Berita Terkini

KPU Bali Gelar Konferensi Pers Pasca Pemungutan Suara Pilkada 2024

Denpasar, bali.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali mengadakan konferensi pers pada hari Kamis, 28 November 2024, di ruang media center KPU Bali. Acara ini bertujuan untuk memberikan informasi terkini terkait pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2024 di Bali. Insiden yang Menimpa Petugas Pemilu Dalam konferensi pers, anggota KPU Bali dari Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM I Gede John Darmawan menyampaikan beberapa insiden yang dialami oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Linmas: 1.    I Gede Agus Febrianayoga (34 tahun) Asal: Desa Gobleg, Kecamatan Banjar Insiden: Mengalami luka berat berupa patah bahu akibat kecelakaan saat membuat Tempat Pemungutan Suara (TPS). 2.    Komang Wana Sari (29 tahun) Asal: Desa Sumber Klampok, Kecamatan Gerokgak, Insiden: Mengalami asam lambung dan pingsan saat proses pungut hitung suara. 3.    Luh Merry Sudaryani (34 tahun), Asal: Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Insiden: Mengalami pendarahan akibat keguguran kehamilan usia tiga bulan. 4.    Muhammad Arif (65 tahun), Asal: Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Buleleng, Jabatan: Linmas, Insiden: Meninggal dunia setelah proses pungut hitung, diduga akibat kelelahan. KPU Bali menyatakan telah mengambil langkah tanggap darurat, termasuk memberikan penjaminan kesehatan kepada para petugas yang terdampak dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait. “Kami bertanggung jawab penuh atas kesehatan para petugas dan terus menggali informasi terkait kondisi mereka,” ujar John Darmawan Proses Rekapitulasi Logistik dan Penghitungan Suara KPU Bali melaporkan bahwa proses rekapitulasi di tingkat TPS telah selesai. Logistik dari TPS telah didistribusikan ke tingkat desa dan kemudian ke gudang kecamatan. Pada pukul 24.00 WITA, semua logistik dari TPS telah tiba di gudang kecamatan. Rekapitulasi di tingkat kecamatan akan berlangsung mulai 28 November hingga 3 Desember 2024. Proses ini merupakan bagian dari mekanisme berjenjang yang dimulai dari TPS, desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi. Hasil Rekapitulasi Resmi KPU Bali menegaskan bahwa hasil yang telah dipublikasikan saat ini bukan merupakan hasil resmi dari KPU. “Hasil rekapitulasi resmi akan ditetapkan melalui rapat pleno setelah proses berjenjang selesai,” ujar John Darmawan. Masyarakat diminta untuk menunggu pengumuman resmi dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. KPU Bali berkomitmen untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam seluruh tahapan Pilkada Serentak 2024 demi terciptanya demokrasi yang sehat dan berintegritas.  

KPU Bali menyelenggarakan Sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2024 pada segmen Perempuan

Denpasar, bali.kpu.go.id - KPU Bali menyelenggarakan Sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2024 berlangsung di The Java Pantry,  dengan fokus utama pada pemilih perempuan. Senin (25/11/2024) Acara ini dihadiri oleh perwakilan organisasi perempuan dan  pemilih Perempuan seperti APIK, Bali Sruti, Komunitas Sekolah Permepuan, KPPI , Komunitas Sekolah Perempuan Kartini. Pada pembukaan acara, I Gede John Darmawan, anggota KPU Provinsi Bali, memberikan pemaparan terkait peran strategis perempuan dalam meningkatkan partisipasi politik dan demokrasi. Gede John Darmawan mengungkapkan bahwa jumlah pemilih perempuan di Bali lebih tinggi dibandingkan laki-laki dengan selisih sekitar 40.000 orang. Pemilu 2024 mencatat sejarah baru dengan tingkat partisipasi perempuan yang lebih tinggi dari laki-laki. "Tidak ada perbedaan gender dalam politik. Setiap warga negara memiliki hak suara yang sama," tegasnya. Ia juga mengajak peserta untuk aktif menyebarluaskan informasi pemilu di komunitas mereka, termasuk di grup arisan, guna meningkatkan kesadaran politik. Dalam sosialisasi ini, Gede John menekankan pentingnya memilih berdasarkan hati nurani, tanpa tekanan atau iming-iming tertentu. Beliau juga mengimbau pemilih untuk mendokumentasikan partisipasi mereka dengan berfoto setelah mencoblos dan membagikannya di media sosial sebagai bentuk apresiasi terhadap proses demokrasi. Pilkada yang akan digelar pada 27 November 2024 ini diharapkan menjadi momentum kebersamaan seluruh masyarakat Bali. Isu-isu teknis seperti pengelolaan data pemilih, jarak TPS, dan transparansi dalam penghitungan suara turut dibahas. Gede John menyampaikan harapan agar pemilu berlangsung jujur dan adil. Menutup acara, ia mengingatkan bahwa perempuan adalah penentu kesuksesan Pilkada 2024. Dengan jumlah yang dominan dan peran strategis mereka, suara perempuan di Bali menjadi kunci masa depan politik yang inklusif dan berintegritas. (ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)

Coffee Morning Tahapan Pemilihan Serentak 2024

Denpasar, bali.kpu.go.id - KPU Provinsi Bali mengadakan kegiatan Coffee Morning Tahapan Pemilihan Serentak 2024, bertempat di BRON Cafe Denapsar, Senin(25/11/2024). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU Provinsi Bali, Forkopimda dan sejumah Stakeholde Provinsi Bali, serta jurnalis dari berbgai media di Denpasar. Forus diskusi dibuka oleh Anggota KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan yang menyampaikan "Coffee Morning yang diawali dari tempat ini diakhiri di tempat ini. Akan ada kegiatan lain yang tetap berjalan dan melibatkan bapak-ibu untuk menunjukan bahwa kita Stakeholder di Tingkat Provinsi bersatu bersama menyukseskan kegiatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan wakil Walikota tahun 2024 di sembilan Kabupaten/kota se-Bali". Selanjutnya arahan dan Sambutan dari Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan yang menyampaikan "Pada Coffee Morning kali ini, khusus menghadirkan BPBD dan BMKG yang akan menginformasikan terkait prakiraan cuaca dan tanggap darurat bencana alam. Dari KPU Provinsi Bali sedang melaksanakan aktifitas terakhir. Memastikan seluruh logistic pemilu sudah turun hari ini. Laporan dari para ketua hari ini hampir semua terkirim ke masing2 desa seluruh bali. Buleleng berangkat pagi, klungkung, tabanan, badung. Mereka sudah melihat informasi cuaca yang sudah diberikan kepada kami kemarin pada Acara rakor logistic di duta orchid. sudah diberikan link untuk mengecek prakiraan cuaca dan sudah mengecek dari Gudang masing-masing dengan teliti".  Perwakilan dari Pj. Gubernur menyampaikan "Hal yang sangat penting, cuaca hanya bisa diprediksi, jadi upaya mitigasi nampaknya hal yang sangat penting. Sudah diantisipasi terkait penempatan TPS ditempat yg aman dengan memperhitungkan mitigasi. Persiapan sudah optimal jika tidak ada pemilih dating juga tidak ada gunanya, saya menghimbau semua mensosialisasikan agar mengajak rekan saudara untuk datang ke TPS 27 November 2024. Mengajak bapak-ibu yang hadir untuk tetap menjaga kodusifitas yang kita harapkan. Dengan situasi yang kondusif tentu harapan kita bersama Pilkada 2024 bisa berjalan dengan aman lancar sesuai dengan harapan kita Bersama". Melalui kegiatan ini, KPU berharap dapat terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menyukseskan pemilu serentak 2024 secara damai dan tertib.(ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)

Rapat Koordinasi Finalisasi Pengelolaan dan Persiapan Distribusi Logistik Pemilu 2024 di Bali

Denpasar, bali.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali menggelar Rapat Koordinasi Finalisasi Pengelolaan dan Persiapan Distribusi Logistik Pemilihan Tahun 2024 pada Selasa di Duta Orchid Garden, Kertalangu. Rapat ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU Provinsi Bali, Sekretaris KPU Provinsi Bali, Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Ketua dan Anggota KPU Kabupaten/Kota se-Bali, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Pada Rapat Koordinasi ini KPU Bali menghadirkan Narasumber dari BPBD dan BMKG Provinsi Bali yang memberikan pemaparan penting. Selasa (24/11/2024) Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, membuka rapat dengan menekankan pentingnya koordinasi dalam memastikan kelancaran distribusi logistik pemilu. Ia juga menegaskan perlunya kontrol yang ketat terhadap pengamanan logistik. “Semua logistik harus dijaga dengan baik. Kunci gudang hanya boleh dipegang oleh KPU, sementara polisi mengawal dari luar. Dalam perjalanan, logistik menjadi tanggung jawab penuh penyelenggara hingga tingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS),” ujarnya. Dalam rapat ini, berbagai hal teknis dibahas, termasuk distribusi formulir C pemberitahuan kepada pemilih. Anggota KPU Provinsi Bali, Luh Putu Sri Widyastini, menyoroti pentingnya memastikan formulir tersebut tersebar dengan baik. Sementara itu, I Gede John Darmawan meminta laporan progres penyebaran formulir dari PPK dan PPS kepada KPPS agar dapat diselesaikan sesuai jadwal. Selain itu, Sekretaris KPU Provinsi Bali, I Made Oka Purnama, melaporkan status penyaluran anggaran untuk operasional honor KPPS dan pembuatan TPS, yang sebagian besar sudah terlaksana kecuali untuk beberapa wilayah. Rapat ini juga membahas langkah-langkah mitigasi cuaca buruk yang mungkin memengaruhi distribusi logistik. Narasumber dari BMKG memberikan panduan untuk mengantisipasi hujan selama proses distribusi.  Diakhir acara Agung Lidartawan Kembali mengingatkan agar distribusi dilakukan dengan koordinasi yang baik, termasuk memastikan kesehatan sopir, kondisi kendaraan, dan pengawalan keamanan. “Kita berharap tidak ada hambatan cuaca, tetapi jika terjadi, kita harus siap,” tambahnya. Melalui rapat ini, diharapkan seluruh pihak mampu menjalankan tugasnya secara optimal. Dengan koordinasi yang matang dan pengawasan ketat, proses pemilu dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan transparan, menjaga kepercayaan publik terhadap pelaksanaan pemilu mendatang.(ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)

Penutupan Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2024 Berlangsung Khidmat

Denpasar, bali.kpu.go.id - Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali tahun 2024 yang telah berlangsung selama dua bulan secara resmi ditutup dalam acara yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali. Penutupan ini berlangsung di pelataran timur Monumen Perjuangan Rakyat Bajra Sandhi, Niti Mandala Renon, dengan tema "Harmoni Demokrasi Bali Shanti lan Jagaditha". Sabtu 23/11/2024 Acara ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Gubernur Bali, Ketua dan Anggota KPU Provinsi Bali, Sekretaris KPU Provinsi Bali, Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Forkopimda Provinsi Bali, majelis keagamaan, stakeholder terkait, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 dan 2 beserta tim kampanye, pejabat struktural KPU Provinsi Bali, serta masyarakat luas. Sebagai puncak rangkaian kampanye, kegiatan ini diisi dengan doa bersama lintas agama sebagai simbol harapan agar pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) berjalan damai dan demokratis. Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kelancaran kampanye selama dua bulan terakhir. “KPU menilai kampanye telah berjalan dengan baik tanpa adanya peristiwa signifikan yang mengganggu kondusivitas dan keamanan Bali. Semoga Pilkada 2024 ini berlangsung dengan gembira tanpa tekanan atau intimidasi sehingga dapat menghasilkan pemimpin yang baik,” ungkapnya. Sambutan Pj. Gubernur Bali yang disampaikan oleh Kepala Kesbangpol Provinsi Bali juga menyoroti pentingnya kerja sama semua pihak dalam menyukseskan Pilkada serentak 2024. “Penutupan kampanye di Monumen Bajra Sandhi ini adalah momen luar biasa. Terima kasih kepada KPU, Bawaslu, dan seluruh stakeholder yang telah bekerja sama. Doa bersama ini penting untuk perlindungan agar Pilkada berjalan damai dan demokratis,” ujar Pj. Gubernur. Dalam acara yang turut dimeriahkan oleh penampilan seniman lokal seperti Agung Wirasutha, Ocha, Tina, Palawara Music Company, dan Sanggar Paripurna Jro Dalang Sidia, para peserta diajak merenungkan makna demokrasi. Pj. Gubernur menegaskan bahwa demokrasi harus mencerminkan kehidupan berpolitik yang bertanggung jawab, damai, aman, dan penuh kegembiraan, sesuai dengan nilai-nilai "Bali Santi Lan Jagaditha". KPU Bali mengingatkan bahwa tahapan selanjutnya, yakni pemungutan dan penghitungan suara, akan dimulai dalam empat hari ke depan. Semua pihak diharapkan dapat terus menjaga semangat kebersamaan untuk memastikan Pilkada 2024 berjalan lancar demi memilih pemimpin yang mampu membawa Bali ke arah yang lebih baik.(ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)

Debat Ketiga Pilgub Bali 2024 Berlangsung Lancar, Angkat Isu Strategis untuk Masa Depan Bali

Denpasar, bali.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali sukses menggelar Debat Terbuka Ketiga antar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2024 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNBCC), Rabu malam. Mengusung tema besar “Ngardi Bali Shanti lan Jagadhita” yang bermakna "Membangun Bali Damai dan Sejahtera," debat ini membahas berbagai subtema strategis seperti isu ketenagakerjaan; perempuan, anak, dan kaum marginal; smart agriculture; digitalisasi pelayanan publik; serta pendidikan dan kesehatan fisik dan mental. Rabu, 20/11/2024 Debat yang dihadiri oleh Paslon 1 Made Muliawan Arya dan Putu Agus Suradnyana dan Paslon 2 Wayan Koster dan I Nyoman Giri Prasta beserta tim pendukung mereka berlangsung berlangsung dengan tertib. Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, menekankan pentingnya momentum debat sebagai wadah penyampaian gagasan calon pemimpin Bali. "Hal ini merupakan kebanggaan bagi kita semua, karena calon pemimpin mampu berdiskusi dengan baik. Dari debat ini, masyarakat dapat menilai siapa pilihan terbaik untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Bali tahun 2024," ujar Agung Lidartawan. I Gede John Darmawan, anggota KPU Bali, menjelaskan bahwa teknis pelaksanaan debat hampir sama dengan sebelumnya, mencakup enam segmen: 1.    Penyampaian visi dan misi masing-masing pasangan calon. 2.    Pertanyaan dari panelis untuk calon gubernur. 3.    Pertanyaan dari panelis untuk calon wakil gubernur. 4.    Debat antar pasangan calon. 5.    Pendalaman isu strategis antar pasangan calon. 6.    Pernyataan penutup dari kedua pasangan calon. Debat dipandu oleh seorang moderator yang telah disepakati oleh kedua pihak. Dalam kesempatan ini  Ketua KPU Bali kembali mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu, yang akan berlangsung pada 27 November 2024. “Datanglah ke TPS untuk memberikan hak pilih Anda, karena suara Anda menentukan masa depan Bali,” tambah Agung Lidartawan. Dengan mengangkat isu-isu krusial yang relevan untuk masa depan Bali, debat ini diharapkan dapat menjadi referensi utama bagi masyarakat dalam menentukan pilihannya.(ps.red/Foto KPU Bali/ps/hupmas)