Berita Terkini

Indonesia Menjadi target Pasar Mobil Avanza

Pasar otomotif tanah air kembali bergairah, penjualan sejumlah produk terutama produk yang berasal dari brand tertentu atau telah memiliki pangsa pasar yang telah terbentuk menunjukan grafik peningkatan yang cukup positif. Tentu saja hal ini disambut baik oleh para pelaku bisnis ini yang selama dua tahun terakhir harus berjibaku menghadapi pasar yang merosot tajam. Memang beberapa tahun ini dunia perotomotifan kita seperti sedang mengalami ujian yang cukup berat. Berbagai kendala datang silih berganti menghantap industry yang merupakan salah satu penopang perekonomian Indonesia ini mulai dari faktor eksternal seperti ekonomi global yang sedang kacau hingga masalah internal dalam negeri seperti suhu politik yang memanas merupakan beberapa diantaranya. Namun ada satu produk yang seakan tidak terpengaruh dengan kondusi yang sangat tidak kondusif itu dan terus bertahan di tengah badai kesulitan maha dahsyat yang mampu membuat pabrikan dengan nama besar pun harus mengaku kalah den terpaksa angkat kaki dari hiruk pikuk bisnis otomotif tanah air, dan product tersebut tak lain dan tak bukan ialah Toyota Avanza. Memang harus diakui raja diraja MPV nasional ini bukan tak terkena imbas sama sekali dari rentetan situasi yang disebutkan diatas, namun dibanding produk lainnya yang ada di pasar kendaraan bermotor dalam negeri, jagoan Toyota ini relative lebih kokoh dan hanya terkena dampak ringan yang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap performa penjualannya. Bahkan meskipun dihadapkan pada situasi sulit di dalam negeri, mobil Avanza justru mampu semakin menancapkan kukunya di luar negeri dengan meningkatkan volume ekspor unitnya khususnya di kalangan regional Asia Tenggara. Nilai mata uang yang jatuh terhadap kurs asing justru bisa mendatangkan pemasukan lebih besar bagi Toyota selaku produsen karena produk andalannya ini laris manis di mancanegara yang mana tentu saja transaksinya menggunakan mata uang asing. Akan tetapi meskipun menuai kesuksesan yang cukup membanggakan di luar negeri, Toyota tetap focus pada pasar di dalam negeri. Seperti diketahui Avanza lahir dari Indonesia, atas permintaan masyarakatnya, kebutuhan pasarnya dan sedari awal memang dirancang untuk kondisi geografis serta karakteristik konsumen di tanah air. Tak heran dengan komitmen serta dedikasi sebesar itu masyarakat member apresiasi yang tinggi untuk kembaran Daihatsu Xenia tersebut. Kepercayaan Avanza yang sangat besar terhadap para loyalisnya dibalas dengan tingkat kepercayaan yang sama besarnya dari konsumen setianya. Dan lihatlah kini peta persaingan di kelas Low MPV yang merupakan domain dari Avanza, di kelas paling prestisius ini Avanza begitu dominan dengan penguasaan pangsa pasar mencapai 40 persen. Sebuah dominasi yang tidak bisa dilakukan oleh produk manapun bahkan dari kelas dengan tingkat persaingan yang tidak seketat LMPV. Jabatan “mobil sejuta umat” tampaknya akan abadi dipegang oleh MPV murah Toyota ini, mungkin saja di tahun – tahun ke depan aka nada lagi produk yang mencapai total pencapaian sejuta unit namun akan sangat sulit menyamai rekor Avanza yang meraihnya hanya dalam tempo kurang dari satu decade. Dengan membaiknya kondisi perekonomian nasional yang tentunya akan membuat iklim bisnis otomotif kembali bersemangat, Avanza diyakini akan lebih leluasa menegaskan superioritasnya. Kehadiran variant terbaru yaitu Grand New Avanza serta statusnya yang kini telah lepas dari Veloz adalah sebuah strategi yang diterapkan Toyota untuk memenuhi targetnya menguasai pasar MPV di Indonesia. Harga yang bersaing dengan mutu serta kualitas kelas wahid menjadikan Avanza selalu menjadi pilihan utama bagi konsumen keluarga di Indonesia. Avanza juga memiliki keunggulan dari yang terkeal handal dan bandel hingga membuat para pemiliknya tak segan menggunakannya untuk berbagai macam aktifitas di luar rutinitas sehari – hari. Harga mobil Avanza mungkin memang bukan yang paling murah di kelas MPV bawah namun harga tersebut merupakan opsi paling cerdas bagi masyarakat untuk memiliki sebuah kendaraan keluarga multifungsi dengan jaminan kualitas, gengsi serta nilai ekonomis tinggi yang merupakan ciri khas dari setiap product keluaranToyota. Baca : http://www.dealermobiltoyota.co.id/harga-mobil-toyota/harga-mobil-avanza/ Ciri khas tersebut juga menjadi keunggulan dari mobil Avanza sejak generasi pertama hingga versi mutakhirnya yang diluncurkan tahun 2015 kemarin. Grand New Avanza jelas sudah mengalami banyak perubahan dibanding versi awalnya, namun secara prinsip mobil ini tetap mempertahankan statusnya sebagai kendaraan keluarga yang handal serta mampu mengakomodir beragam kebutuhan penggunanya, nyaman dan aman dikendarai, mewah namun dengan harga yang terjangkau oleh setiap lapisan konsumen. Avanza yang kini resmi terpisah dari model teratasnya yang bernama Veloz tetap dipasarkan dalam dua opsi pilihan mesin yakni mesin berkapasitas 1.5L dan 1.3L. Untuk konsumen yang menginginkan tampilan lebih powerful atau kerap bepergian keluar kota lebih tepat memilih Avanza 1.5L, sedangkan untuk konsumen yang menginginkan harga lebih bersahabat Avanza 1.3L tentu menjadi pilihan paling ekonomis bagi mereka. Baca juga : www.dealermobiltoyota.co.id Harga mobil Avanza sendiri kini dipasarkan mulai dari 185.400.000 untuk tipe E 1.3 STD hingga 218.300.000 untuk type G 1.5 M/T, sedangkan mantan model mewahnya yakni Grand New Veloz mempunyai rentang harga antara 211,5 juta sampai dengan 234,2 juta Rupiah OTR Jadetabek. Harga tersebut termasuk sangat bersaing untuk pasar Low MPV terlebih bila mengingat semua kelebihan yang dimiliki oleh MPV Toyota itu.

Rapat Pleno Awali Tahun 2017

Mengawali hari pertama kerja di Tahun 2017, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali (KPU Bali) melaksanakan Rapat Pleno Rutin di Ruang Rapat Rumah Pintar Pemilu Sekretariat KPU Bali. (03/01/17) Rapat yang dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU Bali, Sekretaris beserta Pejabat Struktural Sekretariat KPU Bali tersebut membahas beberapa agenda antara lain, perkembangan pelaksanaan Pilkada Buleleng, anggaran Pilgub 2018 serta persiapan upacara Piodalan yang akan dilaksanakan pada tanggal 12 Januari 2017 mendatang. Pada kesempatan yang sama, Apel disiplin juga dilaksanakan tepat pada Pukul 07.30 pagi dilapangan parkir KPU Bali yang dipimpin langsung oleh Sekretaris KPU Bali Putu Arya Gunawan.(gb.red/Foto KPU Bali/gb/Hupmas)

KPU Bali Dampingi Proses Persetujuan Dummy Surat Suara

Setelah ditetapkannya PT. Macanan Jaya Cemerlang sebagai penyedia surat suara, penyedia diwajibkan membuat dummy Surat Suara Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Buleleng Tahun 2017. Dummy tersebut selanjutnya disetujui oleh tim kampanye pasangan calon untuk selanjutnya dicetak menjadi surat suara. Acara persetujuan dummy surat suara itu dikemas dalam rapat pleno terbuka KPU Kabupaten Buleleng. Rapat yang berjalan damai tersebut dilaksanakan dalam suasana libur Tahun Baru 2017.(1/1/2017) Penanda tanganan dummy surat suara oleh tim pasangan calon, berjalan lancar tanpa ada koreksi dari tim pasangan calon. Tim pasangan calon hanya mempertanyakan metode pelipatan surat suara. Pada kesempatan  tersebut Dr. I Wayan Jondra Komisioner KPU Provinsi Bali menjelaskan, sebagaiberikut : (1) surat suara akan di cetak bolak balik, bagian depan terdapat foto pasangan calon, sedangkan bagian belakang terdapat informasi TPS dan tanda tangan ketua KPPS. (2) surat suara dilipat dua kali secara vertikal dan horisontal, sehingga mencegah terjadinya coblos tembus, dan tanda coblosan tidak terlihat pada saat dimasukkan ke dalam kotak suara. Penanda tanganan dummy surat suara ini bertujuan untuk memastikan bahwa data yang dimuat dalam surat suara sudah benar. Kebenaran terhadap isi surat suara ini tentu pasangan calon/tim kampanye yang sangat memahaminya. Sehingga tidak terjadi kesalahan informasi dalam surat suara yang dapat berujung pada perolehan suara. Penanda tanganan dummy surat suara dilanjutkan dengan penandatanganan daftar pasangan calon. Daftar pasangan calon memuat : foto pasangan calon, biodata singkat, visi dan misi pasangan calon. Penandatanganan ini berjalan dengan baik, setelah sebelumnya terdapat beberapa perbaikan.(wjd)

KPU Bali Pastikan Segel dan Hologram Tepat Waktu dan Tepat Jumlah

Memastikan kesiapan logistik Pilkada Buleleng, Komisioner Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali (KPU Bali) Dr. I Wayan Jondra mendatangi langsung PT.Jasuindo Tiga Perkasa yang bertempat di Sidoarjo dan PT, Peruri Wira Timur di Surabaya guna memastikan bahwa Logistik penting dan khusus berbentuk segel dan hologram disediakan dalam jumlah yang memadai dan hari yang tepat. (29/12/16) Jondra saat mendatangi PT. Jasuindo Tiga Perkasa diterima oleh Ibu Linda yang merupakan bagian marketing. Hasil koordinasi dengan Ibu Linda diperoleh data bahwa KPU Kabupaten Buleleng sudah menempatkan pesanan per tanggal 29 Desember 2016. Sebelumnya sempat terjadi salah paham, disatu sisi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) KPU Kabupateb Buleleng telah menempatkan pesanan secara Online (e-Catalog) pada tanggal 29 Desember 2016, namun disisi lain penyedia beranggapan bahwa proses penyediaan dimulai sejak penandatangan Surat Perjanjian Kerja (SPK), padahal penyediaan harus sudah mulai sejak persetujuan pesanan oleh kedua belah pihak. Setelah Jondra member penjelasan, akhirnya penyedia memahaminya dan segera melakukan proses produksi hologram dalam waktu 14 sampai dengan 20 hari. Kesalah pahaman ini dapat dimaklumi, karena penyediaan logistic pemilu dengan metode e-Catalog baru pertama kali dilakukan, sehingga pertemuan tatap muka antara penyedia dengan pemesan sangat penting segera dilakukan pasca pesanan. Jondra selaku Ketua Divisi Logistik juga mendatangi PT. Peruri Wira Timur dan diterima oleh Eko Farid Mahari bagian marketing. Beliau merasa belum mendapat pesanan, namun setelah koordinasi dilakukan, ternyata pesanan sudah dilakukan pada tanggal 23 Desember 2016. Akhirnya beliau memahami bahwa pesanan sudah ditempatkan dan kertas segel KPU Kabupaten Buleleng  direncanakan sampai di Buleleng pada tanggal 14 Januari 2017. Disini ditemui lagi permasalahan salah informasi, sehingga pertemuan tatap muka antara penyedia dan pemesan menjadi sangat penting. (wjd)

Logistik Pilkada Buleleng Harus Tepat Jumlah dan Waktu

Sebagai bentuk komitmen Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali (KPU Bali) dalam melakukan supervisi untuk mewujudkan terselenggaranaya Pilkada Buleleng yang berintegritas dan damai, Ketua KPU Bali Dewa Raka Sandi menugaskan I Wayan Jondra beserta staf untuk melakukan monitoring kesiapan logistik Pilkada Buleleng 2017. Monitoring menyangkut pengadaan Alat Peraga Kampanye (APK), Bahan Kampanye, Surat Suara, Template, Formulir serta kelengkapan TPS sehingga dapat diadakan dengan tepat waktu dan tepat jumlah.(28/12/16) Ketua Divisi Logistik yang kerap dipanggil Jondra ini menekankan pentingnya membangun komunikasi yang aktif kepada Pasangan Calon (Paslon) terkait perkembangan pengadaan APK dan bahan kampanye yang merupakan hak dari para Paslon serta wujud pelayanan KPU kepada Paslon. Jondra juga menjelaskan bahwa tanggal 27 Desember 2016 akan diumumkan calon pemenang dalam pengadaan APK dan bahan kampanye. “astungkara jika tidak terjadi sanggahan, tanda tangan kontrak akan dilakukan tanggal 31 Desember 2016” tambahnya. Pada kesempatan tersebut, Jondra juga menyampaikan mengenai pemaketan kelengkapan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Setiap pemaketan haruslah memenuhi kaidah-kaidah yang berlaku. Jangan sampai ada kesan melakukan pemecahan semata-mata hanya untuk menghindari lelang terbuka, begitu juga sebaliknya jangan sembarangan memaketkan sehingga mengalami kesulitan dalam pengadaan terutama dalam masalah perijinan. Sebagai Koordinator Wilayah (Korwil), Wayan Jondra mengingatkan agar kepada seluruh komisioner KPU Kabupaten Buleleng untuk tidak berpolemik di media cetak maupun elektronik. Jika ada isu-isu agar dijawab dengan data yang ditampilkan pada website resmi KPU Kabupaten Buleleng. Sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih juga harus digalakkan. Segala bentuk sosialisasi yang telah dilakukan agar dimuat pada laman website baik dalam bentuk berita maupun gambar. Dengan demikian masyarakat mengetahui apa yang telah dilakukan oleh KPU Kabupaten Buleleng.(wjd)

Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara

Untuk memastikan pelaksanaan tahapan Pilkada Tahun 2017 mendatang berlangsung dengan baik dan sesuai aturan yang ada, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali (KPU Bali) melaksanakan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS bersama KPU Kabupaten/Kota se-Bali. (22/12/16) Simulasi yang melibatkan anggota KPU Divisi Logistik dan Divisi Teknis tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretariat KPU Bali yang “disulap” menjadi sebuah Tempat Pemungutan Suara (TPS). Seluruh peserta terlibat dalam simulasi dengan perannya masing-masing, ada yang menjadi KPPS, Saksi, PPL hingga Pemilih dibawah arahan Anggota KPU Bali Divisi Teknis Putu Ayu Winariati. Ketua KPU Bali Dewa Raka Sandi mengatakan, dengan diadakannya simulasi ini diharapkan dapat mengawal seluruh proses tahapan berjalan dengan lancar. KPU Kabupaten/Kota khususnya Kabupaten Buleleng diharapkan dapat mensosialisasikan informasi yang ada dengan baik dan detail kepada seluruh stakeholder dan masyarakat, khususnya kepada tim kampanye pasangan calon. Dalam kesempatan yang sama, Anggota KPU Bali Divisi Logistik Wayan Jondra juga menambahkan agar simulasi kali ini dilaksanakan dengan sungguh-sungguh sehingga manfaatnya dapat dirasakan. Jondra juga berpesan kepada seluruh Anggota KPU Kabupaten/Kota agar mengawal tahapan dengan baik dengan tetap mengedepankan netralitas sebagai penyelenggara. (gb.red/Foto KPU Bali/gb/Hupmas)