Bersama Awasi Pemberitaan, Penyiaran dan Iklan Kampanye Pilkada Bali 2018

  • 19 Maret 2018
  • Dibaca: 220 Pengunjung
Print Friendly and PDF
Bersama Awasi Pemberitaan, Penyiaran dan Iklan Kampanye Pilkada Bali 2018

Denpasar, bali.kpu.go.id– Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali (KPU Bali) bersama dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Bali (KPID Bali), Komisi Informasi Provinsi Bali (KPI Bali), Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali (Bawaslu Bali) dan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Bali (ORI Bali) menandatangani Keputusan Bersama tentang Pengawasan Pemberitaan, Penyiaran dan Iklan Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali (Pilgub Bali), serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Klungkung dan Gianyar Tahun 2018. (19/03/18)

Perjanjian Kerjasama ini nantinya akan dijadikan sebagai acuan bagi semua pihak yang terkait untuk mengawal dan menyukseskan pelaksanaan Pilgub Bali terutama dalam tahapan kampanye, terang Ketua KPU Bali Dewa Raka Sandi dalam sambutannya. Raka Sandi juga menambahkan bahwa dalam waktu dekat KPU Bali akan melaksanakan sosialisasi yang lebih komprehensif mengenai Perjanjian Kerjasama ini dengan mengundang tim kampanye dari masing-masing pasangan calon serta pihak-pihak terkait lainnya. Dengan adanya Perjanjian Kerjasama ini Raka Sandi berharap kedepan secara efektif substansi meupun kewengan dari masing-masing lembaga bersama-sama kita dapat sosialisasikan dan tegakkan kepada masyarakat dalam pelaksanaan Pilgub saat ini.  

Ni Wayan Widhiasthini selaku Anggota KPU Bali yang membidangi kampanye mengatakan bahwa Perjanjian Kerjasama mengenai pengawasan pemberitaan, penyiaran dan iklan kampanye saat ini merupakan turunan dari Memorandum of Understanding (MOU) antara Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali bersama degan Ombudsaman Republik Indoensia (ORI)tentang Pengawasan Bersama Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Klungkung dan Gianyar Tahun 2018 yang dilaksanakan pada saat itu juga. Widhiasthini menjelaskan bahwa Perjanjian Kerjsama ini dilakukan mengingat keterbatasan wewenang KPU Bali dalam beberapa hal sehingga harus disinkronkan dalam mengantisipasi segala macam masalah yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kampanye.

Dalam Perjanjian Kerjsama yang ditandatangani oleh masing-masing Ketua dari lembaga terkait tersebut juga dijelaskan mengenai gugus tugas dari masing-masing lembaga berkaitan dengan pengawasan pemberitaan, penyyiaran dan iklan kampanye dalam Pilgub Bali yang akan dilaksanakan selama 14 hari sejak tanggal 10 Juni sampai dengan 23 Juni 2018 mendatang. (gb.red/Foto KPU Bali/gb/Hupmas)

  • 19 Maret 2018
  • Dibaca: 220 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita