KPU Bali Usulkan Pemusnahan Arsip Inaktif

  • 15 Februari 2021
  • 15:25 WITA
berita_211502030207_KPUBaliUsulkanPemusnahanArsipInaktif.jpeg

Denpasar, bali.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali melaksanakan Rapat Penilaian Arsip Usul Musnah yang melibatkan Tim Penataan dan Pendataan Arsip KPU Provinsi Bali. (15/02/2021)

Tim terdiri dari Ketua KPU Provinsi Bali (Pengarah), Sekretaris KPU Provinsi Bali (Penanggungjawab), Kabag Keuangan Umum dan Logistik KPU Provinsi Bali (Ketua), 2 (dua) orang Arsiparis Ahli Madya Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali serta anggota lainnya yang terdiri dari pejabat struktural dan staf KPU Provinsi Bali.

Sebelum mengusulkan pemusnahan arsip, Tim Penataan dan Pendataan Arsip KPU Provinsi Bali telah melakukan penilaian terlebih dahulu sejak tanggal 10 (sepuluh) sampai dengan 15 (lima belas) Februari 2021 terhadap beberap arsip seperti Hasil Penelitian Parpol Peserta Pemilu Tahun 2003 dan dokumen Verifikasi Faktual Keanggotaan Calon DPRD dan DPD Pemilu Tahun 2014; Berkas Rekrutmen Anggota KPU Kabupaten/Kota Tahun 2007 dan Arsip Keuangan berupa Surat Pertanggungjawaban (SPJ), Laporan Pajak, Surat Perintah Membayar (SPM), Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan Laporan Keuangan Tahun 2002, 2003, 2004, 2005, 2006, 2007, 2008, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013.

Arsip tersebut telah melewati Jadwal Retensi Arsip (JRA) inaktifnya berdasarkan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2019 Tentang Jadwal Retensi Arsip Kepegawaian dan Keuangan Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Jadwal Retensi Arsip Substantif dan Fasilitatif Non Kepegawaian dan Non Keuangan Komisi Pemilihan Umum.

Usulan pemusnahan arsip dituangkan dalam Berita Acara Arsip Usul Musnah KPU Provinsi Bali Nomor: 16/TU.04-BA/51/Sek-Prov/II/2021 yang ditandatangani oleh seluruh Tim Penataan dan Pendataan Arsip KPU Provinsi Bali yang akan ditindaklanjuti sesuai prosedur melalui Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). (gb.red/Foto KPU Bali/gb/hupmas)

Komentar