Berita Terkini

Kendala Dalam Pengarsipan Pasca Pemilu

Selasa, 12 Juli 2016 Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi membuka Rapat Kordinasi Pengelolaan Arsip/Logistik Pasca Pemilu dan Pembahasan Realisasi Anggaran Tahun 2016 yang bertempat di ruang Rapat KPU Provinsi Bali. Rapat dihadiri oleh Anggota KPU Privinsi Bali Ni Putu Ayu Winariati,SP, Dr. I Wayan Jondra, Dra Kadek Wirati, MH, Pejabat Struktural KPU Provinsi Bali serta Ketua dan Komisioner KPU Kabupaten/Kota se-Bali yang didampingi masing-masing sekretarisnya ini membahas tentang kearsipan dan logistik pasca Pemilu dan juga realisasi anggaran.

Rapat diawali dengan doa bersama atas berpulangnya Ketua KPU RI Husni Kamil Manik. Doa bersama dipimpin oleh Ketua KPU Provinsi Bali. Keluarga besar KPU Provinsi Bali dan KPU Kabupaten/Kota se-Bali mendoakan semoga almarhum mendapat tempat disisi Tuhan dan kepada keluarga yang ditinggal diberikan kekuatan dan ketabahan.

Berdasarkan penyampaian laporan realisasi anggaran dari masing-masing Sekretaris KPU Kabupaten/Kota se-Bali ini, realisasi anggaran dirasa belum optimal. Kendala yang dialami dalam penyerapan anggaran ini dikarenakan dana hibah yang diterima oleh KPU Kabupaten/Kota yang baru usai menyelenggarakan Pilkada dan yang akan menyelenggarakan Pilkada. Sekretaris KPU Provinsi Bali Putu Arya Gunawan, SH menekankan untuk lebih optimal dalam merealisasikan anggaran dan menyeragamkan sistem pelaporan.

Selanjutnya dalam pembahasan tentang kerasipan dan pemusnahan logistik pasca Pemilu ditemukan beberapa kendala. Ketersediaan tempat di Badan Kearsipan Daerah merupakan kendala yang dialami di setiap Kabupaten/Kota. Dr. I Wayan Jondra menekankan untuk tetap berkoordinasi dengan Badan Kearsipan Daerah dan menemukan solusi atas kendalatersebut.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 8,544 kali