Sadarkan Pemilih Perempuan Akan Pentingnya Menggunakan Hak Suara

  • 15 Mei 2018
  • Dibaca: 25 Pengunjung
Sadarkan Pemilih Perempuan Akan Pentingnya Menggunakan Hak Suara

Denpasar, bali.kpu.go.id – Menyongsong hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali (Pilgub Bali) pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali (KPU Bali) semakin memaksimalkan rangakaian Sosiasliasi mengenai aturan dan perkembangan tahapan kepada berbagai segmen dan komunitas pemilih. (15/05/18)

Mengundang Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Bhayangkari Bali, Persit Kartika Canda Kartika Candra Kirana Bali, Pia Ardhya Garini Lanud Nguran Rai, Jalasenastri Lanal Bali, Persatuan Istri Purnawirawan Bali, Lembaga Perlindungan Anak Bali, Paguyuban Purnawirawan Kowad Bali, LSM Bali Sruti, Wanita Hindu Dharma (WHDI) Bali, Aisyiyah Bali, Kaukus Perempuan Bali, Kelompok Sosial Masyarakat, Perkumpulan Senam Tera Bali, Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi Bali serta jajaran BEM Universitas di Denpasar, acara Sosialisasi dibuka oleh Plh. Ketua KPU Bali Ni Putu Ayu Winariati.

Dalam sambutannya, Winariati mengatakan sosialisasi kali ini menyasar pemilih perempuan karena seorang ibu/perempuan diyakini dapat memberikan pendidikan dini yang dimulai dari rumah tangga. Winariati juga berharap kepada seluruh peserta setelah memperoleh sosialisasi dari KPU Bali dapat menyampaikan kepada lingkungan terdekatnya, sehingga informasi yang
didapat dapat berguna juga untuk orang lain.

Pada kesempatan yang sama, Anggota KPU Bali Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Ni Wayan Widhiasthini menyampaikan materi tentang Langkah Strategis Perempuan Dalam Mendukung Agenda Demokrasi Pilkada Serentak Tahun 2018.  Dalam paparannya Widhiasthini menjelaskan gambaran umum seputar Pilgub Bali dari memperkenalkan Nama dan Partai Pengusul masing-masing Pasangan Calon hingga tata cara menggunakan hak pilih di TPS. Widhiasthini menghimbau kepada seluruh pemilih perempuan agar sadar akan pentingnya menggunakan hak suara/hak politiknya terutama dalam pelaksanaan Pilgub Bali mendatang.

Kadek Wirati selaku Divisi Perencanaan dan Data juga berkesempatan memberikan sosialisasi mengenai syarat dan ketentuan untuk menjadi Pemilih dan menggunakan hak suara di TPS. Wirati mengingatkan, untuk terdaftar sebagai pemilih, setiap warga negara diwajibkan untuk memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP El) atau Surat Keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sebagai syarat mutlak sebagai pemilih.

Dipuncak acara, seluruh peserta diajak untuk melakukan simulasi Pemungutan Suara di TPS. Simulasi yang dipandu langsung oleh Ni Putu Ayu Winariati tersebut, dirancang layaknya suasana di TPS sebenarnya. Masing-masing peserta diberikan peran sebagai petugas KPPS, Keamanan, Saksi dan sebagai Pemilih. (gb.red/Foto KPU Bali/gb/Hupmas)

  • 15 Mei 2018
  • Dibaca: 25 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita