Antisipasi Pemalsuan, KPU Bali Berikan Security C6 Pemilihan Serentak 2018

  • 13 Juni 2018
  • Dibaca: 227 Pengunjung
Antisipasi Pemalsuan, KPU Bali Berikan Security C6 Pemilihan Serentak 2018

Denpasar, bali.kpu.go.id- Jangan coba-coba memalsukan Model C6-KWK dalam pelaksanaan Pemilihan Serentak 2018, jika tidak ingin dipidana dengan pasal berlapis. Pemalsuan ini sangat mudah dideteksi, karena Komisi Pemilihan UmumProvinsi Bali(KPU Bali)menambahkan security dengan ciri khusus yang tidak dapat discan maupun difotocopy, demikian diungkapkan Dr. I Wayan Jondra Ketua Divisi Keuangan Umum dan Logistik KPU Bali saat ditemui dalam pengawasan pencetakan Model C6-KWK (13/06/2018)

Dengan terbitnya Surat Edaran KPU Repubik Indonesia Nomor : 574/PL.03.6-SD/06/KPU/VI/2018 tertanggal 8 Juni 2018, maka surat pemberitahuan pemilih (model C6-KWK) memiliki arti yang sangat penting, karena persyaratan menggunakan e-KTP/Surat Keterangan bukanlah suatu hal yang mutlak pada Pemilihan Serentak Tahun 2018. Pemilih dapat langsung  menggunakan hak suaranya walau tanpa e-KTP/Surat Keterangan selama petugas KPPS dapat memastikan atau mengenali pemilih yang bersangkutan adalah benar sesuai dengan yang tertera dalam model C6-KWK. Tentu hal ini akan menjadi masalah di daerah urban, ketika petugas KPPS tidak mengenali pemilih yang bersangkutan. Jondra mengingatkan kepada pemilih agar membawa e-KTP/surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat, agar lancar dalam proses penggunaan hak pilih di tempat pemungutan suara (TPS).

Mengingat pentingnya fungsi Model C6-KWK, demi mewujudkan Pemilihan Serentak Tahun 2018 di Bali adalah pemilihan yang berintegritas, maka dalam Model C6-KWK diberi tanda security. Tanda scurity ini dibuat dengan bentuk dan posisi yang sangat rahasia dan unik. Keberadaan scurity ini hanya diketahui oleh KPU Provinsi Bali. Disamping diberi tanda scurity, Model C6-KWK juga telah dicetak nama dan data pemilih, sehingga tidak ada formulir Model C6-KWK dalam keadaan kosong tersebar di masyarakat. Formulir Model C6-KWK yang kosong ini akan mudah untuk disalah gunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pada kesempat tersebut Komisioner asal Ketewel ini menyatakan bahwa Model C6-KWK ini akan mulai didistribusikan kepada pemilih pada hari H minus lima. Penyebaran Model C6-KWK akan distribusikan mulai tanggal 22 Juni 2018. Jika sampai tanggal 25 Juni 2018 pemilih tidak mendapatkan model C6-KWK, agar segera menghubungi petugas KPPS yang terdekat sesuai alamat e-KTP atau petugas PPS di kantor Desa setempat. Dengan hati nurani gunakan hak pilih anda pada tanggal 27 Juni 2018 dari Pukul 07.00-13.00, tolak politik uang dan intimidasi, sebab lima menit memilih di TPS menentukan nasib Bali ini lima tahun kedepan, demikian pungkas Jondra.(wjd.red/Foto KPU Bali/wjd))

  • 13 Juni 2018
  • Dibaca: 227 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita