Berita Terkini

24 Pegawai Organik KPU Terima SK Kenaikan Pangkat

Berdasarkan Surat Keputusan Sekretaris Jenderal KPU RI Nomor 148/Kpts/Setjen/TAHUN 2014 tanggal 21 Maret 2014 tentang kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan beberapa Kabupaten/Kota, sebanyak 24 orang menerima SK kenaikan pangkat yang diserahkan oleh Sekretaris KPU Provinsi Bali, Putu Arya Gunawan pada hari Rabu 2 Juli 2014 bertempat di Ruang Rapat Sekretariat KPU Provinsi Bali. Arya Gunawan dalam sambutannya berpesan kepada seluruh pegawai yang menerima kenaikan pangkat untuk tetap menjaga loyalitas kepada lembaga serta selalu menjalin hubungan yang harmonis sesama rekan kerja dan pimpinan untuk bersama-sama mengawal dan mensukseskan pelaksanaan tahapan Pemilu.

1.398 Orang Ditetapkan Sebagai DPK Pilpres 2014

Pada hari Selasa, 1 Juli 2014 Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali melaksanakan Rapat Pleno Penetapan Daftar Pemilih Khusus (DPK) Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) Tahun 2014 di ruang rapat Sekretariat KPU Provinsi Bali. Ketua KPU Bali, Dewa Raka Sandi dalam sambutannya mengatakan akan mendistribusikan DPK yang telah ditetapkan ke TPS melalui KPU Kabupaten/Kota se-Bali sesuai dengan jadwal dan tahapan. Ia juga mengatakan mengenai pentingnya melindungi Hak pilih seseorang "bagi pemilih yang belum terdaftar dalam DPT dan DPK masih dapat menggunakan hak pilihnya dengan menggunakan KTP atau identitas lainnya ke TPS sesuai dengan alamat yang tercantum dalam KTP atau Identitas lainnya" tambahnya. Anggota KPU Bali Kadek Wirati saat membacakan Berita Acara Nomor : 2487/BA/VII/2014 tentang Rapat Pleno Penetapan DPK Pilpres Tahun 2014 tingkat Provinsi Bali menetapkan 1.398 orang sebagai Daftar Pemilih Khusus yang tersebar pada 298 TPS di 121 Desa/Kelurahan di seluruh Bali. Berita Acara Nomor : 2487/BA/VII/2014

KPU Bali Laksanakan Rapat Fasilitasi Dengan OMS

Dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dan mensukseskan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) Tahun 2014, KPU Provinsi Bali melaksanakan Acara Fasilitasi Kerjasama dengan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) pada hari Senin, 30 Juni 2014. Acara yang bertempat di Inna Shindu Hotel Sanur tersebut dibuka oleh Ketua KPU Bali, Dewa Raka Sandi dan dihadiri oleh Ketua Bawaslu Bali dan 20 OMS yang ada di Bali. Dalam sambutannya Raka Sandi berpesan kepada seluruh peserta yang hadir untuk ikut bersama-sama mensukseskan Pilpres 2014 mendatang dengan ikut menjaga keamanan dan stabilitas khususnya di Provinsi Bali. Tidak lupa juga ia mengingatkan kepada seluruh peserta agar menggunakan hak pilihnya pada hari pemungutan suara yang akan jatuh pada hari Rabu, 9 Juli 2014. Pada kesempatan tersebut hadir juga Anggota KPU Bali I Wayan Jondra sebagai Moderator dari tiga narasumber yang ada yakni Anggota KPU Bali Ni Putu Ayu Winariati dan Kadek Wirati serta Ketut Rudia dari Bawaslu Provinsi Bali.

40 Mobil Ramaikan Touring Demokrasi

Sebanyak 40 mobil ikut meramaikan Acara Touring Demokrasi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 yang dilaksanakan pada Hari Minggu 29 Juni 2014. Acara yang bertujuan untuk mensosialisasikan pelaksanaan Pilpres 2014 tersebut menempuh rute dari Kantor KPU Provinsi Bali menuju obyek wisata Taman Ujung Kabupaten Karangasem. Ketua KPU Bali Dewa Raka Sandi saat membuka touring yang diikuti sekitar 100 orang tersebut mengatakan agar para pemilih untuk ikut bersama-sama mensukseskan Pilpres kali ini dengan menggunakan hak pilihnya pada tanggal 9 Juli 2014 mendatang. Anggota KPU Divisi Sosialisasi Ni Wayan Widhiasthini pada kesempatan tersebut juga mensosialisasikan tentang tata cara mencoblos yang benar di TPS serta mengenalkan para Calon Presiden dan Wakil Presiden 2014. Acara yang didukung juga oleh KPU Kabupaten Karangasem tersebut ditutup oleh Ketua KPU Bali ditandai dengan pembukaan stiker branding mobil bersama pada Pk.14.00 Wita di halaman parker Taman Ujung Karangasem.

80 pemilih pemula Nusa Penida hadiri Sosialisasi Pilpres 2014

Sebanyak 80 orang pemilih pemula menghadiri Acara Sosialisasi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) Tahun 2014 yang dilaksanakan oleh KPU Provinsi Bali di Kantor Camat Nusa Penida Kabupaten Klungkung pada hari Minggu, 22 Juni 2014. Rapat yang dihadiri pula oleh Ketua dan Anggota Divisi Sosialisasi KPU Kabupaten Klungkung serta pihak dari Panwaslu Kecamatan tersebut berlangsung selama tiga jam. Ketua KPU Kabupaten Klungkung dalam sambutannya mengucapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Nusa Penida atas partisipasinya yang mencapai angka 80% pada Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD Tahun 2014 yang lalu. Ia berharap agar angka partispasi ini dipertahankan dan bahkan ditingkatkan dalam Pilpres 9 Juli 2014 mendatang. Anggota KPU Provinsi Bali Divisi Sosialisasi Ni Wayan Widhiasthini selaku Narasumber memaparkan materi mengenai seputar Pilpres Tahun 2014 antara lain menjelaskan tentang cara menggunakan hak pilih yang benar serta apa saja hak dan kewajiban yang harus diperhatikan oleh seorang pemilih. Diakhir kesempatan, Widhiasthini juga menerangkan tentang larangan-larangan di TPS beserta sangsi yang akan diterima jika melanggar peraturan yang ada.

Kunjungan Sekjen KPU RI

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali pada hari Kamis, tanggal 19 Juni 2014 mendapat kunjungan dari Sekretaris Jenderal KPU RI beserta jajarannya. Acara yang dihadiri oleh Komisioner dan Sekretaris KPU Provinsi Bali, Pejabat Struktural KPU Provinsi Bali, Anggota Divisi Umum dan Logistik KPU Kabupaten/Kota se-Bali, Sekretaris KPU Kabupaten/Kota se-Bali, Kasubag Keuangan, Umum dan Logistik KPU Kabupaten/Kota se-Bali serta para Bendahara KPU Kabupaten/Kota se-Bali tersebut membahas tentang pengelolaan pertanggung jawaban dilingkungan KPU. Sekretaris Jenderal KPU dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali atas suksesnya melaksanakan Pemilu DPR, DPD dan DPRD Tahun 2014 yang lalu, walaupun kita harus tetap melakukan introspeksi dan pembenahan untuk penyelenggaraan yang lebih baik dikedepannya. Khususnya dalam hal pelaporan keuangan, diminta untuk lebih cermat dan hati-hati didalam penyusunannya. "susunlah rencana kegiatan dan laporan dengan sebaik-baiknya, agar tidak menyalahi aturan yang ada" tegasnya. Selain Sekretaris Jenderal KPU RI, hadir juga Inspektur dan Kepala Biro Keuangan KPU RI untuk memberikan pengarahan kepada seluruh peserta yang hadir.