Lidartawan: Tingkatkan Kedisiplinan, Untuk Pelaksanaan Pemilu Yang Baik

  • 20 Oktober 2018
  • Dibaca: 2071 Pengunjung
Print Friendly and PDF
Lidartawan: Tingkatkan Kedisiplinan, Untuk Pelaksanaan Pemilu Yang Baik

Badung, bali.kpu.go.id – Untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pemilihan Umum dan kelembagaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta menjalankan program reformasi birokrasi, KPU Provinsi Bali melaksanakan acara Pembekalan Penyuluhan dan Evaluasi Peraturan dan Keputusan KPU. (20/10/18)

Acara yang mengundang sebanyak 248 orang dari seluruh jajaran (Komisioner, Pejabat Struktural dan Staf) KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Bali tersebut dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan.

Dalam sambutannya, Lidartawan mengatakan bahwa pertemuan kali ini mempunyai tujuan utama untuk menyamakan visi dari KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Bali dalam mengawal pelaksanaan Pemilu agar berjalan sebaik-baiknya sesuai dengan Asas Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil (LUBER JURDIL).

Lidartawan juga mengingatkan kepada seluruh jajaran Komisioner dan Sekretariat KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali agar senantiasa meningkatkan kedisiplinan baik dari diri sendiri maupun lembaga, sehingga kita dapat mendapatkan hasil yang lebih baik disegala bidang. “mari bersama-sama susun langkah kedepan dan tunjukkan kinerja yang terbaik kepada masyarakat” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, dimoderatori oleh Sekretaris KPU Bali Made Oka Purnama, masing-masing komisioner KPU Provinsi Bali memberikan materi kepada seluruh peserta yang hadir. Diawali dengan paparan mengenai Fasilitasi Metode Kampanye Pemilu 2019 oleh Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM I Gede John Darmawan. Dilanjutkan oleh Divisi Teknis Penyelenggara Luh Putu Sri Widyastini dengan paparan mengenai Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilu.

Divisi Perencanaan Data dan Informasi I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya selanjutnya memaparkan materi mengenai pemutakhiran data pemilih pemilu dan diakhiri oleh Divisi hukum dan Pengawasan Anak Agung Gede Raka Nakula dengan materi Kode Etik Penyelenggara Pemilu. (gb.red/Foto KPU Bali/gb/Hupmas)

  • 20 Oktober 2018
  • Dibaca: 2071 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita