Berita Terkini

22 orang ikuti Tes Tertulis Calon Anggota KPU Provinsi Bali

Bertempat di Hotel Grand Shanti Denpasar, Tim Seleksi Calon Anggota KPU Provinsi Bali melaksanakan Tes Tertulis bagi Calon Anggota KPU Provnisi Bali pada tanggal 15 Agustus 2013 yang dimulai dari Pukul 09.00 Wita sampai dengan 10.40 Wita.              Tes yang dihadiri oleh Tim Seleksi dan Jajaran Sekretariat KPU Provinsi Bali tersebut diikuti oleh 22 orang Bakal Calon Anggota KPU Provnisi Bali yang lolos tahap Penelitian Administrasi. Acara diawali dengan serah terima soal ujian oleh Kepala SubBagian Diklat Biro SDM KPU RI, Dian Hepirasnidasari kepada Tim Seleksi. Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU RI Husni Kamil Manik memberikan sambutannya yang dibacakan oleh Ketua Tim Seleksi Calon Anggota KPU Provinsi Bali Prof. Dr. I Gusti Ngurah Wairocana, SH.,MH yang sekaligus membuka acara.             Dalam sambutannya, Husni Kamil Manik mengatakan Tahapan Tes Tertulis yang dilaksanakan saat ini merupakan bagian dari upaya untuk menstandarisasi kompetensi minimal yang harus dimiliki oleh Calon Anggota KPU Provinsi sehingga akan menghasilkan sosok-sosok penyelenggara pemilu yang profesional, berintegritas, kapabel dan akuntabel sehingga mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu yang dapat menjamin pelaksanaan hak politik masyarakat.             Untuk Tes Kesehatan akan dibagi menjadi dua sesi, dimana masing-masing sesi akan dihadiri oleh 11 orang calon untuk dites kesehatannya. Untuk sesi pertama akan dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2013 dan sesi kedua pada tanggal 19 Agustus 2013 yang bertempat di Wings RSU Sanglah Denpasar mulai Pukul 07.30 Wita sampai dengan selesai. Sedangkan untuk Tes Psikologi akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 22 Agustus 2013 di Hotel Grand Santi Denpasar Pukul 08.00 Wita.

Tim Seleksi umumkan Hasil Penelitian Administrasi Calon Anggota KPU Provinsi Bali

Setelah mengalami perpanjangan waktu selama 7 hari sejak 5 Agustus 2013, pendaftaran Calon Anggota KPU Provinsi Bali ditutup secara resmi hari ini (12/8). Dari total 29 orang yang mendaftar, 5 diantaranya mendaftar di hari terakhir perpanjangan. Setelah melalui Rapat Pleno yang dilakukan oleh Tim Seleksi Calon Anggota KPU Provinsi Bali yang dipimpin oleh Prof.Dr. I Gusti Ngurah Wairocana, SH.,MH selaku Ketua Tim, diputuskan sebanyak 22 Orang Calon yang dinyatakan lolos seleksi Administrasi. Nama-nama Calon yang dinyatakan lolos seleksi antara lain, I Nyoman Suka Artha Negara, Ketut Ariyani, SE, David Kristiawan, SE, Cokorda Raka Partawijaya, SE, Drs. I Made Suantina, M.Si, I Gde Ngurah Hartawan, S.IP.,M.Si, Kadek Cita Ardana Yudi, S.Si, I Wayan Suwindu, SE, I Made Gede Ray Misno, ST.,M.Si, Dr. I Wayan Jondra, I Nyoman Mardika, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, ST, Ni Putu Ayu Winariati, SP, A.A Gde Parwatha, SH, I Nyoman Budhi Wirayadnya, ST, Ni Nengah Budawati, SH, Ketut Udi Prayudi, SE.,SH.,MH, Dra. Kadek Wirati, Drs. I Made Sudarsana, M.Si, Ketut Anjasmara, STP, I Made Suriana Agus Wijaya, SIP.,MAP, dan  DR. Ni Wayan Widhiastini, S.Sos.,M.Si. Pada kesempatan tersebut, sekretaris Tim Seleksi Dr. Drs.A.A Gede Oka Wisnumurti, M.Si mengatakan untuk para Calon Anggota KPU Provinsi Bali yang lolos seleksi Administrasi akan mengikuti Tes Terulis pada tanggal 15 Agustus 2013 bertempat di Hotel Grand Shanti Denpasar pada Pk. 08.00 Wita sampai dengan selesai. "kita membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin memberikan masukan/tanggapan terhadap para Calon yang lolos seleksi dengan syarat harus menyertakan identitas yang lengkap" terangnya.

Tidak memenuhi kuota 30 orang, Pendaftaran Calon Anggota KPU Provinsi Bali Diperpanjang

Pendaftaran calon anggota KPU Provinsi Bali periode 2013-2018 berakhir hari ini Senin 5 Agustus 2013. Hingga ditutup pukul 15.30, sebanyak 24 orang mendaftar. Berdasarkan pasal 39 ayat (1) Peraturan KPU Nomor 02 Tahun 2013 bahwa dalam hal pada tahap pendaftaran, jumlah pelamar kurang dari 30 orang, maka waktu penerimaan pendaftaran diperpanjang selama tujuh hari hingga Senin (12/8) nanti. Dari 24 yang mendaftar terdapat juga nama-nama anggota KPU Bali incumbent yakni Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Ketut Udi Prayudi dan Ni Putu Ayu Winariati. Sementara untuk incumbent KPU Kabupaten/\Kota terdapat beberapa nama seperti I Made Gde Ray Misno yang tak lain merupakan ketua KPU Kota Denpasar. Berikutnya Kadek Cita Ardana Yudi, ketua KPU Kabupaten Buleleng. I Wayan Jondra, ketua KPU Kabupaten Badung. AA Gde Parwatha, ketua KPU Klungkung. Juga ada Cokorda Raka Partawijaya, mantan ketua KPU Kabupaten Klungkung, dan kini masih aktif sebagai anggota KPU Klungkung serta I Gde Ngurah Hartawan, anggota KPU Kabupaten Gianyar. Selain nama-nama tersebut yang mendaftar sebagai calon anggota KPU Provinsi Bali adalah I Nyoman Suka Artha Negara, Ketut Ariyani (ketua Panwaslu Buleleng), Moh. Hanafi, David Kristiawan, I Wayan Robin, Made Suantina, I Nengah Selamat, I Wayan Suwindu, I Nyoman Mardika, I Nyoman Budi Wirayadnya, Ni Nengah Budawati (anggota Panwaslu Badung), Apri Dwi Cahyono, Kadek Wirati (anggota Panwaslu Bali), Made Sudarsana dan Ketut Anjasmara. 

KPU Bali laksanakan Diklat Manajemen Perencanaan di lingkungan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Bali Tahun 2013

Dalam rangka meningkatkan kwalitas Sumber Daya Manusia khususnya di bidang perencaan, KPU Provinsi Bali melaksanakan Diklat Manajemen Perencanaan di lingkungan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Bali pada tanggal 29 Juli 2013 yang bertempat di Hotel Inna Sindhu Beach Sanur. Diklat yang dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Bali itu dihadiri oleh Anggota KPU, Kabag, Kasubag serta Staf yang membidangi bidang perencanaan. Diklat menghadirkan 8 Narasumber dari berbagai Instansi Terkait yakni dari Sekretariat KPU RI, KPU Provinsi Bali, Kementrian PAN, Bappenas, DJBP Bali dan KPPN Kota Denpasar. Ketua KPU Provinsi Bali Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, SH.,MH dalam sambutannya yang dibacakan oleh Anggota KPU Bali Dewa Raka Sandi, ST mengatakan bahwa keberhasilan sebuah lembaga dalam menjalankan program-programnya akan sangat tergantung dari kematangan dari manajemen perencanaan yang disusun oleh Sumber Daya Manusia yang ada didalamnya. Kepada para peserta Diklat, Lanang Perbawa juga berharap agar mengikuti Diklat ini dengan sungguh-sungguh sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan profesionalisme dan mampu melaksanakan program-programnya dengan tetap mengikuti aturan-aturan yang ada, baik itu Peraturan Pemerintah maupun Peraturan Menteri terkait. "Dengan perencanaan yang profesional, maka akan tercapai Pemilu Legislatif Tahun 2014 yang lebih berkwalitas" tegasnya.

Dr.Drs. A.A Gede Oka Wisnumurti, M.Si "Menjadi Anggota Dewan itu Perjuangan"

Didampingi oleh Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali Ketut Udi Prayudi, SE.,SH.,MH yang pada saat itu menjadi moderator acara, Akademisi Dr.Drs. A.A Gede Oka Wisnumurti,M.Si langsung memaparkan kiat-kiat sukses dalam berpolitik bagi para Caleg Perempuan pada acara Sosialisasi Pemilu Legislatif kepada Partai Politik dan Caleg Perempuan untuk DPR RI dan DPRD Provinsi yang bertempat di Gedung Wiswasabha Utama Kantor Gubernur Bali pada tanggal 26 Juli 2013. Spontan para Caleg Perempuan bersemangat dan antusias menyimak apa yang disampaikan oleh Wisnumurti yang dikemas dengan santai dan diselingi dengan beberapa lelucon ringannya. Wisnumurti menyarankan kepada para Caleg Perempuan agar bisa turun langsung ke masyarakat dan menjalin komunikasi yang baik kepada masyarakat. Karena disanalah kesempatan kita untuk membangun citra/image dan menjual diri kita dalam artian yang positif. "menjadi Anggota Dewan itu bukan untuk belajar, melainkan untuk melakukan Perjuangan terhadap aspirasi masyarakat yang kita wakili" imbuhnya.

Dr. Luh Riniti Rahayu,M.Si : "Caleg Perempuan harus punya Komitmen"

Untuk apa perempuan masuk ke Dunia Politik? Itulah pertanyaan pertama yang ditujukan untuk para Calon Legislatif Perempuan oleh Ketua LSM Bali Sruti Dr. Luh Riniti Rahayu, M.Si. Pada paparan materi yang disampaikan, Riniti Rahayu mengibaratkan Gedung DPR itu sama halnya dengan Rumah Tangga. Dalam Rumah Tangga ada Ayah dan Ibu, dalam hal ini tidak mugkin seorang Laki-Laki bekerja sendiri dalam Rumah Tangga tersebut tanpa didampingi oleh seorang Perempuan. "Jadi yang mengatur kesejahteraan di Negara ini siapa lagi kalau bukan kaum Perempuan" demikian imbuhnya pada saat memberikan materi dalam acara Sosialisasi Pemilu Legislatif kepada Partai Politik dan Caleg Perempuan untuk DPR RI dan DPRD Provinsi yang bertempat di Gedung Wiswasabha Utama Kantor Gubernur Bali pada tanggal 26 Juli 2013. Riniti Rahayu juga memaparkan beberapa Isu-isu penting yang harus diketahui oleh para Caleg Perempuan antara lain, Isu kesehatan reproduksi, kesejahteraan keluarga, kepedulian terhadap anak, lanjut usia dan tuna daksa serta Isu kekerasan seksual. Diakhir pemaparan materinya di acara yang digagas oleh KPU Bali dan LSM Bali Sruti tersebut, Riniti Rahayu mengingatkan kepada para Caleg Perempuan agar punya Komitmen yang kuat jika ingin berkipah di dunia Politik.