Pentingnya Partisipasi Masyarakat Dalam Menyukseskan Pemilu
Denpasar, bali.kpu.go.id - Menghadapi tahapan Pemilu 2019 Pilkada Serentak 2018, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dengan topik bahasan Partisipasi Masyarakat dalam menyongsong Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019. (23/11/17)

Dalam sambutannya, Plh. Ketua KPU Bali Wayan Jondra dalam acara yang mengundang pihak dari Polda Bali, Korem 163 Wirasatya, Bawaslu Bali, MUDP Bali, FKUB Bali, KPID Bali, KI Bali, Ombudsman Bali, Kesbangpol Bali, KPU Kabupaten/Kota se-Bali, Partai Politik, Akademisi, LSM, Media hingga BEM Universitas di Denpasar tersebut mengatakan bahwa KPU Bali mengundang segenap jajaran stakeholder pemilu untuk mengingatkan bahwa Pemilu/Pemiihan bukanlah tanggungjawab KPU semata, melainkan merupakan tanggungjawab kita bersama terutama dalam menciptakan suasana damai dan kondusif.
Jondra juga berharap kepada seluruh undangan yang hadir untuk dapat memberikan segenap masukan dan ide-ide dalam hal meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. Karena menurutnya, partisipasi masyarakat tidak hanya berbicara kuantitas, tetapi harus dibarengi dengan kualitas yang baik. Dengan demikian, masyarakat menjadi lebih dewasa dalam berdemokrasi dan sadar akan pentingnya suara mereka untuk menentukan nasib bangsa dalam lima tahun kedepan.

Anggota KPU Bali Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Ni Wayan Widhiasthini selaku Moderator menyampaikan materi pengantar mengenai pentingnya partsipasi masyarakat, nilai partisipasi dalam Pemilu, peran penyelenggara dalam mendorong partisipasi masyarakat, asas dalam partisipasi masyarakat serta basis-basis pemilih yang langsung dilanjutkan dengan sesi diskusi oleh seluruh undagan yang hadir. Diskusi berlangsung sangat interaktif, seluruh undangan memberikan masukan dan tanggapan sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. (gb.red/Foto KPU Bali/gb/Hupmas)
