Berita Terkini

Tingkatkan Kompetensi dan Kapasitas Teknis, CPNS KPU Bali Ikuti PKTBT

Denpasar, bali.kpu.go.id - Dalam rangkaian Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS, pegawai di lingkungan Sekretariat KPU Provinsi Bali Tahun 2026 mengikuti kegiatan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas (PKTBT) Gelombang II yang diselenggarakan secara daring oleh Pusat Pengembangan Kompetensi SDM KPU RI selama tiga hari, yaitu pada tanggal 9, 10, dan 13 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kapasitas teknis para CPNS dalam melaksanakan tugas dan fungsi di lingkungan KPU, khususnya dalam mendukung penyelenggaraan tahapan pemilu dan pemilihan. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali materi yang relevan sesuai dengan bidang tugas masing-masing, sehingga diharapkan mampu menjalankan peran secara profesional dan akuntabel. Salah satu materi disampaikan oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia KPU RI, Yuli Hertaty, yang menekankan pentingnya peran ASN dalam mendukung kinerja kelembagaan KPU. Dalam pemaparannya, disampaikan beberapa poin penting, antara lain: Memahami peran sebagai ASN bukan hanya sebagai pekerja, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat; Bekerja secara profesional serta tidak mudah bosan dan patah semangat, dengan terus meningkatkan kompetensi di berbagai bidang, termasuk melalui pendidikan dan pelatihan maupun jenjang pendidikan yang lebih tinggi; Menjaga integritas dalam bekerja, khususnya sebagai ASN penyelenggara Pemilu, karena integritas merupakan kunci sukses dan keberhasilan Pemilu; Mematuhi disiplin serta kode etik ASN, termasuk seluruh ketentuan dan peraturan yang berlaku; dan Menjaga netralitas sebagai penyelenggara Pemilu, baik dalam pelaksanaan Pemilu maupun Pemilihan. Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara interaktif, di mana para peserta mengikuti pemaparan materi dari narasumber serta terlibat aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Hal ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kompetensi sekaligus membangun kesiapan CPNS dalam menghadapi dinamika pekerjaan di lingkungan KPU. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh CPNS di lingkungan Sekretariat KPU Provinsi Bali dapat meningkatkan kualitas kinerja serta berkontribusi secara optimal dalam mendukung tugas kelembagaan KPU ke depan. (bt.limp/Foto KPU Bali/bt/hupmas)

Pembinaan Pegawai, Sekretaris KPU Bali Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab

Denpasar, bali.kpu.go.id - KPU Provinsi Bali menggelar kegiatan pembinaan pegawai pada Kamis, 9 April 2026, bertempat di ruang rapat KPU Provinsi Bali. Kegiatan ini dipimpin oleh Sekretaris KPU Provinsi Bali, I Made Oka Purnama, dan diikuti oleh pejabat struktural, pejabat fungsional ahli madya, serta seluruh staf pelaksana di lingkungan sekretariat. Dalam arahannya, Sekretaris menegaskan kebijakan Work From Office (WFO) bagi pejabat eselon II, III, dan pejabat fungsional ahli madya, sementara kehadiran staf diatur sesuai kebutuhan oleh masing-masing pimpinan unit kerja. Ia juga menekankan pentingnya manajemen kerja yang terstruktur melalui pelaporan rutin secara daring setiap hari, mulai dari perencanaan hingga capaian kinerja. Selain itu, kedisiplinan pegawai turut menjadi perhatian, termasuk dalam pengelolaan sampah melalui pemilahan sebelum dibuang sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan kerja. Pegawai juga diimbau untuk menggunakan dan merawat Barang Milik Negara (BMN) secara bijak di tengah keterbatasan anggaran, serta mengikuti pengembangan kompetensi melalui program e-learning tahun 2026. Menutup arahannya, Sekretaris mengingatkan bahwa Work From Home (WFH) bukan hari libur, melainkan tetap menuntut kedisiplinan dalam bekerja. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan kinerja pegawai. (bt.limp/Foto KPU Bali/bt/hupmas)

Bahas Program Strategis dan Tata Kelola Organisasi KPU Bali melalui Rapat Pleno

Denpasar, bali.kpu.go.id - KPU Provinsi Bali melaksanakan Rapat Pleno Rutin Minggu II Bulan April 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat KPU Provinsi Bali dan diikuti oleh Ketua dan Anggota KPU Provinsi Bali, Sekretaris, serta jajaran pejabat struktural dan fungsional, baik secara luring maupun daring. Senin(6/4/2026). Rapat dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, yang dalam arahannya menekankan pentingnya pelaksanaan program kerja tetap berjalan optimal, meskipun terdapat potensi penerapan Work From Home (WFH). Ia menegaskan bahwa kegiatan yang bersifat prioritas dan program nasional harus tetap dilaksanakan guna mendukung kelancaran tugas kelembagaan. Dalam rapat tersebut, masing-masing divisi menyampaikan rencana dan perkembangan kegiatan, di antaranya Divisi Hukum dan Pengawasan yang merencanakan kegiatan penyusunan abstrak JDIH dan penguatan SPIP, serta Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM yang melaporkan rencana kegiatan rakor finalisasi penyusunan modul pemilih disabilitas. Selain itu, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi juga menyampaikan terkait proses revisi anggaran karena adanya efisiensi serta validasi turunan data pemilih berkelanjutan. Sekretaris KPU Provinsi Bali turut menyampaikan sejumlah hal strategis, di antaranya terkait pengelolaan anggaran, realisasi kegiatan, serta tindak lanjut kebutuhan operasional di lingkungan KPU Provinsi Bali. Pembahasan juga mencakup penambahan sarana dan fasilitas bagi disabilitas, penguatan tata kelola administrasi, hingga kesiapan pelaksanaan kegiatan ke depan. Ketua KPU Provinsi Bali juga mendorong adanya inovasi kerja selama pelaksanaan WFH, dengan menekankan pentingnya penyusunan lembar kerja dan penguatan data sebagai nilai tambah yang dapat membedakan kinerja KPU Provinsi Bali dengan daerah lain. Rapat pleno ini turut menetapkan dokumen pelaporan Kartu Kendali Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Bulan Maret 2026 sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola organisasi. Melalui pelaksanaan rapat pleno rutin ini, diharapkan seluruh jajaran KPU Provinsi Bali dapat terus meningkatkan koordinasi, sinergi, serta kinerja dalam mendukung terselenggaranya tugas-tugas kepemiluan secara profesional dan akuntabel. (bt.limp/Foto KPU Bali/bt/hupmas)

Jaga Kelayakan Aset, KPU Provinsi Bali Lakukan Pengecekan Kendaraan Dinas

Denpasar, bali.kpu.go.id - KPU Provinsi Bali melaksanakan kegiatan pengecekan kendaraan dinas sebagai upaya memastikan kesiapan operasional serta mendukung kelancaran pelaksanaan tugas kedinasan. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap bulan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kondisi kendaraan tetap prima. Senin, 6 April 2026 Pengecekan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh kendaraan dinas yang dimiliki, meliputi pemeriksaan kondisi mesin, kelengkapan administrasi, serta aspek keselamatan kendaraan. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh kendaraan dalam kondisi layak digunakan. Melalui kegiatan ini, KPU Provinsi Bali juga menegaskan pentingnya pemeliharaan kendaraan dinas secara berkala sebagai bentuk tanggung jawab dalam pengelolaan aset negara. Selain itu, langkah ini menjadi upaya preventif guna meminimalisir potensi kendala teknis saat kendaraan digunakan dalam menunjang aktivitas kelembagaan. Seluruh jajaran yang bertanggung jawab atas penggunaan kendaraan dinas diimbau untuk senantiasa menjaga dan merawat kendaraan dengan baik, serta menggunakannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan dilaksanakannya pengecekan rutin setiap bulan ini, diharapkan seluruh kendaraan dinas KPU Provinsi Bali dapat terus mendukung kinerja organisasi secara optimal, efektif, dan efisien.(bt.limp/Foto KPU Bali/bt/hupmas)

Momentum Purnama Kedasa, KPU Bali Laksanakan Persembahyangan Bersama

Denpasar, bali.kpu.go.id - Bertepatan dengan rahina Purnama Kedasa, seluruh jajaran Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali melaksanakan persembahyangan bersama Kamis, 2 April 2026 . Hari Raya Purnama Kadasa merupakan hari suci bulan purnama yang jatuh pada bulan kesepuluh (Sasih Kadasa) dalam kalender Bali/Saka. Hari ini dianggap sebagai puncak purnama (bulan penuh) yang paling suci, dan sering disebut sebagai inti dari seluruh purnama. Perayaan Purnama Kadasa bertujuan untuk menghormati Sang Hyang Sunya Amerta (pemberi air kehidupan) untuk memohon keberkahan, serta menyucikan diri secara jasmani dan rohani. Demikian pula bagi jajaran KPU Bali, perayaan ini dimaknai sebagai kesempatan untuk memperkuat spiritualitas serta memohon anugerah agar seluruh tugas dan kewajiban sebagai penyelenggaraan pemilu dapat berjalan lancar.

KPU Bali Ikuti FGD Pengembangan Kompetensi SDM Berbasis LMS Kepemiluan Tahun 2026

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia melalui Learning Management System (LMS) Kepemiluan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh KPU RI pada 1 April 2026 di Kantor KPU Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota KPU Bali I Gede John Darmawan serta Kepala Bagian SDM I Wayan Gede Budhiartha, bersama peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. FGD ini bertujuan untuk merumuskan pengembangan kompetensi SDM KPU melalui sistem pembelajaran digital berbasis LMS. Fokus pembahasan meliputi penyusunan kurikulum, pengelompokan kompetensi, pengembangan aplikasi, serta optimalisasi pelatihan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Diskusi dilakukan secara terarah guna menghasilkan model pembelajaran yang dapat diterapkan secara nasional. Dalam sambutannya, Anggota KPU RI Divisi SDM Parsadan Harahap menekankan pentingnya LMS sebagai strategi penguatan kapasitas SDM KPU. Sementara itu, para narasumber memaparkan pentingnya investasi jangka panjang pada pengembangan SDM berbasis teknologi informasi, serta mendorong transformasi digital dalam tata kelola kepemiluan. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah aplikasi SIPATEN sebagai platform pembelajaran mandiri bagi jajaran KPU. Sebagai penutup, kegiatan ini menghasilkan berbagai masukan strategis, termasuk perlunya penyempurnaan sistem agar lebih inklusif dan berkelanjutan. Hasil FGD akan menjadi bahan tindak lanjut dalam perumusan kebijakan serta akan dibahas lebih lanjut pada pertemuan berikutnya, guna memastikan pengembangan kompetensi SDM KPU semakin terarah, sistematis, dan mampu menjawab tantangan penyelenggaraan pemilu ke depan.