Berita Terkini

Pengambilan Sumpah/Janji PNS Sekretariat KPU Provinsi Bali

Sebanyak 39 PNS di lingkungan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali di ambil sumpah/Janjinya pada hari Selasa, 23 November 2010 kemarin. Pengambilan sumpah/janji pegawai negeri sipil ini digelar di Ruang Rapat KPU Provinsi Bali. Pengambilan sumpah ini dilakukan langsung oleh Sekretaris KPU Provinsi Bali, yang di saksikan oleh Ketua dan Anggota KPU Provinsi Bali dan Sekretaris KPU Kabupaten/Kota Se-Bali, serta seluruh Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan sekretariat KPU Provinsi Bali. Pengangkatan sumpah/janji PNS ini merupakan kewajiban bagi seluruh PNS yang mana merupakan realisasi dari Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Nomor 400/Kpts/Sekjen/Tahun 2010 tertanggal 27 Agustus 2010 tentang pendelegasian tugas, wewenang dan kewajiban di bidang Kepegawaian kepada pejabat Sekretariat Jendaral KPU, Pejabat Sekretariat KPU Provinsi dan Pejabat Sekretariat KPU Kabupaten/Kota. Dalam sambutannya, Sekretaris KPU Provinsi Bali, Putu Arya Gunawan, SH menyampaikan bahwa Sumpah/Janji yang diucapkan adalah pernyataan awal yang mendasari seorang Pegawai Negeri Sipil dalam melaksanakan tugas. Setiap PNS, apabila sudah mengangkat sumpah/janji, berarti kepadanya melekat kewajiban terkait dengan pelaksanaan tugas, tanggung jawab dan pengabdiannya sebagai seorang abdi negara dan abdi masyarakat, dengan mentaati segala peraturan perundang–undangan dan peraturan kedinasan yang berlaku. Selain itu, Beliau menegaskan bahwa sumpah / janji yang telah diucapkan, mempunyai konsekuensi sebuah tanggung jawab, baik kepada pemerintah, bangsa, negara dan masyarakat. dan yang paling utama adalah tanggung jawab akan kewajiban yang melekat kepada kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa.  Jumlah PNS yang disumpah berjumlah 39 orang yang terdiri dari Sekretariat KPU provinsi Bali sebanyak 8 orang, Sekretariat KPU Kota Denpasar, Sekretariat KPU Badung, Sekretariat KPU Tabanan, dan Sekretariat Kpu Klungkung masing-masing sebanyak 4 orang, Sekretariat KPU Jembrana dan Sekretariat KPU Buleleng masing-masing sebanyak 2 orang, Sekretariat KPU Bangli dan Sekretariat KPU Gianyar sebanyak 3 orang, serta Sekretariat Kabupaten Karangasem sebanyak 5 orang. Setelah diambil sumpah/janjinya, diharapkan PNS selalu meningkatkan ilmu pengetahuan dan kemampuan sebagai PNS yang  kreatif, terampil dan terwujudnya Aparatur Negara yang profesional.

Diskusi Terbatas

Untuk lebih meningkatkan pemahaman mengenai sistem Pemilu di Indonesia, KPU Provinsi Bali menyelenggarakan diskusi terbatas yang dihadiri Ketua, Anggota dan Sekretaris KPU Kabupaten/Kota Se-Bali. Diskusi yang dilaksanakan pada hari Selasa, 16 November 2010 menghadirkan nara sumber I Ketut Putra Erawan Ph.D yang merupakan salah satu akademisi dan pakar politik Universitas Gajah Mada. Saat ini beliau juga masih aktif dan menjabat sebagai ketua IPD (Institute of Peace and Democracy). Dalam pemaparan materinya, Putra Erawan menjelaskan tentang Logika perubahan dan keberlanjutan sistem Pemilihan Umum bagi Indonesia. Pakar politik yang juga menjadi tim pengkaji naskah akademis UU Pemilu ini menilai Sistem Pemilu yang saat ini digunakan di Indonesia. Secara konseptual, terdapat dua mekanisme untuk menciptakan pemilu yang bebas dan adil. Pertama, menciptakan seperangkat metode atau aturan untuk mentransfer suara pemilih ke dalam suatu lembaga perwakilan rakyat secara adil, atau yang disebut oleh banyak kalangan ilmuwan politik disebut dengan sistem pemilihan (electoral system). Kedua, menjalankan pemilu sesuai dengan aturan main dan prinsip-prinsip demokrasi, atau yang oleh kalangan ilmuwan politik disebut dengan proses pemilihan (electoral process). Salah satu jenis Electoral System atau Sistem Pemilu adalah Plural Majority yang menitikberatkan pada daerah/teritori, Penerapan sistem distrik wakil tunggal seperti ini tentunya diharapkan mampu menciptakan satu pemerintahan yang stabil melalui mayoritas di parlemen. Dari empat jenis sistem Plural Majority, Indonesia menerapkan Two Round System (sistem dua putaran) dalam proses Pemilu Presiden dan Pemilukada. Diskusi berlangsung cukup menarik, peserta terlihat antusias dalam mengajukan pertanyaan dan memberikan pendapat mengenai materi yang dibahas.

Rapat Koordinasi dan Evaluasi

Dalam rangka mengukur prestasi kerja instansi pemerintah dalam penggunaan anggaran yang berbasis kinerja, maka pada hari Senin, 15 November 2010 lalu, KPU Provinsi Bali menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi program kerja Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Kabupaten/Kota tahun 2010. Bertempat di Badan Diklat Provinsi Bali, rapat tersebut dihadiri oleh Anggota KPU Provinsi Bali, Ketua dan Anggota KPU kabupaten/Kota se-Bali, Sekretaris KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota serta para Kabag dan Kasubag di lingkungan Sekretariat KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Bali. Sekretaris KPU Kabupaten / Kota se-Bali  Ketua KPU Provinsi Bali, I Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, SH., MH., mengharapkan melalui rapat koordinasi ini, dapat dijadikan suatu permulaan dalam mengetahui permasalahan yang terjadi terutama dalam kaitannya dengan penggunaan anggaran. "Terdapat dua agenda dalam rapat koordinasi ini yaitu, yang pertama adalah laporan program dan anggaran proyeksi RKA 2011 dari KPU Provinsi Bali , dan kedua, menginventarisasi persoalan-persoalan internal dalam hubungan antara KPU Provinsi dengan KPU Kabupaten/Kota ataupun antara Ketua dan Anggota (Komisioner) dengan Sekretariat" demikian disampaikan dalam pengarahannya saat membuka rapat. Dalam rapat tersebut, Sekretaris KPU Provinsi Bali, Putu Arya Gunawan SH, memberikan pemaparan terkait realisasi capaian kinerja KPU Provinsi Kabupaten/Kota se-Bali Tahun Anggaran 2010 serta Evaluasi serapan Anggaran DIPA 076 TAhun 2010 dari Bulan Januari sampai dengan Oktober 2010. Selain itu dibahas pula tentang inventarisasi permasalahan dalam serapan Anggaran DIPA 076 Tahun 2010 yang terjadi di KPU kabupaten/Kota, serta dengan bersama-sama mendiskusikan solusi untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang terjadi. Penyamaan persepsi antara Komisioner dengan Sekretaris tentang alokasi anggaran sehingga akan diagendakan secara rutin pertemuan antara Komisioner dan Sekretaris dalam hal realisasi anggaran dan kegiatan yang telah dilaksanakan.

Ujian Seleksi CPNS KPU

Indeks Artikel JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL Pelaksanaan Ujian Seleksi CPNS KPU Provinsi Bali 2010 Sebagaimana jadwal yang telah ditentukan oleh Panitia Pusat Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Sekretariat Jendral KPU, Sekretariat KPU Provinsi dan Sekretariat KPU Kabupaten/Kota, pada tanggal 7 November 2010 merupakan hari yang "menentukan" bagi 68 orang peserta ujian yang sebelumnya telah lulus seleksi administrasi. Ujian tertulis penerimaan CPNS KPU Provinsi Bali bertempat di Ruang Pertemuan Hotel Puri Nusa Indah tersebut mulai pada pukul 08.30 WITA. Sekretaris KPU Provinsi Bali, Putu Arya Gunawan, SH., dalam sambutannya menjelaskan bahwa KPU mendapatkan formasi Pegawai Negeri Sipil sebanyak 1.211 orang yang akan dialokasikan ke Sekretariat Jendral KPU, Sekretariat KPU Provinsi dan Sekretariat KPU Kabupaten/Kota terutama untuk KPU di daerah-daerah pemekaran. Sementara, formasi di KPU Provinsi Bali dan KPU Kabupaten/Kota se-Bali berjumlah 14 orang.  Ketua Panitia Penerimaan CPNS KPU Provinsi Bali bersama panitia pengawas dari KPU Pusat dan Menpan   Ujian Seleksi CPNS KPU peserta cpns Semua Halaman

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2010

PENGUMUMAN Penetapan Lulus Seleksi Administrasi CPNS di Lingkungan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali Tahun 2010, Berdasarkan Berita Acara Rapat Panitia Seleksi CPNS Nomor 883/Ses-Prov/016/2010 tanggal 29 Oktober 2010, dengan ini menyatakan Pelamar yang dinyatakan lulus Administrasi sebagai berikut: Peserta yang dinyatakan lulus seleksi diharapkan,  1. Mengambil nomor testing pada :  Hari / Tanggal : Rabu dan Kamis, 3 dan 4 Nopember 2010  Jam : 08.00 - 15.00 WITA Tempat : Sekretariat KPU Provinsi Bali, Jalan Cok Agung Tresna no 8 Denpasar 2. Mengikuti testing pada : Hari / Tanggal : Minggu, 7 Nopember 2010 Jam : 08.00 s/d selesai Tempat : Hotel Puri Nusa Indah Jalan Waribang No. 99 Denpasar (Kesiman) Telp. (0361) 283588 Pakaian : Bebas Rapi   Pengumuman Kelulusan klik disini Pengumuman selengkapnya klik disini 

Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula

Pada hari Jumat, 29 Oktober 2010, bertempat di Rangon Sunset Singaraja, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali menyelenggarakan Sosialisasi Pendidikan Pemilu bagi Pemilih Pemula. Dengan dikoordinasikan oleh KPU Kabupaten Buleleng, kegiatan tersebut terselenggara dengan mengundang siswa-siswi perwakilan dari 20 sekolah menengah di Singaraja dan ditemani oleh guru Pembina masing-masing. Kegiatan ini bertujuan untuk lebih mengenalkan kepada pemilih pemula tentang Pemilu dalam rangka menyonsong Pemilukada di Kabupaten Buleleng pada tahun 2012 nanti. Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Provinsi Bali memberikan penjelasan mengenai pemilu dan demokrasi yang ada di Indonesia dan Bali khususnya. Sementara itu Ibu Winariati, Anggota KPU Provinsi Bali memberikan pemaparan tentang simulasi pemilu yang telah dilaksanakan di SMAN 4 Singaraja dalam Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS dengan menanyangkan foto serta video dokumentasi jalannya kegiatan tersebut. Dengan dipandu Ketua KPU Buleleng sebagai Moderator, acara Sosialisasi berjalan lancar, dan dari pernyataan serta pendapat yang disampaikan, peserta terlihat sangat antusias mengikuti acara tersebut. Pendidikan pemilu bagi pemilih pemula sangatlah penting, agar dalam Pemilukada mereka dapat menentukan pilihannya secara cerdas, kritis, rasional, dan bertanggung jawab, di samping juga untuk menyelamatkan mereka dari eksploitasi politis para praktisi politik karena pemilih adalah bahan baku suksesnya suatu pemilihan, baik itu Pemilukada maupun Pilpres. Peserta Sosialisasi  Pendidikan Pemilih Pemula 

Populer

Belum ada data.