Berita Terkini

Clicktivism dan Demokrasi Digital, Ketua KPU Bali Ajak Anak Muda Lebih Kritis

Denpasar, bali.kpu.go.id - Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, hadir sebagai narasumber dalam Diskusi Publik bertajuk “Clicktivism: Menilai Kualitas Partisipasi Anak Muda dalam Ketahanan Demokrasi Digital” yang diselenggarakan atas kerja sama Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) dan Universitas Warmadewa (Unwar), Kamis (29/1/2025), di Denpasar.

Kegiatan diawali dengan doa bersama dan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur Eksekutif ELSAM, Desiana Samosir, yang menekankan pentingnya ruang diskusi kritis bagi anak muda dalam merespons tantangan demokrasi di era digital. Selanjutnya, sambutan sekaligus pembukaan acara disampaikan oleh Dekan Universitas Warmadewa.

Diskusi publik ini dimoderatori oleh Ida Ayu Bulan Utami Arti dan menghadirkan tiga narasumber, yakni Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan, Peneliti ELSAM Nurul Izmi, serta Dosen FISIP Universitas Warmadewa I Putu Hadi Pradnyana.

Dalam paparannya, Ketua KPU Bali mengulas partisipasi politik pemilih muda dalam Pemilu 2024, khususnya peran media sosial dan platform digital dalam mendorong keterlibatan generasi muda. Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi penyelenggara pemilu terkait maraknya disinformasi dan misinformasi di ruang digital, serta pentingnya literasi digital untuk menjaga kualitas demokrasi.

Sementara itu, Nurul Izmi menjelaskan konsep clicktivism sebagai bentuk partisipasi politik berbasis digital yang memberi kemudahan akses, namun tetap perlu dikritisi dari sisi kualitas dan dampaknya terhadap demokrasi substantif. Adapun I Putu Hadi Pradnyana menyoroti dinamika demokrasi digital, baik secara daring maupun luring, serta konteks Bali dan Indonesia Timur dalam menghadapi tantangan partisipasi politik anak muda.

Melalui diskusi ini, diharapkan tumbuh kesadaran dan keterlibatan bermakna anak muda dalam menjaga serta memperkuat ketahanan demokrasi digital, dengan menjunjung nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia. (bt.limp/Foto KPU Bali/bt/hupmas)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 104 kali