Berita Terkini

Pentingnya Pemetaan Distribusi Logistik Pemilu

(KPU Prov. Bali)-Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden yang akan dihadapi pada tahun 2014, membutuhkan persiapan yang lebih baik dari Pemilu sebelumnya. Salah satu hal yang mempunyai pengaruh cukup besar dalam perencanaan dan penganggaran adalah pengelolaan logistik Pemilu. Pendistribusian logistik merupakan bagian dari tahapan penyelenggaraan Pemilu dan salah satu kendala yang dihadapi adalah kondisi geografis yang berbeda-beda menyulitkan dalam pendistribusian. KPU RI saat ini sedang melaksanakan kegiatan pengembangan sistem pemetaan distribusi logistik Pemilu berbasis informasi geospasial yakni sistem informasi geografis, bekerja sama dengan pihak Badan Informasi Geospasial (BIG) berdasarkan Nota Kesepahaman Bersama nomor : 03/KB/KPU/Tahun 2012 dan nomor 01.KA.BIG/RT/03/2012 tentang penggunaan Informasi Geospasial dalam proses penyelengaraan Pemilihan Umum.   Berkenaan dengan hal tersebut, KPU Provinsi Bali mengundang KPU Kabupaten/Kota untuk membahas pemetaan distribusi logistik Pemilu, pada hari Senin, tanggal 16 April 2012. Hal-hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut berkaitan dengan petunjuk teknis yang diberikan KPU RI. Data pendukung dalam membuat pemetaan distribusi logistik akan diintergrasikan dengan sistem informasi logistik (SILOG). Data yang diperlukan berupa jalur pendistribusian, lokasi tempat transportasi, transportasi yang digunakan, jarak dan waktu tempuh serta pembiayaan transportasi. Dengan adanya data-data pendukung terkait pemetaan distribusi logistik Pemilu, diharapkan akan tercipta sebuah sistem pemetaan yang bermanfaat dalam pengambilan kebijakan yang tepat dan cepat.   Acara dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU Provinsi Bali, Sekretaris KPU Provinsi Bali, Anggota KPU Kabupaten/Kota divisi Logistik, Kasubag Keuangan, Umum dan Logistik KPU Kabupaten/Kota se-Bali dan Staf bidang Logistik KPU Kabupaten/Kota Se-Bali. (wk)

KPU RI dan KPPN Asistensi Penyusunan LPJ KPU Kabupaten/Kota Se-Bali

Berkenaan dengan dilaksanakannya Rapat Asistensi dan Evaluasi LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban) Keuangan tahun anggaran 2012, maka KPU Provinsi Bali mengundang narasumber dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Denpasar dan KPU RI untuk memberikan pemahaman dan membantu KPU Kabupaten/Kota se-Bali dalam menyusun LPJ Keuangan, pada hari Kamis, 12 April 2012. Acara yang dilaksanakan di Ruang rapat KPU Provinsi Bali tersebut menghadirkan Kasubag Umum, keuangan dan logistik serta Bendahara Pengeluaran anggaran 076.   Sekretaris KPU Provinsi Bali, Putu Arya Gunawan, SH., saat membuka acara, mengatakan bahwa dengan adanya asistensi dari KPU RI dan instansi luar (KKPN), besar harapan agar KPU Kabupaten/Kota se-Bali dapat menyelesaikan laporan LPJ keuangan tepat waktu dan mengirimkan ke KPPN dan KPU RI yakni paling lambat tanggal 10 setiap bulannya. Acara kemudian dilanjutkan dengan asistensi penyusunan LPJ oleh KPPN yang diwakili oleh Gatot Setio Harijono dan Sri Ampini selaku Kasubag Verifikasi Anggaran Keuangan Wilayah II KPU RI. (wk)

Rapat Paripurna Istimewa "Penyampaian Visi Misi Calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng Periode 2

Memasuki tahapan kampanye pada perhelatan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Buleleng Tahun 2012, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Paripurna Istimewa pada hari Kamis, 5 April 2012, untuk mendengar penyampaian visi dan misi para pasangan calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah pada Pemilukada Kabupaten Buleleng Tahun 2012.   Bertempat di ruang rapat DPRD Kabupaten Buleleng, acara dihadiri oleh seluruh Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Buleleng, Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Muspida Kabupaten Buleleng, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng beserta jajaran SKPD, Pimpinan dan Pengurus Parpol di Kabupaten Buleleng, Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali, Ketua beserta Anggota KPU Kabupaten Buleleng, Panwas Kabupaten Buleleng, Majelis Madya Desa Pekraman Kabupaten Buleleng, Ormas dan LSM se Kabupaten Buleleng.   Acara dimulai dengan pembukaan oleh Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Dewa Nyoman Sukrawan, menyampaikan perihal tentang latar belakang diadakannya kegiatan Rapat Paripurna Istimewa. KPU Kabupaten Buleleng telah menetapkan Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah peserta Pemilukada Kabupaten Buleleng Tahun 2012, maka DPRD Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Paripurna Istimewa dengan mengundang seluruh pasangan calon peserta Pemilukada Kabupaten Buleleng Tahun 2012 untuk menyampaikan visi dan misinya secara langsung di hadapan segenap Anggota Dewan dan Undangan yang hadir.   Acara dilanjutkan dengan pembacaan visi dan misi masing-masing pasangan calon secara langsung. Masing-masing pasangan calon hanya diberi kesempatan selama 20 menit untuk menyampaikan visi dan misinya. Para pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah juga hadir dengan dukungan dari Tim Kampanyenya masing-masing. Acara diakhiri dengan mengheningkan cipta dan doa yang dibawakan oleh petugas yang ditunjuk dari Departemen Agama Kabupaten Buleleng dengan harapan perhelatan Pemilukada Kabupaten Buleleng Tahun 2012 dapat berjalan lancar, aman dan tertib. (Ar)

KPU Bali Supervisi Anggaran Pemilukada Kabupaten Klungkung

Dalam rangka menyamakan persepsi dan sinkronisasi anggaran Pemilihan Umum Kepala Daerah Provinsi Bali (Gubernur) dengan Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Klungkung (Bupati) dimana waktunya hampir bersamaan dalam tahun 2013, maka dipandang perlu untuk melakukan rapat koordinasi antar kedua penyelenggara Pemilu. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu anggota KPU Provinsi Bali, Divisi Teknis, Ni Putu Ayu Winariati, SP. Rapat atas inisiatif Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Klungkung mengundang anggota KPU Provinsi Bali untuk melakukan supervisi terhadap Rencana Anggaran Pemilukada Kabupaten Klungkung tahun 2013 pada hari Selasa, 3 April 2012. Rapat yang dihadiri oleh Anggota KPU Propinsi Bali Dra. Gayatri. MSi. Ak dan Ni Putu Ayu Winariati, SP, Anggota KPU Kabupaten Klungkung, serta pejabat struktural Sekretariat ini membahas secara detail setiap kegiatan dan anggaran yang telah dirancang.   Ketua KPU Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Parwatha menyatakan kehadiran Anggota KPU Provinsi Bali adalah untuk memberikan masukan dan mensinkronisasi dua anggaran dalam pelaksanaan Pemilukada pada tahun 2013. Terutama mengenai hal – hal yang sangat rumit seperti honor penyelenggara dan Pokja yang tidak boleh jauh berbeda dengan anggaran Pemilukada Gubernur. Selain itu logistik seperti formulir, surat suara dan pendafataran pemilih juga hal yang sangat rumit dan memerlukan ketelitian agar kedepan tidak sampai terdapat kekurangan. Divisi Logistik KPU Provinsi Bali, Dra. Gayatri MSi. Ak menyebutkan apapun yang dicantumkan dalam anggaran Pemilukada harus mengacu pada Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2009 perubahan Permendagri Nomor 44 Tahun 2007, Selain itu besaran rincian juga menyesuaikan dengan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati agar tidak menyimpang dan meminimalisir kesalahan administrasi keuangan.   Peserta rapat sangat antusias menyimak dan terlibat dialog aktif dalam pembahasan membuat suasana serius tapi santai mewarnai kegiatan koordinasi tersebut sampai jam kantor hampir berakhir. KPU Provinsi Bali dan KPU Kabupaten Klungkung saling mengisi dan saling mengingatkan jika ada hal yang belum tercantum dalam Rencana Anggaran Kegiatan (RKA). Anak Agung Gde Parwatha sangat berterimakasih atas kehadiran dari kedua Komisioner tersebut dan berharap kedepan koordinasi dan kerjasama seperti ini akan terus berlanjut demi kelancaran Pemilu dan suksesnya penyelenggaraannya. (mediacenterkpuklk)

Pertama Kali di Bali, Pegawai Organik KPU Menjadi Pejabat Struktural

Bertempat di Ruang Rapat KPU Provinsi Bali, pada hari Selasa, 27 Maret 2012, Sekretaris KPU Provinsi Bali, Putu Arya Gunawan, SH., melantik Pejabat Struktural Eselon IV Sekretariat KPU Provinsi Bali dan Sekretariat KPU Kabupaten Klungkung. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten/Kota Se-Bali, perwakilan BKD dan Biro Umum Setda Provinsi Bali, Sekretaris KPU Kabupaten/Kota Se-Bali serta Pejabat Struktural di Lingkungan KPU Provinsi Bali dan KPU Kabupaten Klungkung.   KPU Bali mulai menempatkan Pegawai Organik sebagai Pejabat Struktural setelah pertama kalinya pada awal tahun 2012 ini, sesuai dengan SK Sekretaris KPU Provinsi Bali Nomor 174/Kpts/KPUProv-016/III/2012, PNS Organik Tahun 2007, I Gede Rudy Tanaya, SH dilantik menjadi Pj. Kepala Sub Bagian Program dan Data pada Sekretariat KPU Kabupaten Klungkung, menggantikan I Nyoman Sulaksana yang memasuki usia pensiun.   Sementara itu untuk mengantisipasi kebutuhan organisasi setelah adanya pegawai daerah yang pensiun dan dimutasi, maka dilantik pula 3 Pegawai Daerah untuk menduduki jabatan eselon IV di Lingkungan Sekretariat KPU Provinsi Bali, antara lain :   1. Dra. Ni Ketut Mudiarti sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Logistik ;   2. I Wayan Malih, S.Sos., sebagai Kepala Sub Bagian Program dan Data ;   3. Ni Ketut Sri Ardani, BPA sebagai Kepala Sub Bagian Organisasi dan SDM.   Dalam sambutannya, Sekretaris KPU Provinsi Bali mengharapkan agar pejabat yang baru dilantik dapat menyesuaikan diri dengan jabatan yang baru dan meningkatkan koordinasi pada masing-masing bagian maupun instansi terkait oleh karena pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2013 telah memasuki tahapan persiapan. Dan sehubungan dengan ketergantungan KPU dalam pemenuhan SDM dari Pemerintah Daerah, maka dihimbau kepada Sekretaris KPU Kabupaten/Kota Se-Bali agar mulai membina Pegawai Organik KPU yang memenuhi syarat kepangkatan sehingga memiliki kinerja yang baik, loyalitas, dedikasi dan disiplin yang tinggi untuk dapat mengisi kekosongan jabatan di waktu mendatang. (wk)

KPU Bali Luncurkan Daftar Pemilih Online

Menyongsong Pemilihan Gubernur yang akan dilaksanakan pada tahun 2013, KPU Bali yang difasilitasi oleh Badan Kesbangpol Provinsi Bali melaksanakan Acara Sosialisasi Daftar Pemilih dan Proyeksi Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi Bali pada hari Jumat 9 Maret 2012 di Gedung Wiswa Sabha kantor Gubernur Provinsi Bali. Acara Sosialisasi yang dimulai pukul 09.00 Wita dihadiri oleh Gubernur Bali, Anggota Komisi II DPR RI, Ketua DPRD Provinsi Bali, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Bali, Ketua dan Anggota KPU Provinsi Bali dan KPU Kab/Kota se- Bali, Pimpinan Partai Politik, Akademisi, LSM serta Media Massa.   Acara Sosialisasi diawali dengan Laporan Ketua Panitia, Drs. I Gede Putu Jaya Suartama, M.Si, Plt Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali yang dilanjutkan sambutan Gubernur Bali yang sekaligus membuka secara resmi Acara Sosialisasi. Dalam sambutannya, Gubernur Bali mengharapkan agar KPU Bali merancang Pemilihan Gubernur Bali 2013 dengan perencanaan yang matang dan lebih baik dari pelaksanaan sebelumnya khususnya dari aspek daftar pemilih , sehingga pada saatnya nanti KPU Bali memiliki daftar pemilh yang berkualitas dan menjamin hak pilih bagi mereka yang sudah memenuhi persyaratan.   Launching Daftar Pemilih Online ditandai dengan penarikan pita pada poster "Daftar Pemilih Online" oleh Ketua DPRD Bali yang didampingi Kepala Badan Kesbangpol dan Ketua KPU Provinsi Bali. Dengan dilaunchingnya Daftar Pemilih Online, diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi para pemilih dalam mengakses segala informasi yang berhubungan dengan Daftar Pemilih.   Anggota Komisi II DPR RI yang juga merupakan Ketua Pansus RUU Pemilu, Arif Wibowo memastikan bahwa Pemilihan Gubernur Bali akan dilaksanakan secara langsung karena RUU Pemilu yang menyangkut regulasi memerlukan pembahasan yang mendalam dan cukup rumit sehingga sulit merampungkan RUU Pemilu pada tahun ini, demikian disampaikan saat diskusi proyeksi Pemilihan Gubernur tahun 2013. (gb)

🔊 Putar Suara