Berita Terkini

KPU Bali Menghadiri Talkshow Gerakan Perubahan untuk Restorasi Indonesia Sebagai Narasumber

Denpasar, bali.kpu.go.id - Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, menjadi narasumber dalam acara Talkshow Gerakan Perubahan untuk Restorasi Indonesia yang digelar oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Bali. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-14 Partai NasDem. Sabtu, 8 November 2025, bertempat di Kantor DPW Partai NasDem Bali. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Doa, dilanjutkan dengan laporan Wakabid Kaderisasi dan Pendidian Politik, I Kadek Eggy Segel. Dilanjutkan dengan sambutan sekaligus membuka acara oleh Ketua DPW NasDem, I Nengah Senantara. Rangkaian acara talkshow berlangsung dengan dua sesi utama yang menghadirkan sejumlah narasumber, moderator, dan peserta dari kalangan kader serta masyarakat umum. Dalam materinya, Agung Lidartawan menekankan pentingnya edukasi politik sebagai proses pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi warga negara dalam kehidupan politik. Ia menjelaskan bahwa edukasi politik harus menyentuh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pemilih pemula, agar memiliki kesadaran politik yang kritis dan rasional. Agung Lidartawan juga memaparkan peran pemilih cerdas, yaitu masyarakat yang mampu menganalisis visi, misi, dan rekam jejak calon sebelum menentukan pilihan. Pemilih cerdas, menurutnya, adalah mereka yang aktif dalam pengawasan pemilu serta menolak politik transaksional demi terwujudnya pemilu yang bersih dan berintegritas. Acara diakhiri dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama. KPU Provinsi Bali senantiasa mendukung setiap kegiatan yang bersifat edukatif dan berorientasi pada peningkatan literasi politik masyarakat, selama sejalan dengan prinsip netralitas, independensi, dan profesionalisme lembaga penyelenggara pemilu. (bt.limp/Foto KPU Bali/bt/hupmas)

KPU Provinsi Bali Gelar Kegiatan Bersih-Bersih Halaman Kantor untuk Ciptakan Lingkungan Kerja yang Nyaman

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali melaksanakan kegiatan bersih-bersih di area halaman kantor, Jumat pagi (7/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat KPU Provinsi Bali. Kegiatan gotong royong ini bertujuan untuk menjaga kebersihan serta memperindah lingkungan kantor, sekaligus menciptakan suasana kerja yang sehat dan nyaman. Seluruh peserta tampak antusias membersihkan area taman, memangkas rumput, serta merapikan tanaman di sekitar kantor. Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antarpegawai di lingkungan KPU Provinsi Bali. Melalui semangat gotong royong, diharapkan tercipta rasa memiliki terhadap lingkungan kerja sehingga dapat mendukung kinerja yang lebih optimal. KPU Provinsi Bali secara rutin melaksanakan kegiatan kebersihan seperti ini, sebagai wujud komitmen untuk menerapkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

KPU Provinsi Bali Gelar Apel Pagi, Fokus pada Penguatan Disiplin dan Tanggung Jawab

Denpasar, bali.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali melaksanakan apel pagi di halaman kantor KPU Provinsi Bali, Jumat (7/11/2025). Apel dipimpin oleh Sekretaris KPU Provinsi Bali, I Made Oka Prnama dan diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat KPU Provinsi Bali beserta mahasiswa magang. Dalam arahannya, Oka Purnama menegaskan pentingnya menjaga kedisiplinan dalam bekerja, baik bagi pegawai sekretariat maupun mahasiswa magang yang sedang melaksanakan tugas di lingkungan KPU Provinsi Bali. Disiplin disebut sebagai kunci utama dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang tertib dan profesional. Selain itu, Ia juga mengingatkan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Oleh karena itu, seluruh jajaran diimbau untuk mempersiapkan dokumen dan laporan dengan sebaik-baiknya, serta memastikan seluruh kegiatan administrasi berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Apel pagi ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kerja dan tanggung jawab bersama, guna menjaga citra serta akuntabilitas KPU Provinsi Bali sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang profesional dan berintegritas. (bt.limp/Foto KPU Bali/bt/hupmas)

KPU Bali Hadiri Forum Indeks Partisipasi Politik, Bahas Penguatan Demokrasi di Daerah

Denpasar, bali.kpu.go.id - Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali, I Gede John Darmawan, menghadiri Forum Indeks Partisipasi Politik yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali, bertempat di Golden Tulip Jineng Resort, Denpasar, Rabu (5/11/2025). Forum ini dibuka secara resmi oleh Tjokorda Bagus Pemayun, Staf Ahli Gubernur Bali yang mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Bali. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya forum semacam ini sebagai wadah memperkuat indeks demokrasi Indonesia melalui kolaborasi aktif seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai lembaga nasional dan daerah, di antaranya Dr. Drs. Akbar Ali, M.Si. (Direktur Politik Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri), Nurma Midayanti (Direktur Statistik Ketahanan Sosial BPS), Maharani (Perencana Ahli Madya Bappenas), serta Anak Agung Gede Dirga Kardita, S.ST., M.Si. (Fungsional Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Bali). Dalam paparannya, Akbar Ali menjelaskan bahwa Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) telah ditetapkan sebagai Indikator Utama Pembangunan (IUP) dalam RPJPN 2025–2045, RPJMN, dan RPJMD, sehingga menjadi ukuran penting bagi seluruh pemerintah daerah, termasuk gubernur, dalam menilai keberhasilan pembangunan politik yang demokratis. Ia juga memaparkan bahwa nilai IDI nasional tahun 2024 mengalami peningkatan sebesar 0,3 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, Provinsi Bali mencatat prestasi membanggakan dengan menempati peringkat kedua tertinggi nasional, meraih skor 88,34 atau meningkat 3,21 poin dari tahun 2023. Peningkatan ini terutama didorong oleh perbaikan pada aspek kebebasan dan kesetaraan, yang masing-masing naik menjadi 91,1 dan 86,63. Meski demikian, Akbar Ali menekankan bahwa beberapa indikator seperti kebebasan pers dan transparansi kebijakan publik masih perlu diperkuat. Ia menegaskan bahwa demokrasi yang sehat tidak hanya diukur dari pelaksanaan prosedural, tetapi juga dari kualitas substansi dan partisipasi masyarakat yang bermakna. John Darmawan, turut menyampaikan pandangan terkait pelaksanaan pemilu dan dinamika partisipasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa potensi kecurangan pemilu umumnya terjadi di tahap pelaksanaan, bukan pada penyelenggara. “KPU senantiasa menjunjung tinggi prinsip transparansi dan integritas dalam setiap tahapan pemilu. Namun, tantangan kita adalah bagaimana memperkuat substansi sosialisasi politik, bukan sekadar prosedur,” ujar John. Ia juga menyoroti pentingnya strategi edukasi politik yang lebih adaptif bagi generasi muda yang kini menjadi segmen terbesar dalam daftar pemilih dan relatif mudah dimobilisasi secara politik. John menambahkan bahwa peningkatan indeks demokrasi juga harus diiringi dengan peningkatan anggaran pendidikan pemilih, khususnya bagi pemilih pemula, agar partisipasi politik tidak hanya meningkat secara kuantitatif, tetapi juga berkualitas. Ia mengajak seluruh unsur pemerintahan, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya politik yang rasional, beretika, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Forum ini juga menjadi ajang pertukaran gagasan antara lembaga pusat dan daerah mengenai strategi mempertahankan dan meningkatkan capaian IDI Bali di tahun-tahun mendatang. Para peserta sepakat bahwa demokrasi tidak cukup hanya dengan menjaga kebebasan berekspresi, tetapi juga harus menjamin kesetaraan dan memperkuat kapasitas lembaga demokrasi agar mampu menyalurkan aspirasi publik secara efektif. Acara ditutup dengan closing statement dari Dr. Akbar Ali yang menegaskan bahwa demokrasi yang kuat harus berakar pada kesadaran kolektif dan konsistensi semua pihak dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan narasumber sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat demokrasi dan meningkatkan indeks partisipasi politik di Provinsi Bali.

KPU Bali Laksanakan Apel Pagi, Sekretaris Tekankan Pentingnya Kelengkapan SPJ dan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali kembali melaksanakan apel pagi rutin yang berlangsung di halaman kantor KPU Bali, Selasa (4/11/2025). Apel dipimpin oleh Sekretaris KPU Provinsi Bali, I Made Oka Purnama, dan diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat serta staf. Dalam arahannya, Oka Purnama menyampaikan bahwa saat ini KPU Provinsi Bali masih menunggu pelaksanaan entry meeting oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, setelah sebelumnya BPK Perwakilan Provinsi Bali menyelesaikan kegiatan exit meeting. Ia mengingatkan seluruh bagian agar segera melengkapi dan menyiapkan seluruh dokumen pertanggungjawaban (SPJ) dengan baik dan lengkap. “Untuk setiap bagian mohon memastikan kelengkapan SPJ masing-masing, karena kita sedang menunggu proses pemeriksaan dari BPK RI,” ujar Oka Purnama. Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya menindaklanjuti berbagai masukan dan saran yang telah disampaikan oleh BPK Perwakilan Bali pada pemeriksaan tahun ini. Menurutnya, seluruh catatan tersebut hendaknya dijadikan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan dalam pelaksanaan kegiatan pada tahun-tahun mendatang. “Segala saran yang diberikan BPK hendaknya kita jadikan pembelajaran untuk memperbaiki tata kelola administrasi dan keuangan agar ke depan menjadi lebih baik lagi,” tambahnya. Apel pagi di lingkungan KPU Provinsi Bali rutin dilaksanakan sebagai sarana pembinaan, koordinasi, serta penyampaian informasi terkini kepada seluruh pegawai dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kelembagaan.

Rapat Pleno KPU Bali Fokus pada Transparansi, Akuntabilitas, dan Penyelesaian Program Akhir Tahun

Denpasar, bali.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali melaksanakan rapat pleno rutin pada Senin (3/11/2025) di Ruang RPP (Rumah Pintar Pemilu) KPU Provinsi Bali. Rapat yang dipimpin Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, dihadiri oleh seluruh anggota KPU, sekretaris, serta pejabat struktural dan fungsional sekretariat. Dalam arahannya, Ketua KPU Bali menekankan pentingnya setiap divisi melaporkan kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan, termasuk persiapan menghadapi pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang rencananya akan dilakukan langsung oleh tim dari Jakarta. Rapat juga membahas agenda kegiatan masing-masing divisi, seperti Divisi Teknis yang akan mengikuti pelantikan Tim Pemeriksa Daerah di Jakarta, serta Divisi Hukum dan Pengawasan yang mempersiapkan kegiatan pelantikan serupa. Sementara itu, Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM melaporkan hasil kegiatan sosialisasi bersama Pertuni (Persatuan Tunanetra Indonesia) Provinsi Bali yang menghasilkan sejumlah masukan penting terkait aksesibilitas pemilih disabilitas pada Pemilu mendatang. Selain itu, turut dibahas rencana kegiatan FGD dan rakor dengan KPU Kabupaten/Kota se-Bali, pelaksanaan kegiatan “Live Podcast” sebagai media sosialisasi, serta persiapan pelaksanaan kegiatan di wilayah 3T (Tertinggal, Terluar, dan Terpencil). Di sisi lain, Sekretaris KPU Bali, I Made Oka Purnama, menyampaikan perkembangan pemeriksaan BPK dan tindak lanjut temuan sebelumnya, serta menegaskan agar seluruh kegiatan mengacu pada ketentuan Standar Biaya Masukan (SBM). Rapat pleno ditutup dengan penegasan Ketua KPU Bali agar seluruh divisi segera menuntaskan program dan serapan anggaran sebelum pertengahan Desember 2025. (bt.limp/Foto KPU Bali/bt/hupmas)

Populer

Belum ada data.