KPU Bali Gandeng Pramuka Menjadi Duta Demokrasi
Denpasar, bali.kpu.go.id – Dalam meningkatkan partisipasi pemilih untuk Pemilu dan Pemilihan 2024, KPU Provinsi Bali mengharapkan peran aktif dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat dalam penyelenggaraan tahapan Pemilu dan Pemilihan 2024 mendatang. Dalam mewujudkan hal tersebut Anggota KPU Bali Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM I Gede John Darmawan bersama Divisi Hukum dan Pengawasan A.A Gede Raka Nakula melakukan audiensi ke Kantor Kwarda Pramuka Provinsi Bali, Selasa (8/02/2022).
Dihadapan Sekretaris Kwarda Pramuka Provinsi Bali I Nyoman Ariawan beserta Kwarka Bina Muda I Gde Made Jaya Serataberana dan Kwarka Komunitas dan Gugus Darma I Gusti Ayu Diah Yuniti, Anggota KPU Bali John Darmawan menyampaikan bahwa terdapat 30% Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Serentak 2020 yang lalu merupakan kaum milenial (Pelajar/Mahasiswa). Menurut John Darmawan dengan jumlah prosentase yang cukup tinggi tersebut, kaum milenial merupakan sasaran yang potensial untuk dilibatkan secara aktif dan berpartisipasi dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan khususnya dalam mendukung kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih.
Pada kesempatan yang sama, Agung Nakula menambahkan bahwa Pramuka yang identik dengan kedisiplinan dan kreativitas tinggi sangat cocok untuk ikut berpratisipasi dalam kegiatan demokrasi agar terbentuk kader-kader yang peduli pemilu sehingga akan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Pemilu itu atau ikut sebagai penyelenggara sebagai badan adhoc menjadi Anggota KPPS.
Menurut Nyoman Aryawan, Kwarda Bali sangat mendukung kerjasama dalam kegiatan Kepemiluan. Data Kwarda Pramuka Bali hingga saat ini memiliki anggota kurang lebih 60.000 orang seluruh Bali. Dengan dukungan anggota yang sangat besar sudah tentu akan berimplikasi penyebaran informasi/sosialisasi akan sangat mudah tersebar ke masyarakat bali.
Dalam pertemuan tersebut muncul gagasan dan kesepakatan untuk melibatkan anggota Pramuka sebagai Duta Demokrasi yang berfungsi sebagai ujung tombak agen sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada segmen pemilih pemula dan pemilih muda pada Pemilu Serentak 2024. (np/Foto KPU Bali/bud/hupmas)