Berita Terkini

KPU Bali Tetap Laksanakan Apel Pagi disaat Hujan

Denpasar, bali.kpu.go.id - Meski pagi diguyur hujan , Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali tetap melaksanakan apel pagi pada Rabu (25/06). Kegiatan apel yang biasanya berlangsung di halaman kantor, kali ini dialihkan ke dalam ruangan sebagai bentuk adaptasi terhadap kondisi cuaca. Apel pagi diikuti oleh seluruh jajaran pegawai KPU Provinsi Bali dan berlangsung dengan khidmat. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bagian Data, Informasi, dan SDM, I Wayan Gede Budiartha. Dalam arahannya, Budiartha menekankan pentingnya menjaga semangat kerja dan kedisiplinan, terlepas dari situasi dan kondisi yang dihadapi. Ia juga mengapresiasi komitmen seluruh pegawai yang tetap hadir dan mengikuti apel meski dalam cuaca kurang bersahabat. Pelaksanaan apel pagi merupakan bagian dari rutinitas organisasi untuk memperkuat koordinasi internal serta membangun budaya kerja yang tertib dan profesional di lingkungan KPU Bali. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)  

KPU Bali Laksanakan Monitoring Penyusunan Daftar Pemilih Berkelanjutan Semester I ke Kabupaten/Kota

Denpasar, bali.kpu.go.id - KPU Bali Laksanakan Monitoring Penyusunan Daftar Pemilih Berkelanjutan Semester I ke Kabupaten/Kota Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Monitoring dan Supervisi Penyusunan Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I ke seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Bali. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 23 hingga 26 Juni 2025 dan menjadi bagian dari strategi berkelanjutan pasca-Pemilu untuk menjaga akurasi data pemilih yang termuktahir. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memastikan bahwa proses pemutakhiran data pemilih tetap berjalan sepanjang tahun 2025. Langkah ini dianggap strategis dalam mengurangi beban kerja pada tahapan Pemilu berikutnya. Salah satu fokus penting dalam monitoring adalah verifikasi terhadap data pemilih yang telah meninggal dunia, yang membutuhkan dokumen pendukung resmi sebagai dasar pencoretan dari daftar pemilih. Meski menghadapi sejumlah keterbatasan, seperti tidak tersedianya badan adhoc serta terbatasnya anggaran, KPU Bali menegaskan bahwa proses PDPB harus tetap dilaksanakan secara konsisten. Berbagai upaya verifikasi data dilakukan baik melalui kunjungan langsung ke lapangan maupun desk monitoring untuk memastikan validitas data yang tercatat dalam aplikasi sistem informasi data pemilih (Sidalih). Monitoring ini juga menjadi ajang evaluasi menyeluruh terhadap tantangan dan praktik terbaik dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, khususnya dalam hal dokumentasi dan keakuratan data. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan lanjutan yang lebih efektif dan efisien dalam pengelolaan daftar pemilih pada pemilu kedepan. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)  

KPU Bali Gaungkan Semangat Nasionalisme Lewat Lagu Indonesia Raya setiap Pukul 10.00 Wita

Denpasar, bali.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali secara konsisten terus menggelorakan semangat nasionalisme melalui kebijakan mendengarkan atau menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya setiap hari pada pukul 10.00 WITA. Kebijakan ini diberlakukan tidak hanya di lingkungan kantor, tetapi juga di seluruh titik aktivitas KPU Bali yang sedang berlangsung saat itu. Selasa 24/06/2025 Setiap harinya, seluruh aktivitas dihentikan sementara selama kurang lebih 10 menit. Seluruh pegawai dan tamu yang hadir diwajibkan berdiri tegak dan mengambil sikap sempurna sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol negara. Hal ini menjadi momentum bersama untuk meneguhkan kembali nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tak hanya itu, pada Selasa, 24 Juni 2025, KPU Bali menambahkan penguatan nilai kebangsaan dengan menggelar pembacaan teks Pancasila usai lagu Indonesia Raya dikumandangkan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen KPU Bali dalam memperkuat integritas kelembagaan serta membangun karakter kebangsaan yang kokoh di lingkungan kerja. Dengan keterlibatan seluruh jajaran, termasuk pimpinan, pegawai, hingga tamu yang hadir, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk budaya kerja yang berlandaskan nasionalisme, serta menjadi contoh positif dalam membumikan semangat cinta tanah air di institusi pemerintahan. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)  

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali melaksanakan apel pagi

Denpasar, bali.kpu.go.id - #temanpemilih - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali melaksanakan apel pagi pada Selasa, 24 Juni 2025, bertempat di halaman Kantor KPU Provinsi Bali. Apel dipimpin oleh Kepala Bagian Data, Perencanaan, Hukum, dan Sumber Daya Manusia (SDM), I Wayan Gede Budiartha, dan diikuti oleh jajaran sekretariat KPU Bali. Dalam arahannya, Budiartha menekankan pentingnya keberlanjutan kegiatan monitoring ke KPU kabupaten/kota dalam rangka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) sepanjang tahun 2025. Langkah ini dinilai strategis sebagai upaya untuk mengurangi beban kerja menjelang tahapan pemilu mendatang. .“Meskipun kita menghadapi keterbatasan seperti tidak adanya badan adhoc dan minimnya anggaran, proses PDPB harus tetap berjalan secara akurat,” ujarnya. Budiartha menambahkan bahwa verifikasi dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu verifikasi lapangan dan desk monitoring. Ia mengajak seluruh jajaran KPU untuk tetap menjaga integritas dan akurasi data demi mendukung kualitas penyelenggaraan pemilu yang lebih baik. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)  

KPU Provinsi Bali Finalisasi Penyusunan Risk Register Tahun 2025

Denpasar, bali.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali melaksanakan finalisasi penyusunan Risk Register Tahun 2025 sebagai tindak lanjut arahan Rapat Koordinasi yang diselenggarakan oleh KPU RI terkait implementasi manajemen risiko dan pendampingan penyusunan Risk Register Tahun 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, didampingi oleh Anggota KPU Provinsi Bali Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya, serta diikuti oleh pejabat struktural dan fungsional Sekretariat KPU Provinsi Bali, pada Senin (23/06/2025). Finalisasi dilakukan untuk melengkapi rencana penanganan tambahan atas risiko melalui diskusi secara bersama-sama. Melalui kegiatan ini, diharapkan proses penyusunan Risk Register Tahun 2025 dapat segera rampung dan selesai tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan untuk selanjutnya dapat dituangkan dalam laporan hasil penyusunan daftar risiko. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)  

Perkuat Sinergi, KPU Bali Gelar Rapat Koordinasi bersama KPU Kabupaten/Kota

Denpasar, bali.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali menyelenggarakan rapat koordinasi secara daring melalui Zoom bersama KPU Kabupaten/Kota se-Bali. Rapat ini membahas agenda kegiatan yang akan dilaksanakan, khususnya terkait pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB). Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, menegaskan pentingnya pelaksanaan pleno secara langsung di tempat, serta perlunya kerja sama dengan media dalam mempublikasikan kegiatan PDPB dan sosialisasi kepada masyarakat. Dalam arahannya, Lidartawan menyampaikan bahwa KPU Provinsi Bali akan mengundang ketua, divisi teknis, kasubag/operator KPU Kabupaten/Kota serta partai politik pada 26 Juni 2025 untuk rapat teknis lanjutan. Ia juga mengingatkan agar segera mengirimkan jadwal lelang ke provinsi dan menyiapkan monitoring pengadaan barang, mengingat ini merupakan kegiatan akhir tahun anggaran.  Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Bali, Ngurah Darmasanjaya, menekankan bahwa pemutakhiran data pemilih akan tetap dilakukan sepanjang 2025 sebagai langkah strategis pasca-Pemilu untuk mengurangi beban kerja di masa mendatang. Ia menjelaskan pentingnya verifikasi data pemilih, khususnya terkait pemilih meninggal yang harus disertai dokumen sah. Meski terdapat keterbatasan, seperti tidak adanya badan adhoc dan anggaran yang terbatas, proses PDPB tetap harus berjalan dengan dokumentasi yang akurat, baik melalui verifikasi lapangan maupun desk monitoring. Menutup arahannya, Ketua KPU Bali kembali menekankan pentingnya pendokumentasian seluruh data dan upaya peningkatan kualitas pemutakhiran data pemilih. Ia juga menyampaikan bahwa KPU Bali sedang mengajukan tambahan anggaran untuk mendukung kegiatan monitoring. “Harapan kami, Bali dapat mencatat prestasi dalam pelaksanaan PDPB ke depan, apalagi jumlah pemilih kita relatif tidak terlalu besar sehingga lebih mudah untuk dimutakhirkan secara akurat,” (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)  

🔊 Putar Suara