Denpasar, bali.kpu.go.id - Purnama Sasih Kapitu, bulan purnama ketujuh dalam kalender Bali, diperingati pada Sabtu (3/1/2026) dan bertepatan dengan hari suci Tumpek Krulut. Peringatan ini ditandai dengan pelaksanaan persembahyangan dan upacara adat di berbagai pura serta kantor pemerintahan di Bali sebagai wujud permohonan keselamatan, keharmonisan, dan kesejahteraan. Tumpek Krulut merupakan hari raya Hindu Bali yang dirayakan setiap 210 hari atau enam bulan sekali pada Sabtu Kliwon Wuku Krulut. Hari suci ini dikenal sebagai “Hari Kasih Sayang” versi Bali yang menekankan nilai cinta kasih, keindahan, dan harmoni. Perayaan Tumpek Krulut memuliakan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasi-Nya sebagai Dewa Iswara atau Kawiswara, serta identik dengan pementasan seni, seperti odalan gong dan piodalan tetangguran sebagai simbol penyucian dan keseimbangan. Sejalan dengan peringatan tersebut, KPU Provinsi Bali melaksanakan piodalan di Kantor KPU Provinsi Bali. Kegiatan ini merupakan tradisi rutin KPU Bali yang bertujuan untuk meningkatkan sradha dan bhakti, sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai Tri Hita Karana melalui persembahyangan bersama guna memohon kelancaran dan keberkahan dalam pelaksanaan tugas-tugas kepemiluan. Upacara keagamaan yang berlangsung setengah hari ini ditutup dengan makan siang bersama sebagai wujud kebersamaan dan penguatan sinergi. Melalui pelaksanaan piodalan secara berkesinambungan, KPU Provinsi Bali menegaskan komitmennya dalam melestarikan budaya dan kearifan lokal Bali, serta menumbuhkan semangat welas asih dan harmoni sejalan dengan makna Tumpek Krulut, tanpa mengesampingkan profesionalisme kelembagaan. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)