Berita Terkini

KPU Bali Gelar Evaluasi Pelaksanaan Pemilu Tahun 2014

Dengan telah berakhirnya pelaksanaan Pemilu DPR, DPD dan DPRD serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014, tentunya banyak permasalahan yang muncul dalam penyelenggaraannya. Untuk mengevaluasi persoalan tersebut, pada hari Senin, 20 Oktober 2014, KPU Bali menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Pemilu Tahun 2014 yang bertempat di Krisna Gallery dan Resto. Selain dihadiri penyelenggara di tingkat Kabupaten/Kota, peserta Rakor juga melibatkan Partai politik Peserta Pemilu 2014, instansi terkait seperti Bawaslu Provinsi Bali, Satpol PP, FKUB Provinsi Bali, Kesbangpol, Biro Pemerintahan Setda Provinsi Bali, Komisi Informasi (KI) Bali dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPID) Bali. Ketua KPU Bali, Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, pada sambutannya menyampaikan bahwa Rakor evaluasi bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Pemilu tahun 2014 baik Pemilu DPR, DPD dan DPRD serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di Provinsi Bali untuk mendapat masukan-masukan sebagai bentuk penyempurnaan pelaksanaan Pemilu ke depan. Kritik dan saran yang diberikan oleh instansi terkait/stakeholder yang ikut dalam Rakor evaluasi dihimpun dalam Daftar Inventarisasi masalah yang nantinya menjadi bahan evaluasi Tingkat Nasional.

KPU Kota Bandung Kunjungi KPU Bali

KPU Provinsi Bali pada hari Rabu, 15 Oktober 2014 menerima kunjugan dari jajaran Komisioner dan Sekretariat KPU Kota Bandung. Kunjungan yang dilaksanakan dalam rangka mengevaluasi dan mempersiapkan pelaksanaan Pemilukada serta mengetahui perkembangan persiapan KPU Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan Pemilukada di tahun 2015 mendatang. Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Raka Sandi menyambut baik kedatangan KPU Kota Bandung. Dalam sambutannya, Raka Sandi mengatakan secara umum pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden di Bali berjalan cukup lancar, meskipun diwarnai adanya gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Untuk persiapan Pemilukada mendatang, Raka Sandi menyatakan masih menunda menjalankan tahapan yang ada karena masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari pusat. Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Kota Bandung, Rifky Alimubaroq didampingi Anggota dan jajaran pejabat struktural sekretariatnya mengatakan Pemilukada Kota Bandung telah dilaksanakan tahun 2013 yang lalu. Menurut Rifky, dalam proses Pemilukada, Bali mempunyai dinamika politik yang sangat dinamis sama halnya seperti Kota Bandung. Pertemuan ini juga bertujuan untuk berbagi pengalaman dan mengetahui proses pemilukada tahun 2015 di Bali. Sehingga dapat memperkaya wawasan mengenai pelaksanaan Pemilukada. Pertemuan ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan.

Tingkatkan Tim Work, KPU se-Bali laksanakan Outbond

Keceriaan dan canda tawa menghiasi suasana kebun raya bedugul saat seluruh jajaran KPU Provinsi Bali dan KPU Kabupaten/Kota se-Bali melaksanakan Outbond yang dilaksanakan pada hari Jumat, 10 Oktober 2014. Berbagai tantangan dari Tim Outbond Badan Diklat Provinsi Bali bersama-sama diselesaikan oleh seluruh peserta yang telah dibagi menjadi beberapa kelompok. Ketua KPU Bali Dewa Raka Sandi dalam sambutannya mengatakan dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kerja dan rasa kekeluargaan diantara keluarga besar KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali.

Piodalan di Padmasana KPU Klungkung

Semarapura, Puja Wali atau Piodalan merupakan sebuah wujud bakti dari umat manusia kepada Ida Sanghyang Widi Wasa dengan rasa tulus iklas. Hal ini dilaksanakan oleh jajaran Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Klungkung bertepatan dengan Purnamaning Kapat, Buda Kliwon Pagerwesi, Rabu, 8 Oktober 2014 adakan mengadakan Puja Wali/Piodalan/Petirtaan di Pelinggi Padmasana dan Penunggun Karang. Puja Wali yang dihaturkan oleh Jero Mangku Suardana selain dengan Upakara lazimnya Piodalan, juga dilengkapi dengan tiga caru yang berbeda sesuai dengan tempat pemujaan. Seperti untuk di Padmasana dipakai Caru Ayam Putih, di Pelinggih Penunggun Karang Caru Ayam Hitam, dan dipelataran Kantor dengan Caru Ayam Brumbun. Caru ini merupakan upakara untuk mengembalikan keseimbangan dan keharmonisan anatara alam sekala dan nisakala, karena Caru merupakan sebuah wujud persembahan kepada Buta Kala agar bias kembali kealam Dewa dan memberikan keselamatan bagi semua umat, hal ini disampaikan manggala karya I Ketut Sukiasna. Puja Wali ini berlangsung setiap tahun sekali tepatnya pada Purnamaning Sasih Kapat yang kebetulan tahun ini bersamaan dengan rainan jagat Pagerwesi jadi jajaran KPU juga sekalian merayakannya. Puja Wali yang diawali dengan menghaturkan prayascita oleh staf KPU dilanjutkan dengan upakara Puja Wali dan persembahyangan bersama. Persembahyangan dilaksanakan penuh aura ketulusan dan cinta kasih serta kedamaian, rasa syukur pun muncul karena KPU Kabupaten Klungkung bisa menyelesaikan perhelatan Demokrasi (Pemilu) dengan sukses, rasa khidmat semakin terasa saat uncaran Puja Trisandya, uncaran mantram pemangku dan dentingan Genta berkumandang bersamaan. Rasa sendu dan lega  umat terasa saat kembali ke hati yang paling dalam saat tirta disiratkan dan diraupkan dan bija ditempelkan dikening. Puja Wali diakhiri dengan nunas boga sematra atau lungsuran dari upakara yang telah dihaturkan, serta bakti penyineb.

KPU KEPULAUAN MERANTI KUNJUNGI KPU KLUNGKUNG

Semarapura, Dipilihnya Kabupaten Klungkung Bali, sebagai tempat untuk melaksanakan study banding Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah oleh KPU Kabupaten Meranti, Kepulauan Riau ini dikerenakan KPU kabupaten Klungkung yang merupakan salah satu yang melaksanakan Pemilu Kepala Daerah untuk tingkat Kabupaten paling akhir di Bali dan keberhasilan yang dicapai sangat bagus, ini terbukti berjalan lancar, damai, aman, tentram dan bahkan tidak ada jadwal yang melenceng dari yang telah diagendakan. Ini diungkapkan oleh Kasubag Hukum KPU Kabupaten Meranti Fresly, saat ditemui disela – sela kegiatan. Pihaknya juga menyampaikan bahwa Kabupate Meranti yang merupakan daerah kepulauan hampir mirip dengan geografis Kabupaten Klungkung, dari jumlah penduduk juga hampir sama, serta pemilih. Klungkung punya Nusa Penida, Lembongan, Ceningan, sedangkan Meranti juga cukup banyak daerahnya kepulauan, Fresly juga menjelaskan Meranti termasuk kabupaten baru di bawah koordinasi Provinsi Kepulauan Riau yang dulunya bergabung di Provinsi Riau. Dalam Kesempatan tersebut KPU meranti mengikut sertakan seluruh Komisioner dan Staf Sekretariat, bertujuan agar bisa menimba ilmu dan pengetahuan dalam pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang lebih duluan dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Klungkung, dimana hampir tidak terjadi permasalah mulai dari masa persiapan, Anggaran, Pelaksanaan, hingga Penyelesaian (Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati) dan bahkan gugatan ke Mahkamah Konstitusipun tidak ada. Prestasi ini menjadi titik tolak kenapa dipilihnya KPU Kabupaten Klungkung sebagai objek dalam study banding KPU Meranti, tegas Kasubag Humuk asal Riau ini. Rombongan yang berkisaran 30 orang ini diterima langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Klungkung I Made Kariada, SE, SH didampingi oleh Anggota KPU Provinsi Bali seluruh Anggota Komisioner, Sekretaris, Kasubag serta staf di Ruang Rapat KPU Kabupaten Klungkung (September 2014). I Made Kariada memaparkan dari awal proses Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang berlangsung di Kabupaten Klungkung terutama proses perencanaan dan pelaksanaan Pemilu Kada. Klungkung memang Kabupaten yang wilayahnya cukup kecil dibanding kabupaten lain di Bali, namun mempunyai daerah kepulauan yang harus disikapi dengan bijaksana terutama dalam distribusi logistik agar tidak terlambat dan sesuai jadwal. Memang KPU Kabupaten Klungkung sangat merencakanan secara matang dalam penysunan jadwal dan kegiatan sampai ke hal – hal kecil, sehingga tidak mengganggu bahkan sesuai dengan kenyataan di lapangan, dan bahkan sampai melihat kegiatan – kegiatan masyarakat terutama adat dan budaya lokal, sebelum menentukan hari pemungutan suara, KPU Kabupaten Klungkung memohon hari baik kepada Pendeta Hindu yang sangat mengerti akan hari dan waktu baik, Bali tidak bisa dipisahkan dengan Budaya, jadi seluruh kegiatan dan tahapan pasti diakaitkan dengan adat dan Budaya, di hari pemungutan suara seluruh penyelenggara memakai pakaian adat dan pemilihpun dihimbau untuk memakai pakaian adat, maka Pemilu di Klungkung selain menegakkan Demokrasi juga melestarikan Budaya, tuturnya.  Rombongan setelah diterima secara resmi langsung menuju Kasubag sesuai dengan yang ditangani untuk mendapat data yang diperlukan, kegiatan diakhiri dengan penyerahan souvenir, KPU Klungkung serahkan Buku Laporan Kegiatan Pemilu Kada tahun 2013 dan Lukisan Khas Kamasan yang sudah terkenal. KPU Kabupaten Meranti mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang sangat baik kepada KPU Kabupaten Klungkung karena bisa menerima dan bahkan memberikan data yang diperlukan dalam menunjang Pemilu Kada di Kabupaten Meranti.(sumber : kpu-klungkungkab.go.id)

Sosialisasi SPIP KPU Provinsi Regional IV

Sebanyak 27 orang dari 9 KPU Provinsi Reginal IV ( DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, NTT dan Bali) mengikuti Sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di lingkungan KPU Provinsi Regional IV yang dilaksanakan oleh KPU Provinsi Bali di Hotel Inna Grand Bali Beach pada tanggal 2 Oktober 2014 sampai dengan 4 Oktober 2014. SPIP mewajibkan seluruh lembaga yang berada di Lingkungan KPU untuk mengendalikan seluruh kegiatannya dengan menyelenggarakan sistem pengendalian intern, sehingga tujuan organisasi dapat tercapai sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan. Acara yang dihadiri pula oleh seluruh Pejabat Struktural jajaran Sekretariat dan Komisioner KPU Provinsi Bali menghadirkan Narasumber dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat dan Perwakilan Bali. Ida Budiarti (Anggota KPU RI) dalam sambutannya sebelum membuka acara mengatakan dimasa sekarang ini, tantangan yang harus dihadapi oleh KPU semakin kuat, terutama dalam rangka penguatan kelembagaan. Oleh karena itu diharapkan kepada seluruh jajaran KPU agar terus meningkatkan performance terutama pada aspek tata kelola program kegiatan dan anggaran serta kinerja dalam melaksanakan Pemilu. Ida juga meminta kepada seluruh jajaran agar meningkatkan kerjasama diantara penyelenngara sehingga masih tetap dipercaya untuk diberikan mandat sebagai penyeleggara Pemilu.

🔊 Putar Suara