Berita Terkini

Komunitas Peduli Pemilu Bali Mengikuti Jambore Komunitas Demokrasi

Bogor, bali.kpu.go.id – Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi Provinsi Bali  mendapat kesempatan yang baik mempresentasikan kegiatan Komunitas dalam pembukaan Jambore Komunitas Demokrasi di Hotel Neo Savana Garden Sentul City, Bogor, Diselenggarakan oleh KPU RI.

Presentasi tersebut mendapat appresiasi yang tinggi oleh Ketua KPU RI  beserta Anggota KPU RI dan Jajarannya, serta sambutan baik dari peserta 34 Provinsi seluruh Indonesia. Kegiatan Komunitas  Peduli Pemilu dan Demokrasi Provinsi Bali menjadi barometer serta acuan dalam melakukan kegiatan di daerah masing-masing nantinya.

Komunitas  Peduli Pemilu dan Demokrasi Provinsi Bali di wakili oleh Ryan Hendrich Dharma Wijaya dan Anak Agung Ngurah Deva Ekada Saputra yang telah melalui seleksi ketat dari anggota yang berjumlah 30 orang komunitas. Di dampingi oleh I Wayan Gede Budiartha dari Sekretariat KPU Provinsi Bali.

Kegiatan yang berlangsung tanggal 15-17 Agustus 2017 selama 3(tiga) hari tersebut di buka oleh Ketua KPU RI Bapak Arief Budiman,  Arief Budiman menyampaikan pada saat-saat kritis dalam penyelenggaraan pemilu dan berbangsa bernegara, simbol atau tokoh tersebut yang mempunyai peran penting. Dalam penyelenggaraan pemilu yang baik, tidak bisa hanya mengandalkan KPU saja, tetapi juga kontribusi dari semua pihak dari seluruh Indonesia. Apabila KPU tidak bisa bekerja dengan baik dan tepat waktu, maka resikonya bukan saja bagi KPU, tetapi bagi bangsa dan negara. KPU tidak bisa bekerja baik jika tidak didukung Sekretariat Jenderal (Setjen), dan KPU tidak bisa bekerja maksimal jika tidak didukung oleh masyarakat seluruh Indonesia.

program pengembangan komunitas peduli pemilu dan demokrasi ini adalah program unggulan dalam pendidikan pemilih dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilu dan pilkada, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di ungkapkan oleh Arif Rahman Hakim Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPU RI dalam selayang pandang.

Arif Rahman Hakim menyampaikan Selama ini, komunitas yang fokus pada isu demokrasi masih terpusat di Jakarta, sehingga masih ada ketimpangan berdemokrasi di daerah. Untuk itu, KPU berupaya mewujudkan komunitas ini secara sukarela, dengan harapan dapat menularkan dan menyebarluaskan semangat untuk berpartisipasi dalam pemilu.

Kegiatan Jambore Komunitas Demokrasi selain merumuskan strategi partisipasi komunitas serta persiapan kegiatan partisipasi komunitas, juga diisi dengan capacity building/outbond untuk menjaga kekompakan para Komunitas Demokrasi. Acara di akhiri dengan mengikuti upacara memperingati hari  kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 di Kantor KPU RI jl.imam bonjol, Jakarta. (bud.red/Foto KPU Bali/bud/Hupmas)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 636 kali