Berita Terkini

Perkuat Standar Seleksi, KPU RI Gelar FGD Evaluasi Seleksi Keanggotaan KPU di Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota

Denpasar, bali.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Seleksi Anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota pada 20–21 November 2025 bertempat di Harris Hotel & Residences Sunset Road Bali. Kegiatan ini bertujuan menyatukan pemahaman dan meningkatkan kualitas proses seleksi anggota KPU di seluruh Indonesia.

Kepala Biro SDM KPU RI, Yuli Hertaty, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa FGD ini dilatarbelakangi kebutuhan untuk menghadirkan keseragaman persepsi dalam mekanisme seleksi pada periode mendatang. Selain itu, forum ini bertujuan menyusun rekomendasi penyempurnaan proses seleksi agar semakin transparan, objektif, dan akuntabel.

Sebagai tuan rumah, Anggota KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan, menyampaikan sambutan selamat datang kepada peserta dari 38 provinsi. Ia menuturkan bahwa kegiatan ini bertepatan dengan Hari Manis Galungan, sehingga KPU Bali merasa terhormat dapat menerima jajaran penyelenggara pemilu dari seluruh Indonesia di tengah suasana perayaan tersebut.

Kegiatan resmi dibuka oleh Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, yang menegaskan pentingnya integritas, profesionalitas, dan keberanian moral penyelenggara pemilu dalam menghadapi kompleksitas dinamika demokrasi. Hadir pula Anggota KPU RI, Dr. Parsadaan Harahap (Divisi SDM dan Litbang) dan Iffa Rosita (Divisi Hukum dan Pengawasan), yang memberikan arahan terkait desain asesmen, penilaian kompetensi, serta harmonisasi regulasi seleksi.

Dalam pemaparannya, Iffa Rosita menekankan bahwa banyak persoalan etik penyelenggara yang tercatat dalam putusan MK, DKPP, maupun proses pidana harus dijadikan evaluasi serius untuk memperbaiki pola seleksi. Ia menegaskan bahwa pembinaan berjenjang harus segera dilakukan jika ditemukan indikasi pelanggaran, bahkan sebelum adanya aduan.

Sementara itu, Parsadaan Harahap mendorong forum ini menjadi ruang refleksi strategis untuk memperbaiki seluruh aspek seleksi, mulai dari rekrutmen, asesmen psikologi, profil kompetensi, hingga kebutuhan kapasitas baru seperti literasi digital dan kemampuan komunikasi publik.

FGD ini turut dihadiri peserta dari seluruh Indonesia, termasuk perwakilan KPU Provinsi Bali yang berbagi praktik baik dalam pelaksanaan seleksi di tingkat provinsi. Forum ini menghasilkan berbagai rekomendasi peningkatan standar seleksi yang lebih konsisten, terukur, dan sesuai kebutuhan kelembagaan.

Melalui kegiatan ini, KPU RI menegaskan komitmennya untuk memperkuat kualitas rekrutmen penyelenggara pemilu sebagai bagian dari upaya menjaga kredibilitas pemilu dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap demokrasi Indonesia. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 23 kali