Berita Terkini

Perayaan HUT RI ke-71 di KPU Bali Berlangsung Meriah

Jumat, 12 Agustus 2016 bertempat dihalaman kantor KPU Provinsi Bali diadakan acara lomba yang diikuti oleh seluruh jajaran KPU Provinsi Bali dan jajaran KPU Kabupaten/Kota se-Bali dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke -71. Acara yang diawali senam jantung sehat ini berlangsung dengan meriah, meskipun cuaca saat acara berlangsung diselingi dengan hujan yang cukup deras. Berbagai macam jenis permainan dilombakan pada acara yang dipimpin oleh Sekretaris KPU Provinsi Bali Putu Arya Gunawan, SH. Lomba ini dilaksanakan untuk meningkatkan rasa nasionalis sebagai bangsa Indonesia dan mempererat rasa kekeluargaan antar seluruh jajaran KPU Provinsi Bali dan jajaran KPU Kabupaten/Kota se-Bali. Beberapa lomba yang dilaksanakan adalah balap karung, balap klereng, lari bakiak dan lomba joget. Untuk penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba diserahkan langsung oleh Ketua KPU Provinsi Bali dan Komisioner serta Sekretaris KPU Provinsi Bali.

Desiminasi Riset Tema “Suara Tidak Sah”

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali mengundang Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali, Kesbangpollinmas Provinsi Bali, Persatuan Wartawan Indonesia,  Akademisi dari tujuh perguruan tinggi di Denpasar serta KPU Kabupaten/Kota se-Bali dalam acara Desiminasi Riset Pencermatan Pola Suara Sah dan Tidak Sah Hasil Pilpres Tahun 2014. Acara yang diadakan kamis (11/8) di ruang rapat KPU Provinsi Bali dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, ST dan dihadiri pula oleh Komisioner KPU Provinsi Bali Dr. Ni Wayan Widhiasthini,S.Sos,M.Si. Ir, I wayan Jondra, Ni Putu Ayu Winariati,SP serta pejabat struktural KPU Provinsi Bali ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dari regulasi di TPS. Riset dengan tema “suara tidak sah” dilakukan pada TPS 2 dan 3 Desa Melinggih Kecamatan Payangan Kabupaten Gianyar. Diskusi yang dipandu oleh Komisioner KPU Provinsi Bali Dr. Ni Wayan Widhiasthini,S.Sos,M.Si. melibatkan seluruh undangan untuk ikut berdiskusi menyampaikan pendapat dan masukan bagi terbentuknya kualitas Pemilu yang lebih baik dan berkualitas. Dengan ragam masukan dari peserta diskusi, maka untuk mengetahui bagaimana terjadinya suara tidak sah yang begitu besar dalam Pemilu adalah pekerjaan yang tidak mudah. Jadi dianjurkan dilakukan penelitian kelapangan secara langsung.

Paket “SURYA” Serahkan Syarat Dukungan

Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan dan Gede Dharma Wijaya yang tergabung dalam paket “SURYA” mendatangi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Buleleng untuk menyerahkan syarat dukungan calon perseorangan. (10/08/16)Memutuskan maju melalui jalur perseorangan, didampingi oleh puluhan pendukungnya paket “SURYA” tiba di Kantor KPU Kabupaten Buleleng  dihari terakhir masa penyerahan syarat dukungan bakal calon perseorangan pada Pukul. 15.11 WITA, 49 Menit sebelum waktu penyerahan berkas dan diterima langsung oleh Ketua KPU Buleleng Gede Suardana bersama Anggota lainnya.Untuk Pilkada Buleleng Tahun 2017, jumlah syarat minimal dukungan bakal calon perseorangan ditetapkan di angka 40.238 dukungan dengan sebaran minimal di lima kecamatan. Tahapan pendaftaran pasangan calon akan dimulai dari tanggal 21 September 2016 sampai dengan 23 September 2016 mendatang.Proses verifikasi dukungan langsung dilakukan oleh tim verifikator KPU Buleleng setelah diserahkan secara simbolik oleh Dewa Sukrawan kepada Ketua KPU Buleleng disaksikan oleh Ketua Panwaslih Kabupaten Buleleng dan pihak dari KPU Provinsi Bali. Masa tahapan verifkasi akan berakhir pada tanggal 12 Agustus 2016.  Dihari yang sama, hadir juga pasangan bakal calon I Gusti Ketut Adi Yustika Aryawan dan Luh Made Marwati yang tergabung dalam paket “YUS-MARWATI”. Namun pada kesempatan tersebut, tim dari pasangan yang sebelumnya akan malalui jalur perseorangan tersebut menyatakan pembatalan dikarenakan akan menempuh jalur partai politik. (gb)  

KPU Bali Menerima Kunjungan KPU Sarolangun

Bertempat di Rumah Pintar Pemilu Provinsi Bali, Komisioner KPU Provinsi Bali Dr. Ni Wayan Widhiasthini,S.Sos,M.Si, didampingi oleh Sekretaris KPU Provinsi Bali Putu Arya Gunawan, SH menerima kunjungan dari KPU Kabupaten Sarolangun  (rabu,10/8) Pada kesempatan ini KPU Kabupaten Sarolangun yang diwakili oleh Ketua KPU Kabupaten Sarolangun, Ahyar yang didampingi oleh komisioner KPU Kabupaten Sarolangun dan Sekretaris KPU Kabupaten Sarolan serta Kasubag dan staf yang mendampingi mengatakan bahwa tujuan dari kunjungan ini adalah untuk melaksanakan Studi Pembelajaran tentang produk-produk hukum agar tidak menyalahi aturan yang berlaku dan menambah referensi tentang transparansi informasi Pemilu di Bali.

POLDA Bali Siap Amankan AESF III

Dalam upaya mengamankan pelaksanaan Asian Electoral Stakeholder Forum III (AESF III)yang akan dilaksanakan tanggal 22-26 Agustus 2016 di Provinsi Bali, Komisi Pemilhan Umum (KPU) Republik Indonesia dan KPU Provinsi Bali selaku tuan rumah terus melaksankan koordinasi dengan aparat keamanan, Kamis kemarin dilaksanakan koordinasi dengan Polda Bali yang diterima langsung oleh Wakapolda Bali (4/8/2016). Nampaknya Polda Bali menaruh atensi yang luar biasa terhadap kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh KPU. Sebagai bukti atensi Polda Bali dalam audiensi yang dikoordinasikan melalui Whatsapp, Anggota KPU RI Ferry Kurnia Rizkiansyah didampingi oleh Kepala Biro dan Wakil Kepala Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal KPU RI, Ketua KPU BaliI Dewa Kade  Wiarsa Raka Sandi, dan AnggotaI Wayan Jondra serta Kadek Wirati diterima langsung oleh Wakapolda Bali. Dalam diskusi yang cukup cair nampaknya Wakapolda Bali telah memahami latar belakang pemilihan tempat konfrensi ini di Discovery Kartika Plaza. Walaupun sedikit terbuka, hotel ini, namun Wakapolda Bali menjajikan pelaksanaan pengamanan secara proporsional. Anggota KPU RI Ferry Kurnia Rizkiansyah, pada kesempatan tersebut memaparkan rencana pelaksanaan AESF tersebut, menyangkut peserta, narasumber, dan akan dibuka oleh Presiden RI. Menanggapi hal ini, Wakapolda Bali didampingi KaroOp, Dir Intel, Satlantas, mengharapkan agar dilaksanakan koordinasi lebih lanjut terkait dengan kegiatan yang pasti guna penyiapan sistem pengamanan yang memadai. Terlebih jika Presiden yang membuka agar KPU berkoordinasi dengan Pangdam selaku Panglima pengamanan Presiden di Bali. Dalam kesempatan yang baik tersebut Anggota KPU RI Ferry Kurnia Rizkiansyah, menitipkan keamanan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Buleleng yang sedianya dilaksanakan tahun 2017. Menanggapi hal tersebut Wakapolda menyatakan kesiapannya, terlebih Wakapolda, Danrem, dan Gubernur dari Buleleng, tentu sudah menjadi kewajiban Polda untuk mengamankannya. Audiensi yang berlangsung kekeluargaan ini ditutup dengan foto bersama di lobby Mapolda Bali.(wj)

Gubernur Bali Siap Dukung AESF III

Menyambut pelaksanaan Asian Electoral Stakeholder Forum III (AESF III)yang akan dilaksanakan tanggal 22-26 Agustus 2016 di Provinsi Bali, Komisi Pemilhan Umum (KPU) Republik Indonesia dan KPU Provinsi Bali selaku tuan rumah terus memantapkan persiapannya salah satunya dengan berkoordinasi ke pemerintah daerah Provinsi Bali(4/8/2016). Disambut langsung oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Anggota KPU RI Ferry Kurnia Rizkiansyah didampingi oleh Kepala Biro dan Wakil Kepala Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal KPU RI, Ketua dan Anggota KPU Bali, Sekretaris KPU Bali, Asisten I serta jajaran Pejabat Struktural Setda Pemprov Bali menyampaikan secara rinci agenda-agenda pada acara yang rencananya akan dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Diikuti oleh 182 orang peserta dari 43 Negera di Asia serta Jajaran KPU se-Indonesia, acara yang mengusung tema “Transparency and Integrity for Quality Elections” ini sangat disambut baik dan didukung oleh Gubernur Bali. Ia menyatakan akan menjamu seluruh peserta untuk makan malam pada tanggal 23 Agustus 2016 di Jayasabha (Rumah Dinas Gubernur Bali). Menurutnya, acara semacam ini dapat juga dijadikan sebagai ajang mempromosikan pariwisata Bali dan Indonesia khususnya bagi peserta yang berasal dari Luar Negeri.Dalam diskusi yang berjalan penuh keakraban tersebut bahkan tanpa terasa lebih dari satu jam perbincangan berlalu dengan santai dan berbobot. Bahkan tidak sedikit pemikiran-pemikiran cerdas Gubernur Bali tentang keadaan bangsa ini dititipkan kepada Ferry  Kurnia Rizkiansyah. Acara yang bertujuan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang pelaksanaan Pemilu yang transparan,  berintegritas dan berkualitas antara pemangku kepentingan Pemilu se-Asia,  membangun hubungan baik bukan hanya antar penyelenggara Pemilu negara-negara peserta namun juga dengan pemangku-pemangku kepentingan Pemilu lainnya serta memperkenalkan pada dunia Internasional sistem pemilu di Indonesia yang  transparan ini rencananya akan mendatangkan narasumber seperti Prof. Dr. Jimmly Asshiddiqie, SH (Ketua DKPP RI), Hadar Nafis Gumay dan Arief Budiman(Anggota KPU RI), Michael McNulty (Senior Program Manager, National Democratic Institute for International Affairs) serta Koul Panha(Deputy Chairman of ANFREL). (gb)

🔊 Putar Suara