Berita Terkini

KPU Bali Gelar Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Semester I Tahun 2025

Denpasar, bali.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2025 pada Jumat, 4 Juli 2025, bertempat di Ruang Rapat Kantor KPU Provinsi Bali. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Gede Agung Lidartawan, dan dihadiri oleh jajaran KPU, perwakilan instansi vertikal, dinas terkait, serta partai politik. Dalam sambutannya, Agung Lidartawan menegaskan bahwa PDPB merupakan program strategis nasional yang tetap dilaksanakan meski tanpa anggaran khusus. Tujuannya adalah memastikan data pemilih selalu mutakhir, termasuk mendata pensiunan TNI dan Polri agar kembali mendapatkan hak pilihnya. Data pemilih yang dihimpun tidak hanya bersumber dari Daftar Pemilih Tetap (DPT), tetapi juga dari Disdukcapil, BPS, dan BPJS. Proses verifikasi di lapangan dilakukan oleh KPU Kabupaten/Kota dengan bantuan mantan PPK dan PPS. Dalam proses ini ditemukan kasus unik, seperti warga yang masih hidup namun tercatat meninggal, akibat kesalahan pencatatan maupun penyalahgunaan dokumen. Rapat juga diisi dengan pembacaan Berita Acara Nomor 56/PL.01.2-BA/51/2025 dan Keputusan KPU Provinsi Bali Nomor 120 Tahun 2025 terkait hasil rekapitulasi PDPB Semester I, oleh Anggota KPU Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya. Beberapa masukan disampaikan oleh peserta rapat, di antaranya dari Bawaslu, Dinas Dukcapil, Kesbangpol, hingga partai politik, yang menyoroti pentingnya akurasi dan kolaborasi antarlembaga. KPU Bali menegaskan komitmennya untuk terus memperbarui data pemilih secara rutin, baik di tingkat provinsi setiap semester maupun tingkat kabupaten/kota setiap triwulan. Dengan data yang lebih akurat dan inklusif, diharapkan pelaksanaan pemilu mendatang dapat berjalan lebih baik dan demokratis. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)  

KPU Bali Laksanakan Rutinitas Mendengarkan Indonesia Raya Setiap Pukul 10.00 WITA

Denpasar, bali.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali memutar dan mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Pancasila setiap hari pada pukul 10.00 WIB. Saat lagu dan Pancasila berkumandang, seluruh kegiatan di kantor KPU Bali harus dihentikan sementara. Baik pegawai, pimpinan, maupun pengunjung yang sedang berada di lingkungan KPU Bali diwajibkan berdiri tegak selama sekitar 10 menit untuk menghormati lagu kebangsaan.Jumat 04/07/2025 Langkah ini dilakukan sebagai upaya menanamkan dan memupuk semangat nasionalisme di lingkungan kerja KPU Bali. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pada Kamis, 13 Maret 2025, KPU Bali melengkapi kegiatan tersebut dengan pembacaan teks Pancasila setelah lagu Indonesia Raya diputar. Kewajiban untuk berdiri dalam sikap hormat tidak hanya berlaku bagi pegawai atau pimpinan KPU Bali, tetapi juga bagi tenant dan tamu yang kebetulan hadir di lokasi pada saat lagu diperdengarkan. Semua pihak diminta menunjukkan sikap penghargaan terhadap simbol negara tersebut. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)  

KPU Provinsi Bali dan AIPI Teken Perjanjian Kerja Sama, Siapkan Seminar Nasional di Universitas Warmadewa

Denpasar, bali.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali dan Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Jumat, 4 Juli 2025, di Ruang RPP Kantor KPU Provinsi Bali. Penandatanganan ini dihadiri Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan, Sekretaris KPU Provinsi Bali, perwakilan AIPI, pejabat struktural, dan staf pelaksana. Selain penandatanganan PKS, agenda rapat juga membahas persiapan Seminar Nasional bertema “Pemilu yang Mengedepankan Persatuan Indonesia dan Kaji Ulang UUD NRI 1945” yang akan digelar pada 10 Juli 2025 di Universitas Warmadewa. Seminar ini direncanakan berlangsung dalam dua sesi, dengan total peserta mencapai sekitar 180 orang. Sesi pertama menghadirkan empat narasumber utama: Prof. Dr. Drs. A.A Gede Oka Wisnu Murti, M.Si; Dr. H. Alfira Salamm, APU (Ketua Umum AIPI Pusat); Reni Suwarno, Ph.D; dan I Dewa Agung Gede Lidartawan, S.TP., M.P. Sesi kedua akan dibagi dalam empat kelompok diskusi dengan masing-masing satu narasumber dan satu moderator, sehingga untuk keseluruhan rangkaian diperlukan total lima moderator. Kerja sama antara KPU Bali dan AIPI ini difokuskan pada bidang edukasi kepemiluan melalui kegiatan sosialisasi dan pendidikan politik. Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, menegaskan bahwa sinergi ini bertujuan memperkuat pemahaman publik sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi. “Pada saat kajian apapun, kami akan mengundang AIPI sebagai narasumber, pembicara atau moderator. Ini sudah berjalan di berbagai universitas,” ujar Lidartawan. Beliau juga menyampaikan harapan agar kerja sama ini tidak hanya bermanfaat bagi KPU dan AIPI, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas dan seluruh pemangku kepentingan. Kegiatan sosialisasi hasil kerja sama ini direncanakan dilaksanakan secara berkelanjutan, berbasis ilmiah, dan partisipatif untuk mendukung penguatan demokrasi di Bali. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)  

KPU Bali Gelar Senam Pagi untuk Jaga Kebugaran Jajaran

Denpasar, bali.kpu.go.id - Jumat pagi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali menggelar kegiatan senam pagi yang diikuti seluruh jajaran KPU Bali. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Kantor KPU Bali.Jumat (04/07/2025) Senam pagi dipimpin langsung oleh Sekretaris KPU Provinsi Bali, I Made Oka Purnama. Ia mengajak seluruh peserta untuk bergerak aktif mengikuti gerakan senam secara bersama-sama. Dalam kesempatan itu, Oka Purnama menyampaikan bahwa pelaksanaan senam pagi bertujuan menjaga kesegaran dan kesehatan seluruh jajaran KPU Bali. Menurutnya, aktivitas fisik sederhana seperti senam dapat mendukung kebugaran tubuh sehingga berdampak positif pada kinerja. Kegiatan senam pagi ini menjadi salah satu bentuk perhatian KPU Bali terhadap kesehatan pegawai di tengah padatnya aktivitas lembaga penyelenggara pemilu. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)  

KPU Bali Menerima Audiensi KMHDI Tabanan

Denpasar, bali.kpu.go.id - Ketua KPU Provinsi Bali menerima Audiensi dari KMHDI Tabanan, bertempat di kantor KPU Provinsi Bali, Kamis(3-7-2025). Audiensi ini bertujuan untuk berdikusi terkait Training of Trainers(TOT) JABANUSRA ISTIMEWA sehubungan yang akan dilaksanakan oleh Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelatihan bagi instruktur dan trainer di bidang pendidikan dan pelatihan kerja. Selain ToT, diskusi juga menyinggung tentang demokrasi di Bali. Agung Lidartawan membahas tentang pentingnya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi, terutama dalam pemilihan umum. Mereka juga membahas tentang bagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak dan kewajiban mereka dalam demokrasi. Dengan demikian audiensi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam memahami dan melaksanakan demokrasi, serta meningkatkan kualitas pelatihan dan pendidikan di Indonesia. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)  

Ketua KPU Bali Hadiri Rapat Evaluasi Kinerja dan Pengembangan Budaya Kerja di KPU Kabupaten Badung

Denpasar, bali.kpu.go.id - Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, menghadiri rapat evaluasi kinerja dan pengembangan budaya kerja serta disiplin organisasi yang digelar di Kantor KPU Kabupaten Badung, Gedung Graha Pemilu Alaya Giri Nata, pada Kamis (3/7). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola kelembagaan KPU Kabupaten Badung. yang dihadiri jajaran komisioner, Sekretaris, Kepala subagian serta staf sekretariat KPU Badung. Dalam sambutannya, Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan, menegaskan bahwa kinerja yang baik dan disiplin kerja harus berawal dari niat dalam diri sendiri. Ia mengingatkan bahwa nilai-nilai tersebut perlu ditularkan kepada para calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang masih baru, karena mereka merupakan generasi penerus organisasi di masa depan. Selain itu, Agung Lidartawan juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang inklusif dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk media massa, dalam forum-forum informal. Pendekatan komunikasi di lingkungan KPU diharapkan tidak hanya bersifat linear dan resmi, tetapi juga terbuka dan fleksibel demi terwujudnya hubungan kerja yang lebih baik. Di akhir rapat, ditekankan kembali bahwa tidak ada keberhasilan tanpa disiplin. Semua perubahan positif harus dimulai dari diri sendiri agar dapat membawa dampak berkelanjutan bagi organisasi. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)