Berita Terkini

Wujudkan Pilkada Bersih dan Berintegritas, KPK Kunjungi KPU Bali

Menyambut kegiatan politik akbar di Tahun 2015 yakni Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di 269 Daerah di Indonesia, Komisi Pemebrantasan Korupsi (KPK) mengunjungi Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali (KPU Bali) pada hari Senin, (27/04/15). Pertemuan yang dihadiri oleh Anggota KPU Bali dan Jajaran Sekretariat serta Anggota KPU Kabupaten/Kota se-Bali tersebut dibuka oleh Ketua KPU Bali Dewa Raka Sandi. Kehadiran Plt. Direktur Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Guntur Kusmeiyono dan Spesialis Kampanye dan Sosialisasi KPK Alfi Rahman Waluyo juga sangat diapresiasi oleh Raka Sandi, dengan harapan pemahaman mengenai melaksanakan Pilkada yang bersih dapat tersampaikan secara baik. Guntur Kusmeiyono mengatakatan, KPK saat ini sedang menjalankan Program Pilkada Berintegritas yang bertujuan untuk mendorong terlaksananya Pilkada yang bersih dan berintegritas. Dan Kabupaten Badung merupakan salah satu Kabupaten yang dipilih  menjadi tempat untuk mengimplementasikan program tersebut. Saat ini KPK sedang berkonsentrasi dalam beberapa hal salah satunya terkait pembangunan sistem integritas nasional dan manajemen resiko kegiatan. Dengan demikian pemimpin yang beritegritas akan dapat diciptakan dan secara tidak langsung dapat menekan angka kejahatan korupsi.

Launching Pilkada Serentak 6 Kabupaten/Kota di Provinsi Bali

Penyerahan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) kepada jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan Stakeholder terkait menandai dimulainya tahapan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) di 6 Kabupaten/Kota di Bali (Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli dan Karangasem) bertempat di Pura Sakenan pada hari Rabu (22/04/15). Dihadiri juga oleh Bawaslu Provinsi Bali, Ketua dan Anggota KPU Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada beserta Sekretaris dan Panwaslu, launching yang dikemas dengan persembahyangan bersama tersebut dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Raka Sandi. Dalam sambutannya Raka Sandi mengatakan tujuan persembahyangan bersama kali ini adalah untuk mendoakan agar pelaksanaan Pilkada dapat berjalan dengan baik didasari oleh pikiran yang damai dan jernih. Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bali Mangku Pastika yang diwakili oleh Asisten I Pemerintah Provinsi Bali menghimbau agar seluruh stakeholder, partai politik, tokoh agama dan masyarakat serta aparat kemanan (TNI/POLRI) dapat menjaga Bali dan memberikan pendidikan politik yang berbudaya kepada masyarakat. “mari kita jaga citra daerah Bali baik secara Nasional dan Internasional” tambahnya. Untuk saat ini tahapan Pilkada sudah memasuki masa pendaftaran untuk Panita Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Kelas Pemilu di SMAN 1 Petang

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali (KPU Bali) terus melakukan program-program guna meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilu khususnya di Provinsi Bali. Kelas Pemilu merupakan program yang dicanangkan ke setiap Kabupaten/Kota masing-masng selama 4 (empat) kali pertemuan dengan berbagai segmen pemilih yang ada. SMA Negeri 1 Petang Badung pada hari Kamis (16/04/15) dikunjungi oleh pihak KPU Provinsi Bali didampingi oleh KPU Kabupaten Badung. Diikuti oleh seluruh siswa Kelas XII, Anggota KPU Provinsi Bali Ni Wayan Widhiasthini memaparkan materi-materi yang berisikan informasi mengenai kepemiluan selama 90 menit. Acara yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Petang tersebut juga dihadri oleh Kepala Sekolah beserta jajaran pengajar. Widhiasthini beharap dengan adanya kelas pemilu ini diharapkan para pemilih pemula akan lebih mengerti akan pentingnya menggunakan hak suaranya. “suaramu tentukan nasib bangsamu” katanya sembari mengakhiri materi yang dikemas secara interaktif.

KPU Provinsi Bali Mediasi Anggaran Pemilukada Kabupaten Jembrana

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi persiapan anggaran pemilukada Kabupaten Jembrana Tahun 2015, bersama Pemkab Jembrana, KPU Kabupaten Jembrana, dan Panwaslu Kabupaten Jembrana, bertempat di ruang rapat KPU Provinsi Bali, Kamis 16/4/2015. Rapat koordinasi yang dihadiri oleh Sekda Kabupaten Jembrana yang mewakili Bupati Jembrana beserta jajarannya dari Bappeda, Bagian Keuangan dan Kesbangpol Kabupaten Jembrana,juga dihadiri oleh Anggota Bawaslu Provinsi Bali serta perwakilan dari Biro keuangan, Biro Hukum dan Kesbang Provinsi Bali. Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Jembrana menyatakan bahwa Pemkab siap melaksanakan Pemilukada Tahun 2015 dan telah mengalokasikan anggaran sebesar 10,3 M untuk pelaksanaan Pemilukada di Jembrana. Saat ini tengah dipersiapkan NPHD Pemkab dengan KPU Kabupaten Jembrana. Kekurangan anggaran yang diusulkan KPU Kabupaten Jembrana akan dipenuhi dalam anggaran perubahan Kabupaten Jembrana dan akan dituangkan dalam Naskah Kerjasama Pemkab Jembrana dengan KPU Kabupaten Jembrana. Dewa Raka Sandi, Ketua KPU Provinsi Bali diakhir rapat menekankan agar anggaran tersedia dengan jumlah yang dibutuhkan sehingga pelaksanaan pemilukada dapat berjalan sesuai tahapan dan yang terpenting benar dalam pengelolaan administrasinya.

Rapat Koordinasi Dengan Bawaslu Provinsi Bali

Mempersiapkan pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pemilukada) di 6 (enam) Kabupaten/Kota se-Bali yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini, segenap jajaran dari Bawaslu Provinsi Bali mendatangi KPU Provinsi Bali dalam rangka koordinasi dan konsolidasi (13/4/15) Anggota Bawaslu Provinsi Bali Ketut Sunadra mengatakan ada beberapa hal yang akan dibahas antara lain mengenai peraturan, tahapan, anggaran hingga kendala-kendala yang mungkin akan muncul dalam pelaksanaan Pemilukada kedepan. Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Raka Sandi didampingi oleh Anggota dan jajaran pejabat struktural sekretariat KPU Provinsi Bali menyampaikan dalam hal merencanakan kebutuhan biaya perlu dilakukan koordinasi lebih lanjut dan penyamaan persepsi dengan stakeholder terkait, terutama mengenai anggaran untuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam hal penertiban alat peraga/atribut kampanye. Raka Sandi diakhir acara berharap agar koordinasi antara KPU Provinsi, Bawaslu Provinsi Bali dan stakeholder terkait yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat dipertahankan dan diketok tularkan pada jajaran dibawahnya. Sehingga pelaksanaan Pemilukada mendatang dapat terlaksana dengan baik.

Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bali ikuti Kelas Pemilu

Sekitar 400 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bali mengikuti Kelas Pemilu dalam rangka pendidikan pemilih yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali pada hari Jumat (10/4/15). Acara yang diadakan di Ruang Auditorium STP Bali tersebut merupakan program Kelas Pemilu dari KPU Provinsi Bali yang menyasar pemilih pemula berusia 17 Tahun sampai dengan 22 Tahun. Anggota KPU Bali Divisi Sosialisasi Ni Wayan Widhiasthini bertindak sebagai narasumber didampingi Anggota KPU Kabupaten Badung Artanadana dan pihak pengajar STP Bali sebagai moderator. Dalam materinya Widhiasthini memaparkan sejarah hingga informasi mengenasi kepemiluan di Indonesia yang disimak dengan baik oleh seluruh peserta. Beberapa pertanyaan juga dilontarkan  oleh para mahasiswa pada sesi Tanya jawab yang berlangsung kurang lebih selama 30 menit. Diakhir acara, Deputy Director III STP Bali Ir. I Nyoman Sukana Sabudi, MP mengucapkan rasa terima kasihnya serta berharap agar para mahasiswa yang merupakan pemilih pemula tersebut kelak menjadi pemilih yang cerdas dan kritis dalam menentukan pilihannya.

🔊 Putar Suara