Berita Terkini

Perkokoh Persatuan Membangun Negeri

Denpasar, bali.kpu.go.id– Seluruh jajaran Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali (KPU Bali) melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan. Peringatan yang jatuh pada tanggal 10 November tersebut dirayakan oleh seluruh Bangsa Indonesia untuk mengenang para pahlawan dan perintis kemerdekaan Republik Indonesia yang telah mengorbankan segenap jiwa dan raganya sehingga saat ini kita semua bisa menikmati hidup di bumi Indonesia sebagai bangsa yang merdeka dan sederajat dengan bangsa lain. (10/11/17) Anggota KPU Provinsi Bali Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Ni Wayan Widhiasthini selaku pembina upacara membacakan Amanat Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017 dari Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawangsa yang saat ini mengusung tema “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri” Dalam amanat tersebut juga ditekankan agar generasi saat ini dapat memahami makna dan dapat mengambil pelajaran dari perjuangan para pahlawan dalam memperjuangakan kemerdekaan Bangsa Indonesia dengan tetap menyalakan api semangat yang membentuk Persatuan Indonesia yang terdiri atas dua hal yakni adanya harapan dan pengorbanan untuk persatuan dan merawat eksistensi Bangsa Indonesia agar tetap berdiri tegak, menjadi besar dan terus memberi sumbangan penting sebagai bagian dari persaudaraan umat manusia di dunia. Saat ini harapan akan masa depan yang lebih baik tersebut telah ditambatkan oleh Pemerintahan Presiden Bapak Joko Widodo dan Wakil Presiden Bapak H.M. Jusuf Kalla melalui sebuah visi transformatif yang mengarahkan dan menghimpun gerak seluruh elemen Republik Indonesia yakni:“Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong - royong.” Diakhir Amanat, seluruh Bangsa Indonesia diajak untuk terus berjuang, bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi lingkungan dan bagi masyarakat maupun pahlawan bagi negeri ini. Selamat Hari Pahlawan Tahun 2017. Merdeka.!!(gb.red/Foto KPU Bali/anm/Hupmas)

SYARAT DUKUNGAN BAKAL PASANGAN CALON PERSEORANGAN PILGUB BALI 2018

Dengan ini diumumkan kepada seluruh masyarakat Bali yang akan mancalonkan diri dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018 melalui jalur perseorangan, untuk menyerahkan Syarat Minimal Dukungan sebanyak 257.131 (dua ratus lima puluh tujuh ribu seratus tiga puluh satu) dukungan dan tersebar di minimal 5 (lima) Kabupaten/Kota sesuai dengan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali Nomor: 1478/HK.03.1-Kpt/51/Prov/IX/2017 tentang Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Umum/Pemilihan Terakhir Sebagai Dasar Penghitungan Syarat Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018.Pengumuman selengkakpnya dapat diunduh disiniModel B.1 KWK PERSEORANGANModel B.1 KWK Perseorangan KolektifModel B.2 KWK Perseorangan

Kujungan Universitas Mahendradatta ke Rumah Pintar Pemilu KPU Bali

Denpasar, bali.kpu.go.id- Sebanyak 30 orang mahasiswa beserta dosen Universitas Mahendradatta dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik serta Fakultas Hukum melakukan kunjungan ke Rumah Pintar Pemilu (RPP) Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali. Kunjungan yang diistilahkan dengan Study Visit dipimpin oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Abdul Samad Asaf tersebut bersifat pembelajaran untuk mengetahui proses serta serangkaian peraturan tentang Kepemiluan. Kunjungan tersebut di terima langsung oleh anggota KPU Bali Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Ni Wayan Widhiasthini, yang didampingi oleh Kasubag Tekmas Wayan Gede Budiarta bertempat di ruang rapat RPP KPU Provinsi Bali (7/11/ 2017). Widhiasthini memberikan Voter Educations serta memperkenalkan Maskot serta Jingle Pilgub 2018 yang menekankan filosofi “Asta Brata” yang yang di tuangkan dalam bentuk Kayonan yang juga merupakan harapan akan Pilgub nanti menghasikan pemimpin Bali yang meresapi nilai-nilai kepemimpinan yang terdapat dalam Asta Brata, yaitu Surya Brata, Chandra Brata, Bayu Brata, Agni Brata, Indra Brata, Yama Brata, Kuwera Brata dan Baruna Brata. Dalam kesempatan tersebut Widhiasthini juga menjelaskan peran strategis yang dapat dilakukan Civitas Akademika Universitas Mahendradatta sebagai Lembaga Perguruan Tinggi dalam bidang Partisipasi Masyarakat khususnya sebagai Pemantau Pemilu untuk memantau proses pemilihan agar pemilihan kepala daerah berjalan sesuai asas Pemilu, yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Wakil Rektor Univ. Mahendradatta sangat mengapresiasi sambutan KPU Provinsi Bali dengan menerima kunjungan dari mahasiswa dan dosen, serta menyatakan bahwa Study Visit tersebut adalah Tri Darma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, pengajaran dan pengabdian masyarakat dan praktek. Setelah sesi tanya jawab usai, peserta kunjungan berkesempatan berkeliing  Rumah Pintar Pemilu dengan dipandu staf fungsional organik Putu Kusuma Dewi. Sebelum sesi foto bersama dilakukan Simulasi untuk mengenalkan tata cara pemungutan dan penghitungan suara di TPS. (rk.red/Foto KPU Bali/gb/Hupmas)

Teladani Semangat Sumpah Pemuda

Denpasar, bali.kpu.go.id – Memperingati hari Sumpah Pemuda ke-89 yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2017 yang lalu, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali (KPU Bali) melaksanakan Upacara Bendera yang diikuti oleh Komisioner, Sekretaris, Jajaran Pejabat Struktural beserta seluruh staf. (30/10/17) Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi selaku pembina upacara membacakan sambutan Ketua KPU RI Arief Budiman. Dalam sambutannya Arief Budiman menyampaikan bahwa sudah sepatutnya bangsa Indonesia bersyukur atas sumbangsih para pemuda Indonesia yang sudah melahirkan Sumpah Pemuda. Sudah seharusnya kita meneladani langkap-langkah dan keberanian Mohammad Yamin (Jong Sumatranen Bond), Johannes Leimena (Jong Amobon), Katjasungkana (Madura) dan Cornelis Lefrand Senduk (Jong Celebes) hingga mampu menorehkan sejarah emas pada bangsa ini. Namun fenomena saat ini justru mencerminkan situasi yang sangat berbeda dengan perjuangan pemuda-pemuda Indonesia terdahulu. Selisih paham, memvonis orang, perpecah belahan, saling mengutuk satu dengan yang lain, menebar fitnah dan kebencian semakin menjadi hal biasa dalam kehidupan bermasayarakat saat ini. Arief Budiman juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar semakin mengkukuhkan persatuan dan kesatuan Indonesia dan menghentikan segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa. Arief Budiman juga menambahkan agar KPU sebagai penyelenggara Pemilu agar selalu menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas melayani peserta pemilu dan masyarakat Pemilih dalam menggunakan hak pilihnya baik dalam pemiihan Gubernur, Bupati/Walikota serta Pemilu 219 mendatang.(gb.red/Foto KPU Bali/gb/Hupmas)

SERENTAK NASIONAL, 171 Daerah Laksanakan Jalan Sehat Sadar Pilkada

Denpasar, bali.kpu.go.id – Sebanyak 1000 orang mengikuti Jalan Santai yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali (KPU Bali) di area Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi Denpasar. Jalan Sehat yang dilaksanakan serentak secara Nasional ini juga dilaksanakan oleh 171 Daerah yang terdiri dari 17 Provinsi, 39 Kota dan 115 Kabupaten.(29/10/17) Bertajuk Gerakan Sadar Pilkada (GSP) Tahun 2018, Jalan Sehat yang dilepas oleh Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta tersebut bukanlah agenda dan seremonial belaka, melainkan pijakan awal untuk membangun kesadaran berdemokrasi secara berkelanjutan sehingga seluruh elemen bangsa dapat bersinergi, berkolaborasi dan bergerak bersama untuk menyadari pentingnya peran Pemilu/Pemilihan sebagai sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat. Ketua KPU RI Arief Budiman dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ketua KPU Bali Dewa Raka Sandi mengatakan suhu politik pada Pemilihan Serentak 2018 dan Pemilu Serentak 2019 akan lebih hangat dibanding pemilihan serentak pada tahun 2015 dan 2017. Karena itu, diharapkan kepada seluruh peyelenggara pemilu di semua tingkatan harus mengelola setiap tahapan secara profesional dan berintegritas serta memberikan pelayanan yang adil dan setara kepada semua peserta pemilihan. Arief Budiman juga menegaskan, disamping melayani peserta pemillihan, tugas penting dan paling fundamental dari penyelenggara pemilu adalah melayani pemilih agar dapat menunaikan hak konstitusionalnya secraa rasional, cerda, mandiri dan penuh tanggung jawab. Pastikan pemilih yang sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) tercata dalam daftar pemilih sementara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT). “Jangan sampai kedaulatan rakyat dalam menyeleksi pemimpinnya terdistorsi dan terciderai oleh aspek-aspek prosedural dan teknis yang tidak terkelola secara profesional dan bertanggungjawab. Jalan Sehat mengambil yang mengambil jalur tempuh mulai dari jalan Puputan Renon, DI Penjaitan, Jalan Tjok Agung Tresna dan kembali Finish di Area Monumen Perjuangan Rakyar Bali Bajra Sandi Puputan Renon tersebut juga menyediakan beberapa hadiah menarik seperti kipas angin, magic com, lemari es, mesin cuci dan sepeda gunung sebagai hadiah utama.(gb.red/Foto KPU Bali/gb/Hupmas)

Maskot dan Jingle PILGUB BALI 2018 Diluncurkan

Denpasar, bali.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali (KPU Bali) secara resmi telah meluncurkan Maskot dan Jingle Pemilhan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali (Pilgub Bali) 2018. Acara yang dikemas dengan Doa Bersama tersebut dilaksanakan di Monumen Perjuangan Rakya Bali Bajra Sandhi Denpasar.(28/10/18) Mengangkat filosofi “Asta Brata” dalam kisah Ramayana yang dituangkan dalam bentuk “Kayonan” sebagai Maskot Pilgub Bali 2018, Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dalam sambutannya berharap agar pelaksanaan Pilgub Bali kedepan mendapatkan jalan dan sinar suci dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga pada saatnya nanti masyarakat Bali akan memiliki pemimpin yang meresapi nilai-nilai kepemimpinan “Asta Brata”. Asta Brata memiliki filosofi 8 asas kepemimpinan yang diberikan oleh Sri Rama kepada Gunawan Wibhisana sebelum ia memegang tampuk kepemimpinan Alengka Pura pasca kemenangan Sri Rama melawan keangkaramurkaan Rawana. Asas kepemimpinan tersebut antara lain Surya Brata, Candra Brata, Bayu Brata, Agni Brata, Indra Brata, Yama Brata, Kuwera Brata dan Baruna Brata. Raka Sandi juga mengatakan, Doa Bersama dalam peluncuran Maskot dan Jingle Pilgub Bali kali ini selain untuk memohon kelancaran pelaksanaan rangakaian tahapan, juga sebagai bentuk empati terhadap keadaan Gunung Agung di Kabupaten Karangasem yang hingga saat ini masih dalam status awas. “mudah-mudahan situasi saat ini akan segera kembali normal dan semua lapisan masyarakat bali dapat kembali beraktifitas sebagaimana mestinya” imbuhnya. Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menghimbau kepada seluruh pimpinan parpol, ormas, tokoh agama, tokor masyarakat, unsur TNI POLRI dan selurh elemen masyatakat untuk senantiasa menjaga iklim kondusif sejak, sebelum dan selama tahapan Pigub Bali berlangsung. Pastika berharap pelaksanaan Pilgub Bali saat ini dapat memberikan pendidikan politik yang cerdas dan berbudaya kepada masyarakat, demi terbangunnya demokrasi yang substansial yaitu demokrasi yang berproses berdasarkan kaedah-kaedah demokrasi yang sehat sesuai aturan hukum sekaligus membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan rakyat. Pelaksanaan Pilkada denga filosfi “menyama braya” juga ditekankan oleh Mangku Pastika sebagai bentuk menghargai perbedaan dalam dinamika kebersamaan dan persaudaraan. Ketua KPU RI Arief Budiman juga hadir dalam acara yang mengundang Ketua DPRD Provinsi Bali, Jajaran FKPD Provinsi Bali, Ketua Bawaslu Provinsi Bali, FKUB, MUDP, KI Bali, Ombudsman Perwakilan Balim jajaran SKPD Pemprov Bali, Ketua KPU Kabupaten/Kota se-Bali serta Ormas, LSM mahasiswa dan pelajar tersebut menyampaikan jangan sampai kampanye hitam, isu SARA dan hal-hal tidak baik lainnya masih mewarnai pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 nanti. Karena satu kericuhan yang terjadi di salah satu daerah di Indonesia, maka Pemilu Nasional menjadi taruhannya. Diakhir sambutannya, Arief Budiman meminta dukungan dari semua pihak untuk bersama-sama ikut mensukseskan pelaksaan Pilgub Bali yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang. Acara peluncuran Maskot ditandai dengan penacapan “Kayonan” oleh Ketua KPU RI, Gubernur Bali dan Ketua KPU Provinsi Bali didampingi oleh jajaran FKPD Provinsi Bali didampingi oleh Ketua KPU Kabupaten/Kota se-Bali yang juga mendapatkan duplikat maskot untuk diluncurkan pada daerahnya masing-masing dan diakhiri dengan Doa Bersama yang tepat dilaksanakan pada Pk.18.00 WITA. (gb.red/Foto KPU Bali/gb/Hupmas)

Populer

Belum ada data.