Lainnya

Situs Terkait


KPU RI
www.kpu.go.id
 


PPID KPU PROVINSI BALI
ppid.kpu.go.id/?idkpu=5100
 


KPU Kota Denpasar
kpu-denpasarkota.go.id
 


KPU Kabupaten Badung
www.kpu-badungkab.go.id
 


KPU Kabupaten Tabanan
www.kpu-tabanankab.go.id
 


KPU Kabupaten Jembrana
www.kpu-jembranakab.go.id
 


KPU Kabupaten Buleleng
kpu-bulelengkab.go.id/
 


KPU Kabupaten Bangli
kpu-banglikab.go.id
 


KPU Kabupaten Karangasem
kpu-karangasemkab.go.id
 
Situs Terkait Lainnya

Jajak Pendapat

Secara keseluruhan, apakah Anda puas dengan penyelenggaraan Pemilu di Provinsi Bali ?
Sangat Puas
Puas
Cukup Puas
Tidak Puas

Hasil Jajak Pendapat
 
Dari :216 Responden
Lihat hasil lebih lengkap
 
Berita KPU Denpasar

 
Berita KPU Badung

 
Berita KPU Gianyar

 
Berita KPU Tabanan

 
Berita KPU Jembrana

 
Berita KPU Buleleng

 
Berita KPU Bangli

 
Berita KPU Karangasem

 
Berita KPU Klungkung

 
 
Copyright © 2012 Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali. All rights reserved.
Alamat : Jalan Tjok Agung Tresna 8 Denpasar - Bali Indonesia
Telpon : +62 361 - 222498
Fax : +62 361 - 261000
Email : kpubali@yahoo.com