Berita Terkini

DPT Masalah Utama Rendahnya Partisipasi Pilkada Buleleng

Dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang terselengara di hotel Banyualit Lovina, Peneliti Undiksa menemukan bahwa permasalahan rendahnya partisipasi dalam Pilkada Buleleng disebabkan oleh kualitas DPT yang kurang baik, rendahnya tertib administrasi kependudukan, rendahnya sosialisasi,  kurangnya kampanye blusukan, tidak adanya benefit pemilih, jarak tps jauh, kinerja pemerintah rendah, rekam jejak paslon kurang memadai. Demikian paparan tim peneliti Undiksa yang diwakili oleh Prof. Sukardi (26/04/2017)

Dalam sesi tanya jawab yang berlangsung sangat interaktif,I Wayan Jondra yang mewakili KPU Provinsi Bali menyampaikan bahwa, peneliti harus jujur dalam melaksanakan penelitian, tidak terpengaruh oleh pro kontra dalam acara FGD. Jondra menyampaikan kekagumannya terhadap kinerja tim peneliti yang mampu menjaring informan sejumalah 389 orang dalam waktu singkat diantaranya 35% pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya. Jondra juga menyarankan kepada tim peneliti untuk memeriksa kembali  terminologi penggunaan istilah golput.

FGD ini ditutup dengan tanggapan tim peneliti, bahwa penelitian ini telah dilaksanakan dengan sungguh-sungguh melibatkan para mahasiswa, jika tidak demikian tentu penelitianini tidak akan selesai secepat ini dengan dana yang sangat minim. Prof. Sukardi menambahkan penelitan ini masih perlu dikembangkan kembali untuk menggali permasalahan-permasalahan lain untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilu-pemilu/pemilihan berikutnya.(wjd.red/Foto KPU Buleleng)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 3,607 kali