Berita Terkini

KPU Provinsi Bali menggelar Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2025

Denpasar, bali.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali menggelar Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2025 di Ruang Rapat Kantor KPU Kabupaten Badung. Rapat yang dimulai pukul 08.30 WITA ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Ketua dan Anggota KPU Provinsi Bali, perwakilan instansi vertikal seperti Kepolisian, TNI, Imigrasi, Bawaslu, Dukcapil, Kumham, Kesbangpol dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali hingga jajaran KPU Kabupaten/Kota se-Bali. Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemutakhiran data sebagai landasan pemilu dan pemilihan yang berkualitas. Ia menekankan bahwa meskipun tanpa anggaran khusus, kerja cerdas dan cepat tetap harus diutamakan demi memastikan kualitas data pemilih yang akurat dan terpercaya untuk Pemilu dan Pemilihan 5 Tahun mendatang.  Materi pemutakhiran data dipaparkan secara teknis oleh Anggota Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya  serta Kepala Bagian Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Provinsi Bali, I Wayan Gede Budiartha dan Kasubbag Perencanaan KPU Provinsi Bali, Ni Ketut Arini, dengan fokus pada data turunan DP4 yang mencakup tujuh kategori, seperti pemilih baru, pindah masuk dan keluar, meninggal, hingga pemilih ganda. Data dari Aplikasi SIDALIH menunjukkan adanya 71.939 potensi pemilih baru, 33.276 pindah masuk, 28.070 pindah keluar, serta 8.722 data pemilih meninggal, yang semuanya memerlukan tindak lanjut dan klarifikasi oleh KPU Kabupaten/Kota. Penutupan rapat disampaikan oleh I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya, yang mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pemutakhiran data ini sebagai tonggak awal peningkatan kualitas demokrasi menuju Pemilu 2029. Dukungan lintas sektoral dan komitmen bersama diharapkan dapat menjadikan Bali sebagai model nasional dalam pengelolaan data pemilih yang akurat, transparan, dan berkelanjutan. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)

KPU Bali menghadiri Pelaksanaan Focus Grup Discussion (FGD) Penyusunan Indeks Demokrasi Indonesia 2024

Denpasar, bali.kpu.go.id - Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan menghadiri pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Indeks Demokrasi Indonesia tahun 2024 yang digelar di Ruang Rapat Bung Karno, Gedung Bangsa, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali, Rabu (4/6/2025). Kegiatan FGD diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya tiga stanza secara Bersama-sama. Acara dilanjutkan dengan pembacaan laporan oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri, I Made Artanegara. Sambutan sekaligus pembukaan secara resmi disampaikan oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali, Gede Suralaga. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga kualitas demokrasi, khususnya dalam hal kebebasan berekspresi dan perlindungan Hak Asasi Manusia. Ia juga mengingatkan pentingnya mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi berjudul "Penjelasan Umum Indeks Demokrasi Indonesia" yang disampaikan oleh A.A. Gede Dirga Kardita selaku fasilitator. Dalam sesi diskusi yang menyusul, peserta diberi ruang untuk menyampaikan saran, masukan, kritik, maupun klarifikasi terkait indicator maupun kasus-kasus yang terjadi selama penyelenggaraan Pemilu 2024. FGD ini diikuti oleh 22 peserta dari berbagai instansi, Lembaga, dan organisasi, termasuk di antaranya KPU Provinsi Bali. Kehadiran para pemangku kepentingan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi penting dalam penyusunan IDI yang lebih objektif dan representative terhadap situasi demokrasi di Indonesia, khususnya di wilayah Bali. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)

CPNS KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali mengikuti kegiatan orientasi tugas di Lingkungan Sekretariat KPU, KPU Provinsi/KIP Aceh serta KPU Kabupaten/Kota yang dilaksanakan secara hybrid

Denpasar, bali.kpu.go.id - CPNS KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali mengikuti kegiatan orientasi tugas di Lingkungan Sekretariat KPU, KPU Provinsi/KIP Aceh serta KPU Kabupaten/Kota yang dilaksanakan secara hybrid. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid pada Rabu (4/6), bertempat di Ruang Rapat KPU Provinsi Bali. Ortug hari pertama dibuka secara resmi dengan pembacaan sambutan Sekretaris Jenderal KPU Republik Indonesia, Bernad Dermawan Sutrisno, yang diwakili oleh Deputi Bidang Administrasi KPU, Suryadi. Dalam sambutannya, Sekjen menyampaikan harapan agar para CPNS mampu menjalankan tugas kedinasan dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, menjunjung tinggi netralitas, serta adaptif terhadap dinamika pekerjaan. Ia juga mendorong peserta untuk menyerap sebanyak mungkin ilmu selama kegiatan Ortug berlangsung. Berharap CPNS yang baru dapat menjadi bagian dari penguatan demokrasi dengan tetap menjaga marwah kelembagaan dan semangat pelayanan publik yang professional Setelah sesi pembukaan, peserta Ortug hari pertama dijadwalkan mengikuti lima materi pembekalan. Materi pertama disampaikan oleh Biro Teknis, dilanjutkan sesi kedua oleh Biro Logistik. Selanjutnya, peserta akan menerima materi dari Biro Perencanaan dan Organisasi, Biro Pengelolaan Barang Jasa dan Barang Milik Negara, serta Biro Umum. Turut hadir dalam pembukaan kegiatan ini Sekretaris KPU Provinsi Bali, I Made Oka Purnama, serta para pejabat struktural dan fungsional di lingkungan KPU Bali. Kegiatan Ortug yang akan dilaksanakan  selama 2 hari ini (4-5 Juni 2025)  merupakan bagian dari proses pembentukan aparatur sipil negara yang kompeten, berintegritas, dan siap mengemban amanah dalam mendukung pelaksanaan pemilu dan pemilihan yang demokratis. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)

Pembekalan tugas dan fungsi pada divisi Teknis Penyelenggaraan dan Divisi Sosialisai untuk CPNS 2024

Denpasar, bali.kpu.go.id - Memasuki hari ketiga pelaksanaan Panggilan Melaksanakan Tugas Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Sekretarit Jendral Komisi Pemilihan Umum Tahun 2024, KPU Provinsi Bali menghadirkan pembekalan penting dari dua divisi strategis, yaitu Divisi Teknis Penyelenggaraan serta Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia.   Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (4/6) ini diawali dengan pemaparan materi teknis oleh Anggota KPU Provinsi Bali, Luh Putu Sri Widyastini, yang menjabat sebagai Anggota Divisi Teknis Penyelenggaraan. Didampingi oleh Kepala Bagian Teknis Penyelenggaraan, I Gusti Made Gustem Lasida, disini dipaparkan berbagai tahapan penting dalam proses penyelenggaraan Pemilu. Materi yang disampaikan meliputi tahapan pencalonan, verifikasi dan penetapan calon, proses pemungutan suara, hingga penetapan hasil Pemilu dan pelantikan. Sesi berikutnya dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh I Gede John Darmawan, Anggota KPU yang membidangi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia. Dalam paparannya, John Darmawan menekankan pentingnya peran divisinya dalam meningkatkan kualitas demokrasi melalui sosialisasi yang efektif, pendidikan pemilih, serta partisipasi aktif masyarakat. Ia juga menguraikan sejumlah aspek penting lainnya, seperti strategi kampanye dan kehumasan, kerja sama antar lembaga, pengelolaan informasi publik, pengusulan pergantian antar waktu (PAW) anggota KPU Kabupaten/Kota, hingga pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan KPU. Setelah penyampaian materi dari kedua narasumber, kegiatan dilanjutkan dengan sesi orientasi oleh KPU RI, yang memberikan pembekalan mengenai peran, fungsi, dan tanggung jawab CPNS dalam mendukung tugas kelembagaan KPU secara profesional, akuntabel, dan berintegritas. Kegiatan orientasi ini dirancang untuk membekali para CPNS dengan pemahaman yang komprehensif mengenai tugas-tugas di lingkungan KPU, terutama menjelang pelaksanaan tahapan Pemilu yang semakin kompleks. Orientasi akan berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 4 hingga 5 Juni 2025. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)

KPU Bali Gelar Apel Pagi Rutin, Soroti Pentingnya Kebersihan dan Pemilhan Sampah

Denpasar, bali.kpu.go.id - Pemilihan Umum Provinsi Bali menggelar apel pagi yang dilaksanakan di halaman Kantor KPU Bali pada Rabu (04/06/2025). Apel tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Keuangan, Umum, dan Logistik, Santi Chovarida. Dalam amanatnya, Santi Chovarida menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kantor. Ia mengajak seluruh jajaran KPU Bali untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dengan melakukan pemilahan yang benar. Tiga jenis tempat pembuangan disiapkan untuk mendukung program ini, yakni untuk sampah organik, sampah anorganik, dan sampah residu. "Menjaga kebersihan kantor adalah tanggung jawab bersama. Dengan memilah sampah sejak dari sumbernya, kita tidak hanya menjaga lingkungan kantor tetap bersih, tapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan secara umum, buanglah sampah sesuai dengan sumbernya" ujar Santi. Apel pagi ini diikuti oleh seluruh jajaran pegawai KPU Bali, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), serta mahasiswa magang yang sedang menjalani masa praktik kerja di KPU Provinsi Bali. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)

KPU Bali melaksanakan Pembekalan tugas dan fungsi pada divisi keuangan, unum, rumah tangga dan logistik untuk cpns 2024

Denpasar, bali.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali menyelenggarakan kegiatan pembekalan tugas dan fungsi pada Divisi Keuangan, Umum, Rumah Tangga, dan Logistik bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor KPU Provinsi Bali, Selasa (3/6). Kegiatan pembekalan dibuka oleh Sekretaris KPU Provinsi Bali, I Made Oka Purnama, yang sekaligus memperkenalkan ruang lingkup kerja Divisi Keuangan, Umum, dan Logistik kepada para peserta. Pembekalan kemudian dilanjutkan oleh Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, yang menyampaikan materi secara mendalam terkait peran dan tanggung jawab di divisi-divisi tersebut. Dalam paparannya, Agung Lidartawan menekankan pentingnya memahami proses dalam penyelenggaraan pemilu. Ia menyampaikan, “Pemilu adalah prosedur yang dapat diprediksi tetapi hasil yang tidak dapat diprediksi, bukan hasil yang dapat diprediksi, prosedur yang tidak dapat diprediksi.” Ungkapan ini menggarisbawahi dinamika dalam proses demokrasi yang harus dikelola dengan profesionalisme dan integritas. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif, di mana para CPNS tampak sangat antusias mengajukan pertanyaan, khususnya seputar informasi dan dinamika kepemiluan. Antusiasme ini menunjukkan kesiapan dan semangat para CPNS dalam memahami peran strategis mereka dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan pemilu di masa mendatang. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)